Rabu, 22 Jul 2026 14:31 WIB

Komisi A DPRD Surabaya Minta Razia Jam Malam Tidak Intimidatif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 26 Jun 2025 09:13 WIB
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan bahwa penertiban anak-anak yang melanggar jam malam harus dilakukan secara humanis dan edukatif, tanpa kesan intimidatif.

 

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Ia meminta Pemerintah Kota Surabaya melibatkan masyarakat dan sekolah dalam menyosialisasikan aturan jam malam.

 

“Prinsipnya kami mendukung langkah Pemkot untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Tapi saya tekankan, jangan sampai sweeping ini berujung tindakan represif atau intimidatif kepada anak-anak,” ujar Yona di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (25/6/2025).

 

Politikus Partai Gerindra yang akrab disapa Cak YeBe itu mengingatkan bahwa anak-anak yang terjaring operasi tidak boleh diperlakukan seperti pelaku kriminal. Ia menekankan pentingnya pendekatan edukatif dan persuasif oleh Satpol PP, Linmas, dan aparat terkait.

 

“Namanya anak-anak, mereka harus dilibatkan dalam proses edukasi, bukan ditakut-takuti. Intinya sweeping ini harus humanis dan mendidik, bukan malah membuat anak-anak trauma,” katanya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

 

Cak YeBe juga mendorong sosialisasi kebijakan dilakukan secara menyeluruh di sekolah dan lingkungan warga. Ia menyarankan agar lurah dan Kasi Trantib bekerja sama dengan Bakesbangpol dan Satpol PP untuk turun langsung ke sekolah-sekolah.

 

“Operasi penertiban harus dibarengi edukasi positif. Anak-anak perlu tahu kenapa jam malam diberlakukan, tujuannya melindungi mereka, bukan mengekang,” ujarnya.

 

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Ia menutup dengan mengingatkan agar aparat menghindari cara-cara yang mempermalukan anak-anak di depan umum.

 

“Kita bicara soal anak-anak. Masa depan mereka jangan sampai rusak karena salah penanganan,” tegasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.