Kamis, 22 Okt 2026 20:28 WIB

KH Marzuki Mustamar Dipastikan Maju Bursa Ketum PBNU

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Des 2021 12:44 WIB
Pendukung KH Marzuki Mustamar yang berasal dari lintas daerah semakin solid menjelang pemilihan ketua umum PBNU pada Muktamar 34 NU.
Pendukung KH Marzuki Mustamar yang berasal dari lintas daerah semakin solid menjelang pemilihan ketua umum PBNU pada Muktamar 34 NU.

selalu.id - Dinamika jelang pemilihan Rais Aam melalui Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin menarik. Di menit akhir tempat pemilihan pun dipindahkan dari Ponpes Darussa'adah Lampung Tengah ke Bandar Lampung.

Kejutan pun terjadi menjelang pemilihan. Bursa ketua umum semakin terbuka dan cair, tak lagi didominasi dua nama yang sudah muncul ke permukaan, yakni KH Said Aqil Siroj dan Gus Yahya Cholil Staquf.

Baca Juga: Menatap Abad Kedua NU di Bawah Kepemimpinan Teduh Gus Kikin

Dua nama baru yang hampir dapat dipastikan lolos persyaratan pencalonan ketum PBNU adalah KH As'ad Said Ali dan KH Marzuki Mustamar. Bahkan koordinator pendukung KH Marzuki Mustamar, KH Nur Cholis meyakini munculnya nama ketua PWNU Jatim bakal membuat kejutan karena berpeluang menang.

Baca Juga: Sidang Pleno Muktamar NU ke-34 di Lampung Diwarnai Kericuhan

"PC - PC sudah mulai merapat dengan kita, dan Insya Allah ada kejutan besar. Pada hari ini Kiai Marzuki Mustamar akan memperoleh kemenangan dan Insya Allah m menjadi ketum PBNU 2021-2026," jelas KH Nur Cholis.

Baca Juga: Gus Kikin Terpilih jadi Ketum PBNU

Lebih jauh pengasuh Ponpes Metal Moeslim Al Hidayat Pasuruan ini menjelaskan, bahwa untuk sekedar lolos persyaratan pencalonan, Kiai Marzuki bisa dipastikan lolos karena dukungan sudah melebihi persyaratan.

"Kita ikhtiar untuk menang, kalau kita bisa bilang dari keempat calon insya Allah kita bisa unggul sekitar 35 persen dari keempat calon," beber KH Nur Cholis.

Baca Juga: Alasan di Balik 9 Ulama Sepuh Pilih Kiai Miftachul Akhyar Sebagai Rais Aam PBNU

Kelebihan KH Marzuki Mustamar dibanding kandidat yang lain, lanjut KH Nur Cholis adalah beliau lahir dari bawah, mulai ketua ranting kemudian ketua MWC, lalu ke ketua PCNU Kota Malang, kemudian menjadi ketua PWNU Jatim.

"Karakter yang dimiliki pemimpin NU itu betul-betul memahami karakter bawah sampai atas. Beliau tak hanya paham kultur tapi juga struktur," Kedua beliau diterima di seluruh lapisan sehingga irisan-irisan NU yang sudah keluar dari NU secara organisasi, mereka akan kembali kepada NU karena mereka paham dan memahami bagaimana yang seharusnya dilakukan oleh ketua umum NU," pungkas kiai muda yang akrab disapa Gus Cholis itu. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanhunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengujian kesiapan operasional TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi udara.

Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Sambil melakukan orasi secara bergantian, gema teriakan "revolusi" terus disuarakan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.