Sabtu, 06 Jun 2026 08:45 WIB

Lawan Petugas, Dua Pelaku Curanmor di Surabaya Kena Timah Panas

Pelaku curanmor
Pelaku curanmor

selalu.id - Aksi nekat dua pelaku pencurian sepeda motor di Surabaya berakhir tragis. Keduanya terkapar setelah kaki mereka ditembak oleh anggota Buser Unit Reskrim Polsek Sukolilo. Peristiwa menegangkan ini terjadi di kawasan Jalan Kedung Mangu Kenjeran, Surabaya.

Tim Buser Polsek Sukolilo yang sedang melakukan patroli, melihat kedua pelaku yang diketahui bernama Dedi (41 tahun) asal Sampang, Madura, dan Fuad (31 tahun) warga Jalan Sencaki Surabaya, mencuri sepeda motor milik Slamet di Jalan Kalisari Sayangan, Surabaya. Saat dihentikan, kedua pelaku malah melawan dengan menabrakan sepeda motor mereka ke arah petugas.

"Kami terpaksa melumpuhkan mereka dengan menembak kaki keduanya setelah tembakan peringatan tidak digubris," ujar Kapolsek Sukolilo, Kompol I Made Patera Negara.

Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat luka tembak di kaki, kedua pelaku spesialis pencurian sepeda motor ini dibawa dan diamankan ke Mapolsek Sukolilo untuk dimintai keterangan.

"Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita kunci leter T dan dua unit sepeda motor sebagai barang bukti," ungkap Kompol I Made Patera Negara.

Untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan kasus, kedua tersangka yang terancam hukuman lebih dari 5 tahun penjara ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Sukolilo, Surabaya.

"Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan pencurian sepeda motor yang lebih luas," tegas Kompol I Made Patera Negara.

Kasus pencurian sepeda motor di Surabaya memang masih menjadi permasalahan serius.  Polisi terus berupaya untuk menekan angka kejahatan ini dengan meningkatkan patroli dan penindakan terhadap pelaku.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memarkirkan kendaraan mereka dan segera melaporkan kepada polisi jika melihat hal yang mencurigakan," pesan Kompol I Made Patera Negara.

Meski begitu, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap tindak kejahatan, terutama pencurian sepeda motor.  Masyarakat diharapkan untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengalami kejadian yang mencurigakan.

"Dengan kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat, kita dapat bersama-sama menekan angka kejahatan di Surabaya," tutup Kompol I Made Patera Negara.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.