Minggu, 19 Jul 2026 20:12 WIB

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif, BI Gelar Java Coffee Culture 2022

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Nov 2022 12:19 WIB
Konfrensi pers Java Coffee Cultur 2022
Konfrensi pers Java Coffee Cultur 2022

selalu.id - Sebagai negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia, keberlimpahan kopi berkualitas di Indonesia berpotensi menjadi new source of growth untuk menopang pemulihan ekonomi agar dapat tumbuh lebih kuat, seimbang, inklusif dan berkelanjutan.

Berdasarkan data BPS, pada tahun 2021 ekspor kopi Indonesia tumbuh 4,1% (yoy) mencapai USD 842,5 juta. Faktanya, 13% produksi kopi Indonesia di antaranya berasal dari perkebunan kopi di Pulau Jawa. Oleh karenanya Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur hadir dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif khususnya komoditas unggulan kopi, dalam gelaran Java Coffee Culture (JCC) 2022 yang akan diselenggarakan pada 26-27 November 2022.

Baca Juga: Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Pada pertemuan dengan puluhan awak media, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Budi Hanoto, menyampaikan bahwa Java Coffee Culture (JCC) 2022 merupakan upaya Bank Indonesia untuk mendorong kinerja ekspor kopi se-Jawa agar go global dan go digital secara end-to-end.

Kegiatan JCC berfokus pada pencapaian tiga target outcome utama. Pertama, JCC diharapkan menjadi batu loncatan pengusaha kopi untuk meningkatkan eksposur, nilai tambah dan penguatan rantai nilai komoditas kopi dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi baik di tingkat regional maupun nasional.

Kedua, JCC mampu mendorong hadirnya hidden gem kopi-kopi asli pulau Jawa berkualitas dunia yang tercermin dari nilai cupping test. Ketiga, JCC diharapkan menjadi momen berharga pertemuan kopi terbaik dengan potential buyer dan aggregator eksportir kopi (business matching).

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Lebih lanjut Budi Hanoto menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan bertema 'beyond a cup of coffee' ini akan diselenggarakan di icon kota Surabaya yaitu jalan Tunjungan dan Hotel Majapahit melalui kolaborasi yang apik bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya.

JCC 2022 akan dibagi menjadi 5 (lima) rangkaian event, yakni EduCoffee (Talkshow & Workshop), Business Matching, Competition, Showcasing, dan Pesona Kopi Jawa. Event EduCoffee, yang dikemas dalam bentuk talkshow dan workshop melibatkan petani, UMKM/klaster kopi/pelaku usaha kopi, dan masyarakat. Berbagai topik yang diusung antara lain mengenai rantai nilai kopi untuk go global dan go digital secara end-to-end, Kiat Sukses dan Inovasi Coffeepreneur di Era Digital, dan Brewing workshop. Tak kalah menarik, dalam agenda Business Matching JCC 2022, akan dipertemukan UMKM Komoditas Kopi Binaan/Mitra KPwBI dengan potential buyer, antara lain dari kalangan pengunjung, kedai, dan aggregator. Selain itu, mendorong UMKM berjualan di marketplace (BM Onboarding) dan mendorong nilai transaksi penjualan merchant kopi di marketplace.

Selanjutnya untuk showcasing UMKM, JCC 2022 melibatkan berbagai UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa dengan total mencapai 40 UMKM. Berbagai jenis produk kopi beserta turunannya akan disajikan dan tentunya Tester Kopi untuk pengunjung agar bisa merasakan citarasa kopi nasional.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Showcasing ini nantinya akan diikuti oleh berbagai stakeholder kopi dari hulu hingga hilir (PTPN, Export Center, Komunitas Kopi, dst) dengan total sebanyak 40 (empat puluh) booth. Dalam rangka menyemarakkan acara, ajang JCC 2022 juga menyuguhkan berbagai kompetisi menarik yang dapat diikuti oleh peserta umum dengan kategori lomba kekinian seperti Latte Art, Cover Song, Coffee Culture Video, dan Kreasi Jajanan Kopi Jawa.

Sebagai pamungkas, Pesona Kopi Jawa akan menjadi puncak acara Java Coffee Culture (JCC) 2022 pada tanggal 27 November 2022 di Jalan Tunjungan. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.