Selasa, 20 Okt 2026 04:22 WIB

Soroti Tren Bendera One Piece, Politisi Gerindra: Ganggu Kondusifitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Agu 2025 19:38 WIB

Selalu.id— Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, tren pengibaran bendera bajak laut dari serial anime One Piece di sejumlah wilayah Indonesia mulai menuai sorotan. 

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, meminta Pemerintah Kota Surabaya bersikap tegas jika fenomena serupa ditemukan di kota pahlawan.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

“Jika ditemukan di Surabaya, Pemkot harus tegas terkait maraknya bendera One Piece. Jangan sampai Surabaya ikut-ikutan dan mengganggu kondusifitas,” tegas Yona saat dihubungi, Minggu (3/8/2025).

Politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe itu menilai pengibaran bendera yang bukan simbol resmi negara, apalagi disandingkan dengan merah putih, sangat tidak pantas dilakukan pada momentum kemerdekaan.

“Bagaimanapun, bendera merah putih adalah simbol negara dan tidak elok jika disandingkan dengan simbol-simbol apapun, terlebih yang mengindikasikan sebuah simbol tentang perlawanan,” ujar Cak Yebe.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Ia pun mendorong Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya untuk lebih proaktif dalam mengantisipasi potensi pelanggaran simbol-simbol kenegaraan. Menurutnya, menjaga ketertiban menjelang hari besar nasional adalah bagian dari tanggung jawab lembaga tersebut.

“Bakesbangpol harus turun tangan jika ada indikasi penyalahgunaan simbol atau bendera yang bisa memicu multitafsir dan gangguan ideologis. Penguatan edukasi soal nasionalisme penting dilakukan, khususnya di kalangan anak muda,” katanya.

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

Tak hanya tindakan tegas, Cak Yebe juga menekankan pentingnya pendekatan edukatif agar masyarakat—khususnya generasi muda—memahami nilai-nilai kebangsaan. Ia menilai perayaan kemerdekaan seharusnya menjadi ajang refleksi perjuangan, bukan ajang mengikuti tren budaya populer yang tidak relevan.

“Perayaan HUT RI adalah momen refleksi perjuangan bangsa. Jangan sampai ternodai oleh tren budaya populer yang tak sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).