Selasa, 03 Feb 2026 21:56 WIB

Pemprov Jatim Siap Perkuat Kerja Sama Inggris di Berbagai Sektor

Foto: Pj. Adhy Karyono bersama Duta Besar Inggris
Foto: Pj. Adhy Karyono bersama Duta Besar Inggris

selalu.id - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyatakan kesiapannya untuk memperkuat kerja sama dengan Inggris di berbagai sektor. Sebab, tahun 2024 merupakan momentum bagi pemerintah Indonesia dan Inggris untuk terus meningkatan hubungan bilateral kedua negara.

"Jatim siap memperkuat kerja sama dengan Inggris di berbagai sektor. Penguatan kerja sama tersebut memiliki tujuan besar dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)," ujarnya saat menghadiri The Birthday Party of His Majesty King Charles III di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Kamis (6/6/2024) malam.

Acara ini sekaligus menjadi peringatan 75 tahun (75 UK-Indonesia A Great Partnership) Hubungan Kemitraan antara UK-Indonesia. Hubungan yang terjalin antara Inggris-Indonesia telah memiliki dampak positif di banyak sektor pembangunan.

Khusus di Jawa Timur, Pemprov telah berkolaborasi dan bekerja sama pada sektor pendidikan, dimana salah satu Universitas terkemuka di Inggris akan membuka perkuliahan di Jatim.

Kerja sama di bidang pendidikan ini, lanjut Adhy, telah digagas pada era Gubernur Jatim Periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa tepatnya tahun 2023. Dimana ada Memorandum of Agreement (MoA) antara King's College London (KCL) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari Malang telah dilakukan.

KCL sendiri merupakan salah satu kampus dengan kualitas terbaik 35 tingkat dunia. Nantinya kerjasama KCL akan memberikan akses kepada generasi muda bangsa untuk mengejar impian mereka tanpa harus pergi ke luar negeri.

"Dalam perjanjiannya, KCL akan mengambil peran penuh dalam penyelenggaraan pendidikan program master degree yang dibuka di KEK Singhasari. Mulai dari pelaksanaan kurikulum perkuliahan hingga tenaga pengajar semua dari KCL," kata Adhy.

Sedangkan KEK Singhasari akan mengambil peran penuh dalam penyediaan infrastuktur, sarana prasarana, dan fasilitas pembelajaran untuk mahasiswa. Fasilitas untuk perkuliahan bagi mahasiswa King's College London tersebut saat ini sudah mulai dibangun di KEK Singhasari.

"Kita doakan pada September 2024 mendatang akan dimulai pembukaan program studi untuk Digital Economy. Dan dilanjutkan prodi Digital Future di Januari 2025 mendatang," harap Adhy.

Hubungan kemitraan antara Inggris-Indonesia ini harus dimanfaatkan untuk menguatkan peningkatan kualitas SDM yang muaranya menyejahterakan dan mencerdaskan kehidupan masyarakat Jatim.

Baca Juga: Pemprov Jatim Kirim 103 Ton Bantuan ke Sumatra Melalui Kapal Kemanusiaan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.