Rabu, 22 Jul 2026 06:13 WIB

Pesta Miras dan Vandalisme, 44 Pemuda di Surabaya Diamankan Satpol PP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Jun 2025 13:39 WIB
Pemuda yang terjaring razia Satpol PP
Pemuda yang terjaring razia Satpol PP

selalu.id - Sebanyak 44 pemuda diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya dalam giat Asuhan Rembulan yang digelar pada Minggu (15/6/2025) dini hari.

Mereka kedapatan melakukan dua pelanggaran serius, pesta minuman keras (miras) dan aksi vandalisme di sejumlah titik kota.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Di Taman Bambu Runcing, petugas mendapati 27 pemuda tengah asyik berpesta miras. Sementara delapan orang lainnya diciduk di Jalan Simpang Dukuh dalam kondisi serupa.

“Total ada 35 pemuda yang kami amankan karena pesta miras di tiga lokasi berbeda, termasuk di Jalan Panglima Sudirman,” ungkap Kepala Satpol PP Surabaya, Achmad Zaini, Senin (16/6/2025).

Tak hanya itu, patroli malam juga menangkap sembilan pemuda pelaku vandalisme saat mereka tertangkap tangan mencoret-coret fasilitas umum di Jalan Pemuda Surabaya.

Dalam operasi ini, petugas turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain sembilan botol miras, dua gitar, serta dua botol cat semprot yang digunakan untuk aksi vandalisme.

Setelah diamankan, ke-44 pemuda itu dibawa ke Kantor Satpol PP Surabaya untuk didata dan menjalani pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) juga melakukan tes urine untuk memastikan tidak ada unsur narkoba, dan hasilnya seluruhnya dinyatakan negatif.

Sebagai langkah pembinaan dan efek jera, seluruh pelanggar dijatuhi sanksi sosial berupa pembinaan di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih.

“Kami kirim mereka ke Liponsos agar mendapat pembinaan. Ini bagian dari upaya membina, bukan sekadar menghukum,” ujar Zaini.

Program Asuhan Rembulan merupakan inisiatif Pemkot Surabaya untuk menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, terutama di malam hari.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Patroli dilakukan 24 jam untuk mengantisipasi berbagai aktivitas negatif seperti pesta miras, balap liar, hingga vandalisme.

Zaini menegaskan, aksi vandalisme akan menjadi fokus pengawasan, karena kerap terjadi di malam hari dan merusak wajah kota.

“Kami gencarkan patroli di titik-titik rawan. Tindakan seperti vandalisme ini harus dicegah sejak dini agar Surabaya tetap bersih dan aman,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.