Senin, 19 Okt 2026 23:56 WIB

Luluk Tekankan Pentingnya Partisipasi Warga Jelang Pencoblosan di Jombang

Luluk Nur Hamidah
Luluk Nur Hamidah

selalu.id - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah,  menunjukkan komitmennya untuk mendekatkan diri dengan rakyat jelang Pemilu 2024. Pada Rabu (27/11/2024), Luluk menyambangi sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, untuk menyapa warga sebelum melakukan pencoblosan.

Kehadiran Luluk di TPS disambut antusias oleh masyarakat.  Dengan senyum ramah, ia menyapa para pemilih dan petugas yang tengah bertugas. Luluk berbincang santai dengan warga, menanyakan kondisi mereka, serta mendengarkan cerita keseharian mereka.

"Saya ingin memastikan bahwa semua berjalan lancar dan masyarakat merasa nyaman saat menggunakan hak pilihnya," ujar Luluk di sela-sela kunjungannya.

Luluk menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menentukan masa depan Jawa Timur. Ia melihat Pemilu sebagai ajang untuk merajut kembali semangat kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman. "Setiap suara yang diberikan oleh warga dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi Jawa Timur," harapnya.

Selama perjalanannya mengelilingi TPS, Luluk tidak hanya sekadar bertegur sapa, tetapi juga menyempatkan diri mendengarkan cerita dan keluh kesah warga mengenai berbagai hal. Warga yang hadir tampak sangat terbuka dan mengapresiasi kedatangan Luluk yang memang sudah lama dikenal dekat dengan mereka.

"Saya bukan hanya ingin menjadi pemimpin yang ada di atas sana, tapi juga ingin berada di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan dan merasakan apa yang mereka rasakan," jelas Luluk.

Luluk juga meluangkan waktu untuk berbincang dengan petugas TPS. Ia mengapresiasi kerja keras mereka yang memastikan jalannya pemilu berjalan dengan lancar.

"Petugas TPS ini adalah ujung tombak demokrasi kita. Terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya," katanya.

Kedekatan Luluk dengan rakyat bukanlah hal baru. Ia dikenal sebagai aktivis perempuan Nahdlatul Ulama (NU) dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua PP LKKNU (Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama).  Luluk juga pernah menjadi Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Luluk memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, termasuk gelar Master di bidang Ilmu Sosiologi dari Universitas Indonesia dan gelar Master di bidang Kebijakan Publik dari Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore.

Kunjungan Luluk ke TPS di Jombang ini menjadi bukti bahwa ia tidak hanya sekadar calon pemimpin, tetapi juga pribadi yang sangat menghargai dan memahami kebutuhan serta harapan rakyat. Dengan kedekatannya ini, Luluk menunjukkan bahwa untuk menjadi pemimpin yang baik, komunikasi dan hubungan yang erat dengan rakyat adalah kunci utamanya.

Baca Juga: Capai 70,06 Persen, Partisipasi Pemilih Pilgub Jatim 2024 Lebih Tinggi dari Nasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).