Kamis, 22 Okt 2026 20:11 WIB

Cerita Kusnadi Hendak Beli Pakan Ternak hingga Tergeletak di Madura

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 09 Jun 2025 11:24 WIB
Kusnadi, Mantan Ketua DPRD Jawa Timur sebelum menghilang
Kusnadi, Mantan Ketua DPRD Jawa Timur sebelum menghilang

selalu.id – Misteri hilangnya mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, selama lima hari akhirnya terungkap. Ia ditemukan dalam keadaan sehat di Bangkalan, Madura, pada Senin (9/6/2025) dini hari.

 

Baca Juga: Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Kusnadi mengaku tidak mengetahui bagaimana ia bisa sampai di Pulau Madura. Menurut pengakuannya, ia hanya berniat membeli pakan ternak sebelum akhirnya hilang kontak.

 

Anak kandung Kusnadi, Teddy Kusdita Kunong, menjelaskan bahwa sang ayah ditemukan oleh seorang warga yang mengenalinya melalui pemberitaan media dan siaran radio, termasuk E100.

 

Warga tersebut lalu menghubungi Teddy dan memastikan identitas Kusnadi melalui panggilan video.

 

“Lebih ke kenapa, kok bisa sampai Madura. Saya tanya, ‘Bapak sehat atau enggak?’ Beliau jawab sehat. Tapi enggak tahu kenapa bisa sampai Madura sih,” ujar Teddy kepada selalu.id.

 

Teddy menambahkan, selama perjalanan menjemput Kusnadi dari Bangkalan ke Sidoarjo, kondisi sang ayah cukup stabil dan masih bisa diajak berbicara dengan lancar.

 

“Bisa diajak ngobrol, nyambung. Seingat beliau, Rabu kemarin dijemput orang, sekalian mau beli pakan ternak ayam. Tapi setelah itu lupa, tahu-tahu sudah di Madura,” jelasnya.

 

Baca Juga: Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting

Kusnadi dilaporkan hilang sejak Rabu (4/6/2025). Ia terakhir terlihat di kandang ayam miliknya di Balongbendo, Sidoarjo, sekitar pukul 11.00 WIB.

 

Saat itu, Kusnadi disebut dijemput oleh tiga pria tidak dikenal, salah satunya berbicara dengan logat Madura. Menurut keterangan pegawai kandang, Kusnadi sempat ditanya apakah akan pulang malam atau menginap, namun tidak memberikan jawaban pasti.

 

“Yang ngajak bapak ke mobil logatnya logat Madura. Waktu itu sempat ditanya sama pegawai kandang, bapak pulang malam atau menginap, tapi jawabannya tidak dua-duanya,” ungkap Teddy.

 

Dari tiga pria tersebut, satu orang terlihat mengajak Kusnadi masuk ke mobil, sementara dua lainnya menunggu di sekitar lokasi. Tidak ada saksi yang mencatat ciri-ciri mereka secara rinci.

Baca Juga: Mantan Kader PDIP Surabaya Ramai-ramai Pindah ke PSI, Ini Reaksi Armuji

 

Sejak Kamis (5/6), Kusnadi tidak bisa dihubungi. Telepon tidak diangkat dan pesan WhatsApp tidak dibalas. Pada Minggu pagi, ponselnya sudah tidak aktif. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balongbendo.

 

Hingga kini belum diketahui pasti apa yang terjadi setelah Kusnadi dijemput oleh tiga pria tak dikenal. Namun pihak keluarga menyatakan bersyukur Kusnadi ditemukan dalam keadaan sehat, tanpa mengalami kekerasan atau kehilangan barang.

 

“Bapak sudah ketemu, tadi sekitar jam 1 malam ada yang kirim foto bapak saya lewat video call dan saya langsung jemput dari Madura. Sekarang beliau sudah kembali di Sidoarjo. Maturnuwun buat perhatiannya kepada papa saya,” pungkas Teddy.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanhunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengujian kesiapan operasional TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi udara.

Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Sambil melakukan orasi secara bergantian, gema teriakan "revolusi" terus disuarakan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.