Kamis, 22 Okt 2026 18:33 WIB

Umat Kong Hu Cu Surabaya Gelar Ritual Larung Cisuak di Selat Madura

Larung Cisuak
Larung Cisuak

selalu.id – Menyambut Tahun Baru Imlek 2574, umat Kong Hu Cu di Surabaya menggelar ritual larung Cisuak di perairan Selat Madura, Jumat (tanggal).  Ritual yang sarat makna ini bertujuan untuk membersihkan diri dari energi negatif dan menyambut tahun baru dengan energi positif serta memohon keselamatan, rezeki, dan keberkahan.

Ratusan umat Kong Hu Cu dari Klenteng Boen Bio, Surabaya, berkumpul di Pantai Kenjeran untuk memulai ritual sakral ini.  Dipimpin oleh rohaniawan W.S. Liem Tiong Yang, mereka berangkat ke tengah laut menggunakan perahu.  Suasana khidmat menyelimuti perjalanan menuju lokasi larung.

Baca Juga: Begini Cara Komunitas Tionghoa Surabaya Rayakan HUT RI ke 77

Sesampainya di tengah perairan Selat Madura, ritual larung Cisuak dimulai.  Umat Kong Hu Cu yang hadir tampak khusyuk melakukan sembahyang dan memanjatkan doa kepada Thian (Tuhan) serta leluhur.  Bunga-bunga ditaburkan ke laut sebagai simbol penghormatan dan persembahan.  Puncak ritual ditandai dengan pelarungan potongan rambut dan kuku yang telah dibungkus rapi dalam lipatan kertas berbentuk penyu (Kim Cua).

Menurut W.S. Liem Tiong Yang,  ritual Cisuak merupakan simbol pembersihan diri dari hal-hal negatif yang dialami sepanjang tahun.  "Dengan membuang potongan rambut dan kuku ke laut, kita berharap segala hal buruk dapat terbawa pergi dan digantikan dengan energi positif untuk menyambut tahun baru," jelasnya, Jumat (24/1/2025).

Baca Juga: Merasakan Khusyuk Sembahyang Sambut Imlek di Klenteng Berusia Satu Abad Lebih

Ritual ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga merupakan bentuk permohonan kepada Yang Maha Kuasa.  Umat Kong Hu Cu meyakini bahwa melalui ritual ini, harapan dan doa mereka akan sampai kepada Thian, memohon keselamatan, keberuntungan, dan keberkahan di tahun baru.

Sebelum larung Cisuak, umat Kong Hu Cu juga melaksanakan sembahyang di tepi pantai sebagai bentuk penghormatan kepada para dewa dan leluhur.  Mereka memanjatkan doa dan harapan agar segala aktivitas di tahun baru dapat berjalan lancar dan penuh berkah.

Ritual larung Cisuak ini merupakan salah satu tradisi unik yang masih dilestarikan oleh umat Kong Hu Cu di Surabaya.  Tradisi ini menunjukkan kearifan lokal dan keharmonisan dalam keberagaman budaya di Indonesia.  Dengan semangat baru dan energi positif, umat Kong Hu Cu siap menyambut Tahun Baru Imlek dengan penuh harapan dan optimisme.  Mereka berharap tahun baru ini membawa kedamaian, kemakmuran, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanhunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengujian kesiapan operasional TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi udara.

Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Sambil melakukan orasi secara bergantian, gema teriakan "revolusi" terus disuarakan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Mereka datang sekitar pukul 14.45 WIB.