Minggu, 01 Feb 2026 23:44 WIB

Eri Cahyadi Minta DSDABM-PDAM Selesaikan Crossing Karah dalam 24 Jam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 16 Jun 2024 09:16 WIB

Selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ingin, pengerjaan proyek saluran di Jalan Karah dipercepat selama 24 jam. Tujuannya, agar saluran itu bisa segera digunakan ketika musim hujan dan tidak mengganggu pengguna jalan tersebut.

“Jadi nanti teman-teman PDAM akan bergerak dengan teman-teman DSDABM (Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga) 1x24 jam pengerjaannya itu. Jadi ada tiga sif, kalau seperti itu akan cepat,” kata Wali Kota Eri saat inspeksi mendadak (sidak) di saluran Jalan Karah, Minggu (16/6/2024). 

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Eri pun meminta kepada Kepala DSDABM agar pengerjaan saluran kawasan tersebut dipercepat sehingga Jalan Karah bisa kembali dilalui oleh kendaraan. 

“Saya minta percepatan, karena ini teknisnya sudah oke, sudah dicek sama teman-teman sudah benar semuanya. Cuma saya ingin percepatan bagaimana ketika ini sudah bagus semuanya tinggal diaspal. Nah, insyaallah nanti jam 11 (mulai) diaspal,” ujarnya.

Lebih lanjut Eri Cahyadi menegaskan mengerjakan crossing yang lokasinya di jalan raya, jangan sampai dilakukan secara bertahap. Maka dari itu, ia ingin proses pengerjaanya dilakukan selama 24 jam penuh. 

“Nah, selain itu, juga harus dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub), dalam 1x24 jam itu bagaimana pengalihan arus lalu lintasnya,” tutur Cak Eri. 

Kata dia, proyek crossing saluran di Jalan Karah akan tuntas pada akhir Juli 2024. Ia menyebutkan, pengerjaanya dilakukan bertahap hingga ke arah Jalan Bibis Karah. 

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

“Saya minta pengaspalannya sudah dimulai, meskipun nanti sudah percepatan pengaspalannya, tapi yang di sini (Jalan Karah) dikerjakan terus dua sisi. Nah, kalau sudah semuanya, kita akan overlay (menyeluruh) secara total,” sebutnya. 

Kepala DSDABM Surabaya Syamsul Hariadi mengatakan, percepatan pengerjaan saluran dan pengaspalan di Jalan Karah akan dilakukan mulai hari ini sebelum Idul Adha.

“Instruksi Pak Wali langsung ke Pak Dirut PDAM untuk percepatan, untuk kolaborasi dengan PDAM. Khawatirnya kalau pas Idul Adha airnya mati, nah itu nanti kita bantu juga PDAM, karena sekitar dua hari tadi targetnya, khusus proyek ini,” kata Syamsul. 

Syamsul menjelaskan, sejauh ini pengerjaan crossing saluran di Jalan Karah tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja, ada beberapa jaringan utilitas yang terpaksa harus diputus, kemudian dirapikan kembali agar tidak mengganggu fungsi saluran. 

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

“Semua paket pengerjaan memang kendalanya ya utilitas. Ada PDAM, kabel-kabel provider, dan lain-lain. Itu memang tidak bisa kita hindari, yang penting kita bisa koordinasi,” jelasnya. 

Ia menambahkan, setelah Jalan Karah sisi selatan selesai diaspal, kemudian dilakukan pengerjaan crossing saluran di sisi utara. Setelah dilakukan pengaspalan, Jalan Karah sisi selatan dibuka satu arah, sehingga tidak sampai dilakukan penutupan jalan.

“Setelah yang sisi ini (selatan) kita kerjakan, baru kota kerjakan yang sisi sebelahnya (utara). Kalau kita kerjakan dua-duanya, itu menutup jalan, jadi macet,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.