Sabtu, 06 Jun 2026 00:02 WIB

Wow! Surabaya Tertinggi Kasus Baru Penderita HIV/AIDS se-Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Jan 2022 17:10 WIB
Balai Kota Surabaya
Balai Kota Surabaya

selalu.id - Surabaya menjadi kota dengan kasus baru HIV/AIDS tertinggi se-Jawa Timur 2021. Hal ini berdasar data dari Dinas Kesehatan Jawa Timur.

Dinkes Jatim mencatat sebanyak 323 pasien AIDS baru di Kota Surabaya, disusul Kabupaten Banyuwangi 186, dan Jember sebanyak 174.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Tjutjuk Supariono, mengingatkan Dinkes Kota Surabaya untuk segera melakukan penanganan, agar kasus HIV/AIDS tidak kembali merebak.

Apalagi di tahun 2030 mempunyai target three zero Artinya tidak ada infeksi baru HIV, tidak ada kematian karena AIDS, dan tidak ada diskriminasi di tahun 2030.

"Saya menilai bahwa Informasi dan sosialisasi terkait HIV/AIDS pada masa pandemi ini tidak berjalan dengan baik, terutama pendidikan seksual untuk anak-anak sekolah,"ujar Tjutjuk, Selasa (18/1/2022).

Tjutjuk mengaku, dirinya memahami fokus utama Dinkes Kota Surabaya yakni penanganan Covid-19. Namun menurutnya bukan berarti Pemerintah lalai atau mengesampingkan permasalah lainnya. Apalagi kasus HIV/AIDS di Kota Surabaya ini tertinggi di Jawa Timur.

"Ya memahami sekarang fokus utama penanganan Covid-19. Tapi ini kasus HIV/AIDS di Surabaya naik. Jadi jangan sampai kesampingkan yang juga menjadi hal utama. Harus balance (seimbang)," tegasnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Bahkan, dari laporan Ditjen P2P, Kementerian Kesehatan RI, selama pandemi Covid-19 tahun 2020, telah terdeteksi 50.626 kasus HIV/AIDS. Angka ini berpotensi lebih tinggi.

Pasalnya estimasi kasusnya adalah sebanyak 640.000. Kasus yang tidak terdeteksi ini dapat menjadi rantai penyebaran HIV/AIDS di masyarakat, terutama melalui hubungan seksual yang berisiko.

Tercatat kasus HIV tertinggi adalah umur 20-29 tahun. Maka, dari sini bisa dilihat bahwa penularan HIV sudah terjadi pada masa remaja atau anak yang umurnya kurang dari 20 tahun.

"Jadi bisa dikatakan bahwa pendidikan seksual sejak dini yang kurang efektif dan juga kurang didukung oleh media massa. Terutama terkait penggunaan kontrasepsi yang menyebabkan kebijakan kita menjadi tidak tegas dan terkesan abu-abu," paparnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Oleh karena itu Tjutjuk meminta Dinkes dan Dispendik Kota Surabaya untuk melakukan sosialisasi kepada sekolah sebagai cara pencegahan kasus.

Karena usia remaja terutama anak-anak sangat rentan untuk berhubungan diluar nikah atau mendapatkan tindakan diskriminasi, pelecehan atau kekerasan seksual.

"Perlu digencarkan sosialisasi ini. Tidak hanya untuk mengurangi angka HIV, namun juga untuk mematahkan stigma dan diskriminasi pada ODHA”pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.