Minggu, 18 Okt 2026 17:23 WIB

Otak-atik Pilwali Surabaya 2029 (1)

Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Mei 2026 21:52 WIB
Poster Bakal Calon Kepala Daerah Surabaya dan Jatim yang beredar di media sosial. (Dok. Instagram @aslisuroboyo).
Poster Bakal Calon Kepala Daerah Surabaya dan Jatim yang beredar di media sosial. (Dok. Instagram @aslisuroboyo).

selalu.id - Beredar poster berisi pasangan tokoh bakal calon kepala daerah wilayah Surabaya dan Jawa di media sosial Instagram.

Nama-nama seperti Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, politisi Golkar Arif Fathoni, Rini Indriyani hingga birokrat senior Pemkot Surabaya M Fikser mulai “diotak-atik” dalam simulasi pasangan politik.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Dalam penelusuran selalu.id, Armuji dipasangkan dengan Arif Fathoni. Kemudian Rini Indriyani dengan Fikser. Lalu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebagai calon Gubernur Jawa Timur.

Dalam latar belakang mereka, Armuji sendiri merupakan kader senior PDIP yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Surabaya.

Sebelum masuk eksekutif, Armuji dikenal lama berkiprah di legislatif hingga pernah menjadi Ketua DPRD Surabaya.

Gaya politiknya identik dengan pendekatan akar rumput dan blusukan menyelesaikan aduan warga.

Sementara Arif Fathoni atau dikenal sebagai politisi muda Partai Golkar Surabaya. Wakil Ketua DPRD Surabaya itu cukup aktif membangun komunikasi politik di media sosial dan dekat dengan pemilih muda perkotaan.

Nama lain yang ikut muncul adalah Rini Indriyani. Sosok yang dikenal sebagai istri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi itu selama ini aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Kemunculan Rini dinilai merepresentasikan kesinambungan kekuatan politik pemerintahan saat ini.

Sedangkan Fikser merupakan birokrat senior Pemkot Surabaya yang pernah menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Sekarang, ia menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I)

Fikser dikenal sebagai figur teknokrat yang dekat dengan lingkaran pemerintahan Eri Cahyadi.

Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni menilai kemunculan poster-poster tersebut lebih tepat dibaca sebagai gejala politik awal dibanding peta final Pilwali Surabaya 2029.

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

“Dalam politik lokal, poster seperti ini sering menjadi instrumen cek ombak. Tujuannya bukan sekadar mengenalkan nama, tetapi juga mengukur tingkat keterimaan publik, respons elite partai, dan kemungkinan terbentuknya koalisi,” jelas Ken Bimo kepada selalu.id, Selasa (26/5/2026).

Meski begitu, Ken Bimo mengingatkan Pilwali Surabaya 2029 masih sangat panjang dan penuh dinamika.

Ia menyebut poster-poster itu belum bisa dijadikan penentu arah politik final.

“Ini lebih sebagai early political signalling. Kontestasi politik Surabaya mulai dipanaskan lebih dini dan menunjukkan ruang kompetisi masih sangat terbuka,” papar Ken.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC