Kamis, 03 Sep 2026 14:52 WIB

Capai 70,06 Persen, Partisipasi Pemilih Pilgub Jatim 2024 Lebih Tinggi dari Nasional

Nur Salam, Komisioner KPU Jatim Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas)
Nur Salam, Komisioner KPU Jatim Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas)

selalu.id - Tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2024 mencapai angka yang menggembirakan, yaitu 70,06 persen. Hal ini terungkap dari hasil rekapitulasi suara sah yang mencapai 20.732.562 suara, sementara suara tidak sah berjumlah 1.204.640 suara.

"Partisipasi pemilih Pilgub Jatim yang mencapai 70,06 persen ini lebih tinggi dari rata-rata nasional yang mencapai 68 persen," ujar Nur Salam, Komisioner KPU Jatim Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) kepada selalu.id, Selasa (10/12/2024).

Kenaikan partisipasi pemilih ini menunjukkan peran serta masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya dan mendorong penggunaan hak konstitusional dalam Pilgub Jatim 2024. Meskipun hasil Pilgub Jatim 2024 menunjukkan peningkatan partisipasi, KPU Jatim tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan partisipasi masyarakat di masa depan.

"KPU Jatim ke depan terus berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi masyarakat," tambah Nur Salam.

KPU Jatim sendiri terus berupaya akan melakukan evaluasi atas penyelenggaraan Pemilihan tahun 2024 dan menetapkan strategi serta inovasi sosialisasi dan pendidikan pemilih yang sesuai dengan kebutuhan.

"Tapi Jatim akan melakukan evaluasi atas penyelenggaraan Pemilihan tahun 2024, dan akan menetapkan berbagai strategi serta inovasi sosialisasi dan pendidikan pemilih yang sesuai," jelasnya.

Lantaran demikian, KPU Jatim juga akan merumuskan kembali sosialisasi dan pendidikan pemilih sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat pada Pemilihan berikutnya. Peningkatan partisipasi pemilih dalam Pilgub Jatim 2024 menunjukkan kesadaran masyarakat yang tinggi dalam menggunakan hak pilihnya.

"KPU Jatim akan terus berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat di masa depan melalui evaluasi dan strategi baru yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat," tukasnya.

Baca Juga: Fraksi Demokrat Desak KPU Segera Tetapkan Penambahan Dapil Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.