Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Di Forum Politik New York, Mensos Risma Tekankan Pentingnya Data dan Teknologi dalam Entaskan Kemiskinan

Foto: Mensos Risma di Forum Politik New York
Foto: Mensos Risma di Forum Politik New York

selalu.id – Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini, menyampaikan pidato penting di Forum Politik Tingkat Tinggi (High Level Political Forum) yang dilaksanakan oleh Kelompok Tugas Global Pemerintah Daerah dan Regional (UCLG) di New York, Kamis (11/7/2024). Dalam pidatonya, Menteri Sosial menekankan pentingnya data akurat dan pengunaan teknologi dalam program pengentasan kemiskinan serta berbagai inisiatif yang telah diambil oleh Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Sosial.



"Kami percaya bahwa hanya dengan bekerja sama, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik untuk semua, inklusif tanpa kemiskinan dan kelaparan," ujar Mensos Risma dalam forum tersebut. Mensos Risma juga menjelaskan bahwa data kemiskinan harus diperbarui setiap bulan oleh Pemerintah Daerah untuk merancang solusi yang tepat, baik untuk mengurangi pengeluaran keluarga maupun meningkatkan pendapatan mereka. Dengan data yang akurat, berbagai program bantuan sosial dapat disalurkan dengan lebih efektif.

Baca Juga: Kembalinya Risma



Pemerintah Indonesia telah meluncurkan program permakanan gratis bagi kelompok rentan. Selain itu, bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), sembako, dan anak Yatim Piatu (YAPI) disalurkan setiap bulan melalui transfer tunai kepada keluarga miskin. "Kami sekarang dapat menyediakan program permakanan gratis bagi lansia dan penyandang disabilitas yang tinggal sendiri. Program ini didukung oleh kelompok masyarakat (pokmas) setempat yang memasak dan mengirimkan makanan kepada mereka setiap hari," tambahnya.

Baca Juga: Isi Chat WA Mensos Risma ke Putra Sulungnya Bikin Merinding



Dalam bidang perumahan, Kemensos menyediakan dua bentuk dukungan utama, yaitu rusun dan renovasi atau pembangunan rumah baru. Hampir 16.000 rumah telah direnovasi atau dibangun kembali di seluruh Indonesia dalam dua tahun terakhir. Untuk mengatasi masalah aksesibilitas di daerah perbatasan dan komunitas terpencil, Kemensos menyediakan transportasi seperti bus sekolah, kapal sekolah, sepeda motor listrik, dan sepeda. Upaya ini juga mencakup penyediaan akses air bersih melalui mesin pengolah air (SWRO) yang dijalankan dengan panel surya.

Melalui program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), lebih dari 28.000 peserta telah digraduasi dan tidak lagi terdaftar sebagai penerima bantuan sosial. Program ini mendukung kewirausahaan dan memberikan pelatihan vokasional serta peluang kerja bagi penyandang disabilitas dan masyarakat. Kemensos juga telah mendirikan lebih dari 600 lumbung sosial di seluruh Indonesia, yang dilengkapi dengan makanan siap saji, tenda, perahu, dan generator mini, berfungsi sebagai cadangan darurat selama bencana dan kelaparan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.