Selasa, 21 Jul 2026 04:22 WIB

Soroti Tren Bendera One Piece, Politisi Gerindra: Ganggu Kondusifitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Agu 2025 19:38 WIB

Selalu.id— Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, tren pengibaran bendera bajak laut dari serial anime One Piece di sejumlah wilayah Indonesia mulai menuai sorotan. 

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, meminta Pemerintah Kota Surabaya bersikap tegas jika fenomena serupa ditemukan di kota pahlawan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

“Jika ditemukan di Surabaya, Pemkot harus tegas terkait maraknya bendera One Piece. Jangan sampai Surabaya ikut-ikutan dan mengganggu kondusifitas,” tegas Yona saat dihubungi, Minggu (3/8/2025).

Politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe itu menilai pengibaran bendera yang bukan simbol resmi negara, apalagi disandingkan dengan merah putih, sangat tidak pantas dilakukan pada momentum kemerdekaan.

“Bagaimanapun, bendera merah putih adalah simbol negara dan tidak elok jika disandingkan dengan simbol-simbol apapun, terlebih yang mengindikasikan sebuah simbol tentang perlawanan,” ujar Cak Yebe.

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Ia pun mendorong Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya untuk lebih proaktif dalam mengantisipasi potensi pelanggaran simbol-simbol kenegaraan. Menurutnya, menjaga ketertiban menjelang hari besar nasional adalah bagian dari tanggung jawab lembaga tersebut.

“Bakesbangpol harus turun tangan jika ada indikasi penyalahgunaan simbol atau bendera yang bisa memicu multitafsir dan gangguan ideologis. Penguatan edukasi soal nasionalisme penting dilakukan, khususnya di kalangan anak muda,” katanya.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Surabaya: Menjaga Urat Nadi UMKM, Bukan Sekadar Percantik Bangunan

Tak hanya tindakan tegas, Cak Yebe juga menekankan pentingnya pendekatan edukatif agar masyarakat—khususnya generasi muda—memahami nilai-nilai kebangsaan. Ia menilai perayaan kemerdekaan seharusnya menjadi ajang refleksi perjuangan, bukan ajang mengikuti tren budaya populer yang tidak relevan.

“Perayaan HUT RI adalah momen refleksi perjuangan bangsa. Jangan sampai ternodai oleh tren budaya populer yang tak sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.