Jumat, 23 Okt 2026 11:03 WIB

National Hospital Luncurkan Tes Genomics 360, Bisa Cek Mental Health hingga Tipe Diet

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Jul 2024 18:29 WIB
Aplikasi Genomic 360 karakteristik
Aplikasi Genomic 360 karakteristik

selalu.id - National Hospital Surabaya meluncurkan tes Genomic 360 karakteristik yang mampu menganalisis proses DNA untuk mengidentifikasi variasi genetic seorang.

Tes genomic mulai menjadi tren di dunia kesehatan. Tes ini hanya dilakukan cukup dengan swab tersebut memberikan hasil yang signifikan dan membantu seseorang untuk mengetahui lebih dalam bagaimana karakteristiknya.

Baca Juga: National Hospital Surabaya Dinobatkan sebagai Hospital of the Year 2025

Goals akhirnya adalah seseorang bisa mendapatkan pengobatan yang tepat atau precision medicine.

Spesialis Gizi Klinis National Hospital Surabaya dr Christina Rusli menyampaikan hasil tes genomic ini pasien akan mendapatkan banyak informasi tentang dirinya.

“Pasien bisa mengetahui seputar kesehatan risiko penyakit di kemudian hari, bakat seseorang, sifat, pola diet yang cocok, olahraga yang sesuai dengan genetic pasien, hingga kondisi kesehatan mental,” kata dr Christina Rusli.

dr Chriatuna Rusli menyebut tes genomic dilakukan sekali seumur hidup. Ada 360 hasil laporan dari tes genomic. Ratusan tersebut diklasifikasikan menjadi 19 kategori.

Belasan kategori itu antara lain, Integumentary System, Skeletal System, Nervous System, Visual System, Lymphoid System & Immunity, Respiratory System, Female Reproductive System, Sport Genomics, Behavioral Genetics, Personality.

Selanjutnya, Cognitive Hereditary, Nutrition, Circulation System, Diet, Digestive, Endocrine System, Urinary, Mental Health Condition, dan Male Reproductive System.

Lebih lanjut dia menjelaskan pemeriksaan genomics ini tidak ada batasan usia. Sebelum tes, pasien akan diminta untuk puasa makan dan minum, kecuali air putih 60 menit sebelum melakukan tes 360 DNA.

Baca Juga: National Hospital Hadirkan Teknologi ABUS untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Tingkat akurasi hasil pemeriksaan DNA lebih dari 98,5 persen.

“Dari tes genomics ini, pasien akan memahami bagaimana gen memengaruhi pemilihan nutrisi dan kebugaran melalui nutrigenomik dan sportgenomik,” terangnya.

Selain itu, informasi genetic yang diperoleh dari pemeriksaan dapat digunakan untuk personalisasi pengobatan.

Dengan memahami bagaimana seseorang bakal merespons terhadap suatu obat, maka demikian dokter dapat memilih pengobatan yang paling efektif.

Baca Juga: Tips Mudik Sehat Bersama Anak, Dokter National Hospital Beri Panduan Lengkap

Sementara itu, CEO National Hospital Ang Hoey Tiong mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan fitur-fitur dalam National Hospital Apps untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap kesehatan.

Kolaborasi antara National Hospital dengan Asaren dalam menyelenggarakan tes genomics melalui National Hospital Apps tersebut menjadi salah satu bentuk bagaimana pihaknya menjawab kebutuhan masyarakat.

Ang Hoey Tiong mengungkapkan, begitu pasien mengetahui apa saja risiko penyakit lalu bagaimana pola diet, maka pasien akan lebih mudah mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Selain itu, pasien juga bakal terhindar dari pengeluaran mendadak akibat penyakit.

“Misal ada risiko penyakit tertentu terkait endokrin. National Hospital memiliki banyak layanan keunggulan untuk membantu pasien mendapatkan kualitas hidup lebih baik lagi. Jadi, tak perlu berobat di luar negeri, di National Hospital ramah dengan teknologi dan didampingi oleh tim dokter yang ekspert,” jelasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.