Senin, 02 Nov 2026 02:12 WIB

Pemkot Surabaya Integrasikan Bus, Kereta, dan Wira-Wiri dalam Satu Sistem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Jul 2025 10:12 WIB
Wara Wiri
Wara Wiri

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya tengah menyusun integrasi moda transportasi kota, mulai dari Bus Trans Jatim, kereta lokal, hingga angkutan lingkungan seperti Wira-Wiri. Tujuannya menciptakan konektivitas antarmoda tanpa meniadakan transportasi yang sudah ada.

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan integrasi akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan seluruh moda yang ada.

 

“Jadi kita akan koordinasikan, tapi yang pasti saya tidak ingin ada yang dilewati lalu tiba-tiba transportasi lain tidak berfungsi. Itu bukan cara kita membangun Surabaya,” kata Eri, Senin (28/7/2025).

 

Ia menyebut, pembangunan jaringan ini juga sejalan dengan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang tengah menyiapkan Surabaya Regional Railway Line (SRRL). Jalur kereta tersebut akan menghubungkan Surabaya dengan kota sekitar seperti Gresik dan Sidoarjo.

 

“Alhamdulillah, akan ada SRRL. Jadi tidak semuanya harus lewat bus, bisa juga lewat kereta. Intinya, masyarakat punya banyak pilihan yang mudah dan nyaman,” jelasnya.

 

Penumpang dari luar kota, lanjut Eri, dapat turun dari kereta atau Trans Jatim, lalu melanjutkan perjalanan dengan moda lain seperti Wira-Wiri yang disiapkan pemerintah kota. Skema ini sedang dimatangkan oleh Dinas Perhubungan Surabaya bersama Dishub Jatim.

 

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

Eri menekankan bahwa integrasi bukan untuk menggantikan moda lama.

 

“Tidak mungkin trayek lama tiba-tiba dimasuki moda baru tanpa koordinasi. Kita ingin semua tetap hidup. Ini bukan soal kalah atau menang, tapi soal saling menguatkan,” ujarnya.

 

Sistem tarif dan pembagian hasil juga sedang dikaji, termasuk kemungkinan penggunaan tiket terusan untuk memudahkan penumpang berpindah moda tanpa membayar berkali-kali.

 

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

“Misalnya Rp 2.000 itu bisa sampai mana? Nanti kita hitung batasnya. Tapi intinya, penumpang tidak bingung. Yang penting ditampung di mana dan bagaimana nyambungnya,” ucapnya.

 

Ia menambahkan, sistem ini dirancang untuk kenyamanan semua pihak, baik warga yang masuk maupun keluar kota.

 

“Transportasi yang terintegrasi itu bisa Trans Jatim, bisa bus kota, bisa Wira-Wiri, bisa kereta SRRL nantinya. Yang penting, semua saling sambung, dan semua tetap berjalan,” tutup Eri.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.