Jumat, 23 Okt 2026 10:00 WIB

Komisi A DPRD Surabaya Minta Razia Jam Malam Tidak Intimidatif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 26 Jun 2025 09:13 WIB
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan bahwa penertiban anak-anak yang melanggar jam malam harus dilakukan secara humanis dan edukatif, tanpa kesan intimidatif.

 

Baca Juga: Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Ia meminta Pemerintah Kota Surabaya melibatkan masyarakat dan sekolah dalam menyosialisasikan aturan jam malam.

 

“Prinsipnya kami mendukung langkah Pemkot untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Tapi saya tekankan, jangan sampai sweeping ini berujung tindakan represif atau intimidatif kepada anak-anak,” ujar Yona di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (25/6/2025).

 

Politikus Partai Gerindra yang akrab disapa Cak YeBe itu mengingatkan bahwa anak-anak yang terjaring operasi tidak boleh diperlakukan seperti pelaku kriminal. Ia menekankan pentingnya pendekatan edukatif dan persuasif oleh Satpol PP, Linmas, dan aparat terkait.

 

“Namanya anak-anak, mereka harus dilibatkan dalam proses edukasi, bukan ditakut-takuti. Intinya sweeping ini harus humanis dan mendidik, bukan malah membuat anak-anak trauma,” katanya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

 

Cak YeBe juga mendorong sosialisasi kebijakan dilakukan secara menyeluruh di sekolah dan lingkungan warga. Ia menyarankan agar lurah dan Kasi Trantib bekerja sama dengan Bakesbangpol dan Satpol PP untuk turun langsung ke sekolah-sekolah.

 

“Operasi penertiban harus dibarengi edukasi positif. Anak-anak perlu tahu kenapa jam malam diberlakukan, tujuannya melindungi mereka, bukan mengekang,” ujarnya.

 

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Ia menutup dengan mengingatkan agar aparat menghindari cara-cara yang mempermalukan anak-anak di depan umum.

 

“Kita bicara soal anak-anak. Masa depan mereka jangan sampai rusak karena salah penanganan,” tegasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman.