Sabtu, 06 Jun 2026 02:56 WIB

Pemkot Surabaya Integrasikan Bus, Kereta, dan Wira-Wiri dalam Satu Sistem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Jul 2025 10:12 WIB
Wara Wiri
Wara Wiri

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya tengah menyusun integrasi moda transportasi kota, mulai dari Bus Trans Jatim, kereta lokal, hingga angkutan lingkungan seperti Wira-Wiri. Tujuannya menciptakan konektivitas antarmoda tanpa meniadakan transportasi yang sudah ada.

 

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan integrasi akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan seluruh moda yang ada.

 

“Jadi kita akan koordinasikan, tapi yang pasti saya tidak ingin ada yang dilewati lalu tiba-tiba transportasi lain tidak berfungsi. Itu bukan cara kita membangun Surabaya,” kata Eri, Senin (28/7/2025).

 

Ia menyebut, pembangunan jaringan ini juga sejalan dengan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang tengah menyiapkan Surabaya Regional Railway Line (SRRL). Jalur kereta tersebut akan menghubungkan Surabaya dengan kota sekitar seperti Gresik dan Sidoarjo.

 

“Alhamdulillah, akan ada SRRL. Jadi tidak semuanya harus lewat bus, bisa juga lewat kereta. Intinya, masyarakat punya banyak pilihan yang mudah dan nyaman,” jelasnya.

 

Penumpang dari luar kota, lanjut Eri, dapat turun dari kereta atau Trans Jatim, lalu melanjutkan perjalanan dengan moda lain seperti Wira-Wiri yang disiapkan pemerintah kota. Skema ini sedang dimatangkan oleh Dinas Perhubungan Surabaya bersama Dishub Jatim.

 

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Eri menekankan bahwa integrasi bukan untuk menggantikan moda lama.

 

“Tidak mungkin trayek lama tiba-tiba dimasuki moda baru tanpa koordinasi. Kita ingin semua tetap hidup. Ini bukan soal kalah atau menang, tapi soal saling menguatkan,” ujarnya.

 

Sistem tarif dan pembagian hasil juga sedang dikaji, termasuk kemungkinan penggunaan tiket terusan untuk memudahkan penumpang berpindah moda tanpa membayar berkali-kali.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

“Misalnya Rp 2.000 itu bisa sampai mana? Nanti kita hitung batasnya. Tapi intinya, penumpang tidak bingung. Yang penting ditampung di mana dan bagaimana nyambungnya,” ucapnya.

 

Ia menambahkan, sistem ini dirancang untuk kenyamanan semua pihak, baik warga yang masuk maupun keluar kota.

 

“Transportasi yang terintegrasi itu bisa Trans Jatim, bisa bus kota, bisa Wira-Wiri, bisa kereta SRRL nantinya. Yang penting, semua saling sambung, dan semua tetap berjalan,” tutup Eri.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.