Sabtu, 22 Agu 2026 21:49 WIB

Dukung Kampung Iklim Nasional, SIER Salurkan Dropbox dan Komposter ke 12 Kelurahan di Surabaya

Penyerahan 12 unit dropbox sampah anorganik dan 30 unit alat komposter untuk mengolah sampah organik
Penyerahan 12 unit dropbox sampah anorganik dan 30 unit alat komposter untuk mengolah sampah organik

selalu.id - Komitmen PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang merupakan anggota Holding BUMN Danareksa, dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan kembali diwujudkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). 

Melalui program tersebut, SIER menyalurkan bantuan sarana pengelolaan sampah kepada masyarakat sebagai bentuk kolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya, dalam memperkuat kesiapan kampung-kampung yang diusulkan mengikuti Program Kampung Iklim (ProKlim) kategori Utama dan Lestari, yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI.

Baca Juga: Meniti Kasih di Ruang Tak Terbatas: Ketika Seni, Kuliner dan Cinta Menyatu di Grand Wedding Fair 2026

Sebanyak 12 unit dropbox sampah anorganik dan 30 unit alat komposter untuk mengolah sampah organik diserahkan kepada 12 RW di 12 kelurahan di Kota Surabaya. Dimana rencananya ke-12 RW tersebut dipersiapkan mengikuti Program Kampung Iklim (ProKlim) tingkat nasional.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT SIER, Yogi Widi Kurniawan, kepada Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Wasis Sutikno di Wisma SIER pada, Rabu (8/7/2026).

Ke-12 RW penerima bantuan tersebut meliputi RW 09 Kelurahan Rungkut Kidul, RW 02 Kelurahan Wonorejo, RW 02 Kelurahan Tambaksari, RW 09 Kelurahan Kapasari, RW 02 Kelurahan Bulak Banteng, RW 08 Kelurahan Tanjung Perak, RW 02 Kelurahan Sukomanunggal, RW 01 Kelurahan Pakal, RW 07 Kelurahan Wonokromo, RW 13 Kelurahan Manukan Kulon, RW 05 Kelurahan Menanggal, serta RW 04 Kelurahan Dukuh Menanggal.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT SIER, Yogi Widi Kurniawan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas.

"PT SIER percaya bahwa pengelolaan lingkungan yang baik harus dimulai dari masyarakat. Melalui bantuan dropbox dan komposter ini, kami berharap dapat mendukung kampung-kampung binaan agar semakin siap menghadapi penilaian ProKlim sekaligus membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan," ujar Yogi.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Kota Surabaya, Wasis Sutikno, mengapresiasi kepedulian SIER terhadap upaya pelestarian lingkungan di Kota Surabaya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena diberikan kepada kampung-kampung yang tengah dipersiapkan mengikuti ProKlim tingkat nasional.

Baca Juga: Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

“Kami mewakili Pemerintah Kota Surabaya, sangat mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Bantuan dari SIER ini sangat tepat sasaran karena diberikan kepada kampung-kampung yang kami usulkan mengikuti ProKlim tingkat nasional,” kata Wasis.

Dia mengatakan, sarana pengolahan sampah organik dan anorganik ini menjadi salah satu kelengkapan penting dalam penilaian ProKlim dan akan sangat membantu masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri. “Mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari SIER ini memenuhi kelengkapan-kelengkapan yang memang dipersyaratkan diantaranya pengolahan sampah,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua RW 09 Kelurahan Rungkut Kidul, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Rahman. Ia mengaku bantuan komposter yang diterima memiliki teknologi yang lebih modern sehingga mempermudah proses pengolahan sampah rumah tangga.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada SIER atas kepeduliannya terhadap lingkungan. Komposter yang diberikan sangat membantu karena memiliki fungsi yang lebih lengkap dalam menghasilkan kompos sekaligus mengolah lindi dalam satu alat,” katanya.

Baca Juga: Wali Kota Eri Perintahkan Tutup Panti Asuhan Tak Berizin di Surabaya Buntut Kasus Kekerasan Seksual

Rahman menambahkan, RW 09 Rungkut Kidul saat ini menjadi satu-satunya kampung di Surabaya yang mengikuti ProKlim Kategori Lestari, yakni kategori tertinggi dalam Program Kampung Iklim.

Keberhasilan tersebut didukung oleh berbagai fasilitas lingkungan yang telah dimiliki, mulai dari taman edukasi, jogging track, kebun sayur yang memasok kebutuhan sayuran bagi warga. Seluruh program tersebut berjalan berkat partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan secara berkelanjutan.

“Saya sangat berterima kasih kepada PT SIER karena sangat peduli lingkungan. Kami berharap bantuan ini semakin memperkuat upaya mewujudkan lingkungan yang menuju zero waste, mengingat persoalan sampah menjadi tantangan besar saat ini," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Adu Taktik Kemerdekaan, Saat Jurnalis Surabaya Rayakan HUT ke-81 RI Lewat Turnamen Domino

Tak hanya laga domino, kemeriahan ajang ini turut dirangkai dengan Lomba Foto On The Spot yang terbuka bagi masyarakat umum.

Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Armuji mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong kader PDIP Surabaya.

Bursa Ketua KONI Sidoarjo Mengerucut, Dua Bacalon Resmi Mendaftar

Rafi mengaku keinginannya memimpin KONI Sidoarjo telah muncul sejak lama.

Semarak HUT RI ke-81, 120 Regu Ramaikan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Mengusung tema kemerdekaan dan Majapahit, para peserta menampilkan kreatifitasnya dengan mengenakan beragam kostum.

Perkuat Minat Baca, PT Pelindo Daya Sejahtera Serahkan Bantuan Perpustakaan ke SD Al Istiqomah Surabaya

Bantuan buku mulai dari ilmu pengetahuan umum, ensiklopedia, pendidikan karakter, kumpulan cerita anak, hingga buku‑buku edukatif lainnya.

Ternyata, Masih Banyak Pelajar di Sidoarjo yang Bolos Sekolah 

Bupati Subandi meminta pihak sekolah lebih aktif mengawasi kehadiran siswa selama jam pelajaran berlangsung, begitupun orang tua harus intens komunikasi.