Kamis, 17 Sep 2026 06:12 WIB

Pemkot Surabaya Integrasikan Bus, Kereta, dan Wira-Wiri dalam Satu Sistem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Jul 2025 10:12 WIB
Wara Wiri
Wara Wiri

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya tengah menyusun integrasi moda transportasi kota, mulai dari Bus Trans Jatim, kereta lokal, hingga angkutan lingkungan seperti Wira-Wiri. Tujuannya menciptakan konektivitas antarmoda tanpa meniadakan transportasi yang sudah ada.

 

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan integrasi akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan seluruh moda yang ada.

 

“Jadi kita akan koordinasikan, tapi yang pasti saya tidak ingin ada yang dilewati lalu tiba-tiba transportasi lain tidak berfungsi. Itu bukan cara kita membangun Surabaya,” kata Eri, Senin (28/7/2025).

 

Ia menyebut, pembangunan jaringan ini juga sejalan dengan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang tengah menyiapkan Surabaya Regional Railway Line (SRRL). Jalur kereta tersebut akan menghubungkan Surabaya dengan kota sekitar seperti Gresik dan Sidoarjo.

 

“Alhamdulillah, akan ada SRRL. Jadi tidak semuanya harus lewat bus, bisa juga lewat kereta. Intinya, masyarakat punya banyak pilihan yang mudah dan nyaman,” jelasnya.

 

Penumpang dari luar kota, lanjut Eri, dapat turun dari kereta atau Trans Jatim, lalu melanjutkan perjalanan dengan moda lain seperti Wira-Wiri yang disiapkan pemerintah kota. Skema ini sedang dimatangkan oleh Dinas Perhubungan Surabaya bersama Dishub Jatim.

 

Baca Juga: Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

Eri menekankan bahwa integrasi bukan untuk menggantikan moda lama.

 

“Tidak mungkin trayek lama tiba-tiba dimasuki moda baru tanpa koordinasi. Kita ingin semua tetap hidup. Ini bukan soal kalah atau menang, tapi soal saling menguatkan,” ujarnya.

 

Sistem tarif dan pembagian hasil juga sedang dikaji, termasuk kemungkinan penggunaan tiket terusan untuk memudahkan penumpang berpindah moda tanpa membayar berkali-kali.

 

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

“Misalnya Rp 2.000 itu bisa sampai mana? Nanti kita hitung batasnya. Tapi intinya, penumpang tidak bingung. Yang penting ditampung di mana dan bagaimana nyambungnya,” ucapnya.

 

Ia menambahkan, sistem ini dirancang untuk kenyamanan semua pihak, baik warga yang masuk maupun keluar kota.

 

“Transportasi yang terintegrasi itu bisa Trans Jatim, bisa bus kota, bisa Wira-Wiri, bisa kereta SRRL nantinya. Yang penting, semua saling sambung, dan semua tetap berjalan,” tutup Eri.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.