Kamis, 04 Jun 2026 22:31 WIB

Iduladha dan Hari Lahir Bung Karno, PDIP Surabaya Siapkan Aksi Sosial dan Napak Tilas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Mei 2025 15:39 WIB
DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya
DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya

selalu.id – Menyambut Bulan Bung Karno 2025, DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menyiapkan rangkaian kegiatan edukatif dan kebudayaan yang sarat nilai historis dan ideologis.

 

Baca Juga: PDIP Surabaya Soroti Menurunnya Pemahaman Pancasila di Kalangan Gen Z

Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M. Batara Goa, mengatakan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari gerakan ideologis untuk membumikan semangat dan pemikiran Bung Karno di tengah masyarakat.

 

“Kami ingin membumikan kembali semangat Bung Karno lewat kegiatan yang menyentuh masyarakat. Ini bukan hanya seremoni, tapi gerakan ideologis,” ujar Yordan saat ditemui di kantor DPC PDIP Surabaya, Selasa (27/5/2025).

 

Ia menambahkan, peringatan ini digelar serentak secara nasional dan juga menjadi ajang konsolidasi bagi seluruh struktur partai di tingkat kota, dari PAC hingga anak ranting.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Bung Karno 2025, Hadrean Renanda, menjelaskan bahwa tema tahun ini adalah "Setialah Kepada Sumbermu", dengan subtema yang menekankan kekuatan rakyat sebagai sumber utama perjuangan.

 

“Nilai gotong royong, nasionalisme, dan keberpihakan pada rakyat menjadi inti kegiatan kami sepanjang Juni,” ujar Hadrean.

Baca Juga: PDIP Surabaya Salurkan Hewan Kurban ke Wonocolo hingga Lakarsantri, Fokus Warga dan Santri

 

Kegiatan dimulai pada 1 Juni melalui upacara Hari Lahir Pancasila di kantor DPC PDIP Surabaya. Puncak kegiatan sosial berlangsung pada 6 Juni, bertepatan dengan Hari Lahir Bung Karno dan Hari Raya Iduladha, berupa pembagian paket sembako kepada warga sekitar rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh.

 

“Ini bentuk kepedulian kami, agar peringatan Bung Karno juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuhnya.

 

Baca Juga: Kisah Lucu Bung Karno Gagal Miliki Cinta Noni Belanda: Niat Melamar, Malah Diusir

Selanjutnya, pada 14 Juni akan digelar “Soekarno Trip”, napak tilas ke sejumlah tempat bersejarah di Surabaya yang menjadi bagian dari perjalanan hidup Bung Karno, seperti rumah HOS Cokroaminoto, SDN Sulung, dan Kantor Pos Kebon Rojo.

 

Rangkaian acara ditutup pada 21 Juni dengan doa lintas agama bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Surabaya, untuk memperingati wafatnya Bung Karno. Penutupan resmi akan dilangsungkan pada 28 Juni melalui diskusi publik dan pemutaran film dokumenter di Taman Surabaya, kawasan Bulak.

 

“Harapan kami, rangkaian ini menjadi ruang refleksi bersama, terutama bagi generasi muda, agar nilai-nilai perjuangan Bung Karno tetap hidup dan relevan dalam kehidupan berbangsa,” pungkas Hadrean.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.