Kamis, 17 Sep 2026 11:59 WIB

Pemkot Surabaya Bentuk Satgas Kampung Pancasila di Seluruh RW

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 08 Jul 2025 14:37 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kampung Pancasila untuk memperkuat program Kampung Madani. Satgas ini akan bekerja di seluruh wilayah RW dengan pendekatan gotong royong, ketahanan lingkungan, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi.

 

Baca Juga: Potret Sukses Sistem Perlindungan Mandiri di Genteng Surabaya, Warga Sakit Dapat Rp250 Ribu

Pembentukan Satgas Kampung Pancasila diatur dalam Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 100.3.3.3/142/436.1.2/2025 yang ditetapkan pada 2 Juli 2025.

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa satgas ini menjadi upaya lanjutan dalam menyempurnakan implementasi Kampung Madani. Ia menekankan pentingnya kampung berbasis RW yang mampu memenuhi kebutuhan dasar warganya secara mandiri.

 

"Untuk menyempurnakan Kampung Madani, dibutuhkan kampung berbasis RW yang mampu memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri, seperti kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, hingga keamanan," ujar Eri, Selasa (8/7/2025).

 

Satgas Kampung Pancasila akan bertugas membangun lingkungan RW yang aman, sehat, ramah anak, tangguh bencana, dan memperkuat solidaritas sosial. Struktur satgas melibatkan unsur RT/RW, Kader Surabaya Hebat (KSH), LPMK, Bunda PAUD, komunitas, dan perguruan tinggi.

 

Di tingkat kota, satgas diketuai oleh Kepala BPBD Surabaya. Wali Kota dan Wakil Wali Kota bertindak sebagai dewan pengarah. Struktur satgas terbagi ke dalam empat bidang utama: Lingkungan, Kemasyarakatan, Ekonomi, dan Sosial Budaya.

 

Di tingkat kecamatan dan kelurahan, pembentukan satgas dilakukan oleh camat dan lurah. Ketua RW bertindak sebagai ketua satgas, didampingi Danramil, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Ketua LPMK sebagai pembina dan pengarah.

Baca Juga: Satgas Kampung Pancasila Diminta Siaga Hadapi Ancaman Banjir Nataru

 

Setiap satgas wilayah akan memiliki empat Kelompok Kerja (Pokja): Pokja Lingkungan, Pokja Kemasyarakatan, Pokja Ekonomi, dan Pokja Sosial Budaya.

 

Pokja Lingkungan bertugas melakukan edukasi pemilahan sampah, urban farming, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), dan kampanye pencegahan buang air besar sembarangan.

 

Pokja Kemasyarakatan fokus pada keamanan lingkungan melalui Siskamling, mitigasi bencana, pencegahan narkoba (P4GN), pembatasan jam malam anak, edukasi administrasi kependudukan, pemantauan PJU, serta kampanye kesadaran membayar PBB.

 

Baca Juga: Gerakkan 1.360 RW, Kampung Pancasila Surabaya Jadi Role Model Baru Pembangunan

Pokja Ekonomi bertugas mengidentifikasi UMKM dan warga usia produktif yang belum bekerja. Pokja ini juga mendorong pelatihan kewirausahaan, ketahanan pangan, dan distribusi bantuan untuk keluarga miskin.

 

Pokja Sosial Budaya menangani isu kesehatan ibu dan anak, deteksi dini TBC, kampanye bebas rokok, dan penguatan program PUSPAGA, Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Kampung Keluarga Berkualitas, serta Kampung Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Anak (KASRPA).

 

Pokja ini juga mencakup pendampingan kasus anak putus sekolah, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta intervensi terhadap rumah tidak layak huni.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.

Pedagang Tanjung Sari Cemas dan Pertanyakan Jam Operasional Tak Merata ke Satpol PP Surabaya

Petugas datang berulang kali dalam sehari untuk melakukan pemantauan dan dokumentasi.

Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan penyebab pasti tabrakan dua sepeda motor tersebut.

Hasil Carabao Cup: Man United Angkat Koper, Kena Comeback Brighton

Brighton mampu comeback 2-3 dan MU harus angkat koper dari ajang Carabao Cup 2026/2026 di hadapan pendukungnya sendiri.

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.