Selasa, 03 Feb 2026 13:31 WIB

Komisi A DPRD Surabaya Minta Razia Jam Malam Tidak Intimidatif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 26 Jun 2025 09:13 WIB
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan bahwa penertiban anak-anak yang melanggar jam malam harus dilakukan secara humanis dan edukatif, tanpa kesan intimidatif.

 

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Ia meminta Pemerintah Kota Surabaya melibatkan masyarakat dan sekolah dalam menyosialisasikan aturan jam malam.

 

“Prinsipnya kami mendukung langkah Pemkot untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Tapi saya tekankan, jangan sampai sweeping ini berujung tindakan represif atau intimidatif kepada anak-anak,” ujar Yona di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (25/6/2025).

 

Politikus Partai Gerindra yang akrab disapa Cak YeBe itu mengingatkan bahwa anak-anak yang terjaring operasi tidak boleh diperlakukan seperti pelaku kriminal. Ia menekankan pentingnya pendekatan edukatif dan persuasif oleh Satpol PP, Linmas, dan aparat terkait.

 

“Namanya anak-anak, mereka harus dilibatkan dalam proses edukasi, bukan ditakut-takuti. Intinya sweeping ini harus humanis dan mendidik, bukan malah membuat anak-anak trauma,” katanya.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

 

Cak YeBe juga mendorong sosialisasi kebijakan dilakukan secara menyeluruh di sekolah dan lingkungan warga. Ia menyarankan agar lurah dan Kasi Trantib bekerja sama dengan Bakesbangpol dan Satpol PP untuk turun langsung ke sekolah-sekolah.

 

“Operasi penertiban harus dibarengi edukasi positif. Anak-anak perlu tahu kenapa jam malam diberlakukan, tujuannya melindungi mereka, bukan mengekang,” ujarnya.

 

Baca Juga: Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Dibuka, Begini Tanggapan Sekwan

Ia menutup dengan mengingatkan agar aparat menghindari cara-cara yang mempermalukan anak-anak di depan umum.

 

“Kita bicara soal anak-anak. Masa depan mereka jangan sampai rusak karena salah penanganan,” tegasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.