Sabtu, 06 Jun 2026 13:47 WIB

Umat Kong Hu Cu Surabaya Gelar Ritual Larung Cisuak di Selat Madura

Larung Cisuak
Larung Cisuak

selalu.id – Menyambut Tahun Baru Imlek 2574, umat Kong Hu Cu di Surabaya menggelar ritual larung Cisuak di perairan Selat Madura, Jumat (tanggal).  Ritual yang sarat makna ini bertujuan untuk membersihkan diri dari energi negatif dan menyambut tahun baru dengan energi positif serta memohon keselamatan, rezeki, dan keberkahan.

Ratusan umat Kong Hu Cu dari Klenteng Boen Bio, Surabaya, berkumpul di Pantai Kenjeran untuk memulai ritual sakral ini.  Dipimpin oleh rohaniawan W.S. Liem Tiong Yang, mereka berangkat ke tengah laut menggunakan perahu.  Suasana khidmat menyelimuti perjalanan menuju lokasi larung.

Baca Juga: Begini Cara Komunitas Tionghoa Surabaya Rayakan HUT RI ke 77

Sesampainya di tengah perairan Selat Madura, ritual larung Cisuak dimulai.  Umat Kong Hu Cu yang hadir tampak khusyuk melakukan sembahyang dan memanjatkan doa kepada Thian (Tuhan) serta leluhur.  Bunga-bunga ditaburkan ke laut sebagai simbol penghormatan dan persembahan.  Puncak ritual ditandai dengan pelarungan potongan rambut dan kuku yang telah dibungkus rapi dalam lipatan kertas berbentuk penyu (Kim Cua).

Menurut W.S. Liem Tiong Yang,  ritual Cisuak merupakan simbol pembersihan diri dari hal-hal negatif yang dialami sepanjang tahun.  "Dengan membuang potongan rambut dan kuku ke laut, kita berharap segala hal buruk dapat terbawa pergi dan digantikan dengan energi positif untuk menyambut tahun baru," jelasnya, Jumat (24/1/2025).

Baca Juga: Merasakan Khusyuk Sembahyang Sambut Imlek di Klenteng Berusia Satu Abad Lebih

Ritual ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga merupakan bentuk permohonan kepada Yang Maha Kuasa.  Umat Kong Hu Cu meyakini bahwa melalui ritual ini, harapan dan doa mereka akan sampai kepada Thian, memohon keselamatan, keberuntungan, dan keberkahan di tahun baru.

Sebelum larung Cisuak, umat Kong Hu Cu juga melaksanakan sembahyang di tepi pantai sebagai bentuk penghormatan kepada para dewa dan leluhur.  Mereka memanjatkan doa dan harapan agar segala aktivitas di tahun baru dapat berjalan lancar dan penuh berkah.

Ritual larung Cisuak ini merupakan salah satu tradisi unik yang masih dilestarikan oleh umat Kong Hu Cu di Surabaya.  Tradisi ini menunjukkan kearifan lokal dan keharmonisan dalam keberagaman budaya di Indonesia.  Dengan semangat baru dan energi positif, umat Kong Hu Cu siap menyambut Tahun Baru Imlek dengan penuh harapan dan optimisme.  Mereka berharap tahun baru ini membawa kedamaian, kemakmuran, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.