Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Pesta Miras dan Vandalisme, 44 Pemuda di Surabaya Diamankan Satpol PP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Jun 2025 13:39 WIB
Pemuda yang terjaring razia Satpol PP
Pemuda yang terjaring razia Satpol PP

selalu.id - Sebanyak 44 pemuda diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya dalam giat Asuhan Rembulan yang digelar pada Minggu (15/6/2025) dini hari.

Mereka kedapatan melakukan dua pelanggaran serius, pesta minuman keras (miras) dan aksi vandalisme di sejumlah titik kota.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Di Taman Bambu Runcing, petugas mendapati 27 pemuda tengah asyik berpesta miras. Sementara delapan orang lainnya diciduk di Jalan Simpang Dukuh dalam kondisi serupa.

“Total ada 35 pemuda yang kami amankan karena pesta miras di tiga lokasi berbeda, termasuk di Jalan Panglima Sudirman,” ungkap Kepala Satpol PP Surabaya, Achmad Zaini, Senin (16/6/2025).

Tak hanya itu, patroli malam juga menangkap sembilan pemuda pelaku vandalisme saat mereka tertangkap tangan mencoret-coret fasilitas umum di Jalan Pemuda Surabaya.

Dalam operasi ini, petugas turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain sembilan botol miras, dua gitar, serta dua botol cat semprot yang digunakan untuk aksi vandalisme.

Setelah diamankan, ke-44 pemuda itu dibawa ke Kantor Satpol PP Surabaya untuk didata dan menjalani pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) juga melakukan tes urine untuk memastikan tidak ada unsur narkoba, dan hasilnya seluruhnya dinyatakan negatif.

Sebagai langkah pembinaan dan efek jera, seluruh pelanggar dijatuhi sanksi sosial berupa pembinaan di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih.

“Kami kirim mereka ke Liponsos agar mendapat pembinaan. Ini bagian dari upaya membina, bukan sekadar menghukum,” ujar Zaini.

Program Asuhan Rembulan merupakan inisiatif Pemkot Surabaya untuk menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, terutama di malam hari.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Patroli dilakukan 24 jam untuk mengantisipasi berbagai aktivitas negatif seperti pesta miras, balap liar, hingga vandalisme.

Zaini menegaskan, aksi vandalisme akan menjadi fokus pengawasan, karena kerap terjadi di malam hari dan merusak wajah kota.

“Kami gencarkan patroli di titik-titik rawan. Tindakan seperti vandalisme ini harus dicegah sejak dini agar Surabaya tetap bersih dan aman,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.

Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

DPRD Jatim mengakui mie instan praktis dan mudah didistribusikan, namun tidak ideal jika menjadi tumpuan utama asupan pangan di masa pengungsian. 

Hasil Pegadaian Championship, De Red FC Bungkam Deltras Sidoarjo 2-0

Bagi Deltras, kekalahan ini makin memperpanjang catatan kelam tanpa kemenangan menjadi empat pertandingan berturut-turut.

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Pada titik ini perlu dibuat batas yang tegas. Tidak sahnya Surat Keterangan tersebut tidak otomatis berarti Gibran berhenti sebagai Wakil Presiden.