Kamis, 22 Okt 2026 23:43 WIB

Pemprov Jatim Siap Perkuat Kerja Sama Inggris di Berbagai Sektor

Foto: Pj. Adhy Karyono bersama Duta Besar Inggris
Foto: Pj. Adhy Karyono bersama Duta Besar Inggris

selalu.id - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyatakan kesiapannya untuk memperkuat kerja sama dengan Inggris di berbagai sektor. Sebab, tahun 2024 merupakan momentum bagi pemerintah Indonesia dan Inggris untuk terus meningkatan hubungan bilateral kedua negara.

"Jatim siap memperkuat kerja sama dengan Inggris di berbagai sektor. Penguatan kerja sama tersebut memiliki tujuan besar dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)," ujarnya saat menghadiri The Birthday Party of His Majesty King Charles III di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Kamis (6/6/2024) malam.

Acara ini sekaligus menjadi peringatan 75 tahun (75 UK-Indonesia A Great Partnership) Hubungan Kemitraan antara UK-Indonesia. Hubungan yang terjalin antara Inggris-Indonesia telah memiliki dampak positif di banyak sektor pembangunan.

Khusus di Jawa Timur, Pemprov telah berkolaborasi dan bekerja sama pada sektor pendidikan, dimana salah satu Universitas terkemuka di Inggris akan membuka perkuliahan di Jatim.

Kerja sama di bidang pendidikan ini, lanjut Adhy, telah digagas pada era Gubernur Jatim Periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa tepatnya tahun 2023. Dimana ada Memorandum of Agreement (MoA) antara King's College London (KCL) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari Malang telah dilakukan.

KCL sendiri merupakan salah satu kampus dengan kualitas terbaik 35 tingkat dunia. Nantinya kerjasama KCL akan memberikan akses kepada generasi muda bangsa untuk mengejar impian mereka tanpa harus pergi ke luar negeri.

"Dalam perjanjiannya, KCL akan mengambil peran penuh dalam penyelenggaraan pendidikan program master degree yang dibuka di KEK Singhasari. Mulai dari pelaksanaan kurikulum perkuliahan hingga tenaga pengajar semua dari KCL," kata Adhy.

Sedangkan KEK Singhasari akan mengambil peran penuh dalam penyediaan infrastuktur, sarana prasarana, dan fasilitas pembelajaran untuk mahasiswa. Fasilitas untuk perkuliahan bagi mahasiswa King's College London tersebut saat ini sudah mulai dibangun di KEK Singhasari.

"Kita doakan pada September 2024 mendatang akan dimulai pembukaan program studi untuk Digital Economy. Dan dilanjutkan prodi Digital Future di Januari 2025 mendatang," harap Adhy.

Hubungan kemitraan antara Inggris-Indonesia ini harus dimanfaatkan untuk menguatkan peningkatan kualitas SDM yang muaranya menyejahterakan dan mencerdaskan kehidupan masyarakat Jatim.

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.