Minggu, 18 Okt 2026 19:09 WIB

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Pembangunan Lapangan Padel di Keputih Surabaya. (Dok. Selalu.id).
Pembangunan Lapangan Padel di Keputih Surabaya. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyatakan pembangunan lapangan padel di Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, telah sesuai dengan sertifikat kepemilikan lahan dan perizinan yang berlaku, setelah dilakukan mediasi dengan petani tambak yang memprotes proyek tersebut.

Mediasi dilakukan menyusul keberatan petani tambak yang menduga proyek tersebut menyerobot sungai dan sempadan di sekitar lokasi pembangunan.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga.

Menurutnya, dalam proses mediasi sebelumnya pihak pengembang sempat tidak hadir sehingga dilakukan pemanggilan ulang untuk menjelaskan dasar kepemilikan lahan.

“Kemarin saat proses mediasi pengembang nggak datang. Itu kita panggil lagi untuk istilahnya kita minta alas hakmu apa,” kata Aries, Rabu (3/6/2026).

Dari hasil klarifikasi tersebut, pengembang dapat menunjukkan dokumen kepemilikan yang sah atas lahan yang dipermasalahkan.

“Jadi kesimpulannya yang pertama, secara alas hak si pengembang ini memiliki sertifikat hak guna bangun, sampai pada posisi yang dipermasalahkan petani tambak,” jelasnya.

Setelah memperoleh penjelasan dari pihak pengembang, pemerintah kecamatan kembali menggelar pertemuan dengan petani tambak untuk menyampaikan hasil verifikasi tersebut.

Dalam pertemuan itu, warga dijelaskan mengenai status lahan yang menjadi objek sengketa berdasarkan data pertanahan yang tersedia.

“Saya jelaskan, ini bisa dicek di website-nya BPN, lokasi yang dipermasalahkan itu ternyata memang ada sertifikat Taman Timur atau Grand Eastern,” beber Aries.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Selain persoalan status lahan, petani tambak juga menyampaikan keluhan terkait kesulitan melakukan normalisasi sungai di kawasan tersebut.

Menanggapi hal itu, Aries mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk mencari solusi yang memungkinkan proses normalisasi tetap berjalan.

Menurutnya, normalisasi sungai dapat dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pemilik lahan apabila alat berat harus masuk ke area yang bersangkutan.

“Proses normalisasi sungai kata DSDABM istilahnya komunikasi dengan pemilik lahan, kita bongkar lalu alat berat masuk, normalisasi, setelah itu kita kembalikan,” ujarnya.

Aries menyebut petani tambak menerima penjelasan yang diberikan terkait legalitas pembangunan lapangan padel tersebut.

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Meski demikian, pemerintah kecamatan tetap minta masyarakat ikut mengawasi jalannya pembangunan agar tidak terjadi pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan.

“Mita pesan ke warga, perangkat kampung, untuk bersama-sama mengawasi proses pembangunan. Jangan sampai nanti ada pelanggaran, begitu ada pelanggaran kita tertibkan,” paparnya.

Aries mengingatkan pihak pengembang agar mematuhi seluruh ketentuan yang telah tercantum dalam dokumen perizinan dan site plan yang telah diterbitkan oleh instansi terkait.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting untuk menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap proyek yang sedang berjalan.

“Saya juga mengingatkan ke pengembang tolong izin site plan dan sebagainya yang sudah dikeluarkan dinas jangan dicuri-curi, diakali, itu untuk menunjukkan etika,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Greget Mama, Ini Rincian Lengkapnya

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram dan mengalami penurunan dibanding perdagangan sebelumnya.