Senin, 07 Sep 2026 06:04 WIB

Komisi A DPRD Surabaya Minta Razia Jam Malam Tidak Intimidatif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 26 Jun 2025 09:13 WIB
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan bahwa penertiban anak-anak yang melanggar jam malam harus dilakukan secara humanis dan edukatif, tanpa kesan intimidatif.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Ia meminta Pemerintah Kota Surabaya melibatkan masyarakat dan sekolah dalam menyosialisasikan aturan jam malam.

 

“Prinsipnya kami mendukung langkah Pemkot untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Tapi saya tekankan, jangan sampai sweeping ini berujung tindakan represif atau intimidatif kepada anak-anak,” ujar Yona di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (25/6/2025).

 

Politikus Partai Gerindra yang akrab disapa Cak YeBe itu mengingatkan bahwa anak-anak yang terjaring operasi tidak boleh diperlakukan seperti pelaku kriminal. Ia menekankan pentingnya pendekatan edukatif dan persuasif oleh Satpol PP, Linmas, dan aparat terkait.

 

“Namanya anak-anak, mereka harus dilibatkan dalam proses edukasi, bukan ditakut-takuti. Intinya sweeping ini harus humanis dan mendidik, bukan malah membuat anak-anak trauma,” katanya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

 

Cak YeBe juga mendorong sosialisasi kebijakan dilakukan secara menyeluruh di sekolah dan lingkungan warga. Ia menyarankan agar lurah dan Kasi Trantib bekerja sama dengan Bakesbangpol dan Satpol PP untuk turun langsung ke sekolah-sekolah.

 

“Operasi penertiban harus dibarengi edukasi positif. Anak-anak perlu tahu kenapa jam malam diberlakukan, tujuannya melindungi mereka, bukan mengekang,” ujarnya.

 

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Ia menutup dengan mengingatkan agar aparat menghindari cara-cara yang mempermalukan anak-anak di depan umum.

 

“Kita bicara soal anak-anak. Masa depan mereka jangan sampai rusak karena salah penanganan,” tegasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.