Rabu, 22 Jul 2026 23:05 WIB

Lawan Petugas, Dua Pelaku Curanmor di Surabaya Kena Timah Panas

Pelaku curanmor
Pelaku curanmor

selalu.id - Aksi nekat dua pelaku pencurian sepeda motor di Surabaya berakhir tragis. Keduanya terkapar setelah kaki mereka ditembak oleh anggota Buser Unit Reskrim Polsek Sukolilo. Peristiwa menegangkan ini terjadi di kawasan Jalan Kedung Mangu Kenjeran, Surabaya.

Tim Buser Polsek Sukolilo yang sedang melakukan patroli, melihat kedua pelaku yang diketahui bernama Dedi (41 tahun) asal Sampang, Madura, dan Fuad (31 tahun) warga Jalan Sencaki Surabaya, mencuri sepeda motor milik Slamet di Jalan Kalisari Sayangan, Surabaya. Saat dihentikan, kedua pelaku malah melawan dengan menabrakan sepeda motor mereka ke arah petugas.

"Kami terpaksa melumpuhkan mereka dengan menembak kaki keduanya setelah tembakan peringatan tidak digubris," ujar Kapolsek Sukolilo, Kompol I Made Patera Negara.

Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat luka tembak di kaki, kedua pelaku spesialis pencurian sepeda motor ini dibawa dan diamankan ke Mapolsek Sukolilo untuk dimintai keterangan.

"Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita kunci leter T dan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti," ungkap Kompol I Made Patera Negara.

Untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan kasus, kedua tersangka yang terancam hukuman lebih dari 5 tahun penjara ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Sukolilo, Surabaya.

"Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan pencurian sepeda motor yang lebih luas," tegas Kompol I Made Patera Negara.

Kasus pencurian sepeda motor di Surabaya memang masih menjadi permasalahan serius.  Polisi terus berupaya untuk menekan angka kejahatan ini dengan meningkatkan patroli dan penindakan terhadap pelaku.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memarkirkan kendaraan mereka dan segera melaporkan kepada polisi jika melihat hal yang mencurigakan," pesan Kompol I Made Patera Negara.

Meski begitu, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap tindak kejahatan, terutama pencurian sepeda motor.  Masyarakat diharapkan untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengalami kejadian yang mencurigakan.

"Dengan kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat, kita dapat bersama-sama menekan angka kejahatan di Surabaya," tutup Kompol I Made Patera Negara.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.