Rabu, 30 Sep 2026 01:09 WIB

Iduladha dan Hari Lahir Bung Karno, PDIP Surabaya Siapkan Aksi Sosial dan Napak Tilas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Mei 2025 15:39 WIB
DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya
DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya

selalu.id – Menyambut Bulan Bung Karno 2025, DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menyiapkan rangkaian kegiatan edukatif dan kebudayaan yang sarat nilai historis dan ideologis.

 

Baca Juga: Kunjungi Rumah Jokowi dan Usulkan Rehabilitasi, Kader PDIP Surabaya Dipecat

Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M. Batara Goa, mengatakan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari gerakan ideologis untuk membumikan semangat dan pemikiran Bung Karno di tengah masyarakat.

 

“Kami ingin membumikan kembali semangat Bung Karno lewat kegiatan yang menyentuh masyarakat. Ini bukan hanya seremoni, tapi gerakan ideologis,” ujar Yordan saat ditemui di kantor DPC PDIP Surabaya, Selasa (27/5/2025).

 

Ia menambahkan, peringatan ini digelar serentak secara nasional dan juga menjadi ajang konsolidasi bagi seluruh struktur partai di tingkat kota, dari PAC hingga anak ranting.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Bung Karno 2025, Hadrean Renanda, menjelaskan bahwa tema tahun ini adalah "Setialah Kepada Sumbermu", dengan subtema yang menekankan kekuatan rakyat sebagai sumber utama perjuangan.

 

“Nilai gotong royong, nasionalisme, dan keberpihakan pada rakyat menjadi inti kegiatan kami sepanjang Juni,” ujar Hadrean.

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

 

Kegiatan dimulai pada 1 Juni melalui upacara Hari Lahir Pancasila di kantor DPC PDIP Surabaya. Puncak kegiatan sosial berlangsung pada 6 Juni, bertepatan dengan Hari Lahir Bung Karno dan Hari Raya Iduladha, berupa pembagian paket sembako kepada warga sekitar rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh.

 

“Ini bentuk kepedulian kami, agar peringatan Bung Karno juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuhnya.

 

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Selanjutnya, pada 14 Juni akan digelar “Soekarno Trip”, napak tilas ke sejumlah tempat bersejarah di Surabaya yang menjadi bagian dari perjalanan hidup Bung Karno, seperti rumah HOS Cokroaminoto, SDN Sulung, dan Kantor Pos Kebon Rojo.

 

Rangkaian acara ditutup pada 21 Juni dengan doa lintas agama bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Surabaya, untuk memperingati wafatnya Bung Karno. Penutupan resmi akan dilangsungkan pada 28 Juni melalui diskusi publik dan pemutaran film dokumenter di Taman Surabaya, kawasan Bulak.

 

“Harapan kami, rangkaian ini menjadi ruang refleksi bersama, terutama bagi generasi muda, agar nilai-nilai perjuangan Bung Karno tetap hidup dan relevan dalam kehidupan berbangsa,” pungkas Hadrean.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.