Rabu, 21 Okt 2026 21:23 WIB

Kuliner Selalu

Kong Djie dan Tung Tau Tawarkan Sensasi Ngopi di Tahun 40-an

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Des 2021 10:47 WIB
kedai Kopi Kong Djie
kedai Kopi Kong Djie

selalu.id - Bagi penikmat kopi nampaknya tidak lengkap jika belum mencicipi kopi-kopi racikan tradisional yang bertahan hingga sekarang. Racikan kopi tradisional tersebut memiliki kekhasan di tiap daerahnya. Seperti Kopi Kong Djie dan Kopi Tung Tau yang terkenal berasal dari Bangka Belitung sejak tahun 1943 dan 1938.

Tak hanya rasa kopi yang berbeda, tapi cara unik penyeduhanlah yang membuat kopi-kopi tradisional tersebut memiliki rasa berbeda, ditambah dengan penyajian yang unik, membuat penasaran untuk dicoba.

Baca Juga: Kopi Campur Bir? Ini Dia Coffee Blonde yang Hadir di Surabaya

Baca Juga: Pulau Belitong, Tawarkan Lanskap Indah Pantai dengan Batu Granit Menjulang

Seperti Kopi Kong Djie yang sudah berdiri sejak 1943 di Bangka Belitung. Dengan menu andalan kopi hitam dan kopi susu, pembeli akan merasakan sensasi racikan kopi tradisional dengan teknik penyeduhan yang sudah diwariskan secara turun-temurun, membuat aroma khas kopi yang dijamin tidak didapatkan di tempat lain.

Kopi Kong Djie awal buka di Bangka Belitung pada tahun 1943 silam dan kini sudah memiliki memiliki beberapa cabang di kota-kota besar termasuk Jakarta.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif, BI Gelar Java Coffee Culture 2022

Jika berjalan-jalan di Bangka Belitung, sepertinya harus menyempatkan mampir mencicipi kopi ini. Selain resep penyeduhan tradisonal, kita juga akan disuguhi pemandangan perabot lama yang masih digunakan sampai saat ini.

Baca Juga: Buka Gerai Baru, Historisma Mulai Mengepung DKI Jakarta

Sama halnya dengan Kopi Kong Djie, Kopi Tung Tau juga menawarkan rasa tradisional kopi dengan teknik penyeduhan yang diwariskan sejak 1938. Kopi Tung Tau yang memiliki gerai awal di Pangkal Pinang ini menawarkan menu andalan kopi susu dengan aroma yang khas. Dengan harga yang terjangkau, kita bisa menikmati kopi sembari menikmati suasana masa lalu.

Seakan naik lorong waktu, kita serasa minum kopi dengan suasana di tahun 40 an. Asyik bukan. so...silahkan datang dan bernostalgia dengan kopi. (FDB/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.