Senin, 02 Feb 2026 21:07 WIB

Soroti Tren Bendera One Piece, Politisi Gerindra: Ganggu Kondusifitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Agu 2025 19:38 WIB

Selalu.id— Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, tren pengibaran bendera bajak laut dari serial anime One Piece di sejumlah wilayah Indonesia mulai menuai sorotan. 

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, meminta Pemerintah Kota Surabaya bersikap tegas jika fenomena serupa ditemukan di kota pahlawan.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

“Jika ditemukan di Surabaya, Pemkot harus tegas terkait maraknya bendera One Piece. Jangan sampai Surabaya ikut-ikutan dan mengganggu kondusifitas,” tegas Yona saat dihubungi, Minggu (3/8/2025).

Politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe itu menilai pengibaran bendera yang bukan simbol resmi negara, apalagi disandingkan dengan merah putih, sangat tidak pantas dilakukan pada momentum kemerdekaan.

“Bagaimanapun, bendera merah putih adalah simbol negara dan tidak elok jika disandingkan dengan simbol-simbol apapun, terlebih yang mengindikasikan sebuah simbol tentang perlawanan,” ujar Cak Yebe.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Ia pun mendorong Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya untuk lebih proaktif dalam mengantisipasi potensi pelanggaran simbol-simbol kenegaraan. Menurutnya, menjaga ketertiban menjelang hari besar nasional adalah bagian dari tanggung jawab lembaga tersebut.

“Bakesbangpol harus turun tangan jika ada indikasi penyalahgunaan simbol atau bendera yang bisa memicu multitafsir dan gangguan ideologis. Penguatan edukasi soal nasionalisme penting dilakukan, khususnya di kalangan anak muda,” katanya.

Baca Juga: Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Dibuka, Begini Tanggapan Sekwan

Tak hanya tindakan tegas, Cak Yebe juga menekankan pentingnya pendekatan edukatif agar masyarakat—khususnya generasi muda—memahami nilai-nilai kebangsaan. Ia menilai perayaan kemerdekaan seharusnya menjadi ajang refleksi perjuangan, bukan ajang mengikuti tren budaya populer yang tidak relevan.

“Perayaan HUT RI adalah momen refleksi perjuangan bangsa. Jangan sampai ternodai oleh tren budaya populer yang tak sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.