Kamis, 04 Jun 2026 07:41 WIB

Pesta Miras dan Vandalisme, 44 Pemuda di Surabaya Diamankan Satpol PP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Jun 2025 13:39 WIB
Pemuda yang terjaring razia Satpol PP
Pemuda yang terjaring razia Satpol PP

selalu.id - Sebanyak 44 pemuda diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya dalam giat Asuhan Rembulan yang digelar pada Minggu (15/6/2025) dini hari.

Mereka kedapatan melakukan dua pelanggaran serius, pesta minuman keras (miras) dan aksi vandalisme di sejumlah titik kota.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Di Taman Bambu Runcing, petugas mendapati 27 pemuda tengah asyik berpesta miras. Sementara delapan orang lainnya diciduk di Jalan Simpang Dukuh dalam kondisi serupa.

“Total ada 35 pemuda yang kami amankan karena pesta miras di tiga lokasi berbeda, termasuk di Jalan Panglima Sudirman,” ungkap Kepala Satpol PP Surabaya, Achmad Zaini, Senin (16/6/2025).

Tak hanya itu, patroli malam juga menangkap sembilan pemuda pelaku vandalisme saat mereka tertangkap tangan mencoret-coret fasilitas umum di Jalan Pemuda Surabaya.

Dalam operasi ini, petugas turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain sembilan botol miras, dua gitar, serta dua botol cat semprot yang digunakan untuk aksi vandalisme.

Setelah diamankan, ke-44 pemuda itu dibawa ke Kantor Satpol PP Surabaya untuk didata dan menjalani pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) juga melakukan tes urine untuk memastikan tidak ada unsur narkoba, dan hasilnya seluruhnya dinyatakan negatif.

Sebagai langkah pembinaan dan efek jera, seluruh pelanggar dijatuhi sanksi sosial berupa pembinaan di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih.

“Kami kirim mereka ke Liponsos agar mendapat pembinaan. Ini bagian dari upaya membina, bukan sekadar menghukum,” ujar Zaini.

Program Asuhan Rembulan merupakan inisiatif Pemkot Surabaya untuk menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, terutama di malam hari.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Patroli dilakukan 24 jam untuk mengantisipasi berbagai aktivitas negatif seperti pesta miras, balap liar, hingga vandalisme.

Zaini menegaskan, aksi vandalisme akan menjadi fokus pengawasan, karena kerap terjadi di malam hari dan merusak wajah kota.

“Kami gencarkan patroli di titik-titik rawan. Tindakan seperti vandalisme ini harus dicegah sejak dini agar Surabaya tetap bersih dan aman,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.