Selasa, 21 Jul 2026 05:41 WIB

Luluk Tekankan Pentingnya Partisipasi Warga Jelang Pencoblosan di Jombang

Luluk Nur Hamidah
Luluk Nur Hamidah

selalu.id - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah,  menunjukkan komitmennya untuk mendekatkan diri dengan rakyat jelang Pemilu 2024. Pada Rabu (27/11/2024), Luluk menyambangi sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, untuk menyapa warga sebelum melakukan pencoblosan.

Kehadiran Luluk di TPS disambut antusias oleh masyarakat.  Dengan senyum ramah, ia menyapa para pemilih dan petugas yang tengah bertugas. Luluk berbincang santai dengan warga, menanyakan kondisi mereka, serta mendengarkan cerita keseharian mereka.

"Saya ingin memastikan bahwa semua berjalan lancar dan masyarakat merasa nyaman saat menggunakan hak pilihnya," ujar Luluk di sela-sela kunjungannya.

Luluk menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menentukan masa depan Jawa Timur. Ia melihat Pemilu sebagai ajang untuk merajut kembali semangat kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman. "Setiap suara yang diberikan oleh warga dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi Jawa Timur," harapnya.

Selama perjalanannya mengelilingi TPS, Luluk tidak hanya sekadar bertegur sapa, tetapi juga menyempatkan diri mendengarkan cerita dan keluh kesah warga mengenai berbagai hal. Warga yang hadir tampak sangat terbuka dan mengapresiasi kedatangan Luluk yang memang sudah lama dikenal dekat dengan mereka.

"Saya bukan hanya ingin menjadi pemimpin yang ada di atas sana, tapi juga ingin berada di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan dan merasakan apa yang mereka rasakan," jelas Luluk.

Luluk juga meluangkan waktu untuk berbincang dengan petugas TPS. Ia mengapresiasi kerja keras mereka yang memastikan jalannya pemilu berjalan dengan lancar.

"Petugas TPS ini adalah ujung tombak demokrasi kita. Terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya," katanya.

Kedekatan Luluk dengan rakyat bukanlah hal baru. Ia dikenal sebagai aktivis perempuan Nahdlatul Ulama (NU) dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua PP LKKNU (Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama).  Luluk juga pernah menjadi Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Luluk memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, termasuk gelar Master di bidang Ilmu Sosiologi dari Universitas Indonesia dan gelar Master di bidang Kebijakan Publik dari Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore.

Kunjungan Luluk ke TPS di Jombang ini menjadi bukti bahwa ia tidak hanya sekadar calon pemimpin, tetapi juga pribadi yang sangat menghargai dan memahami kebutuhan serta harapan rakyat. Dengan kedekatannya ini, Luluk menunjukkan bahwa untuk menjadi pemimpin yang baik, komunikasi dan hubungan yang erat dengan rakyat adalah kunci utamanya.

Baca Juga: Capai 70,06 Persen, Partisipasi Pemilih Pilgub Jatim 2024 Lebih Tinggi dari Nasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.