Kamis, 04 Jun 2026 06:19 WIB

PDIP Jatim Klaim Tak Pernah Rayu Khofifah Maju Pilgub 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Jun 2024 15:14 WIB
Foto: Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Budi Sulistyono alias Kanang
Foto: Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Budi Sulistyono alias Kanang

selalu.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengaku tidak pernah merayu bakal calon Gubernur (Bacawagub) Khofifah Indar Parawansa terkait keturut sertaannya di Pilgub 2024.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Budi Sulistyono alias Kanang, saat DPD PDIP Jatim melakukan pertemuan dengan DPW PAN untuk membahas Pilkada 2024 di Rumah PAN Jatim, Surabaya, Selasa (4/6/2024) malam

Kanang mengaku PDIP saat ini masih belum menentukan pilihan siapa bakal diusung sebagai calon gubernur. Justru DPD PDIP lebih fokus untuk calon kepala daerah.

“Kami tidak pernah merayu khofifah, untuk apa dirayu? Jadi apa? Konsentrasi kami justru ada di Pilkada daerah,” ungkatpnya.

Selain itu, Kanang menyampaikan DPD PDIP Jatim belum ada berkomunikasi dengan mantan Gubernur Jatim 2019-2024 itu. Justru yang lebih berkomunikasi ke para anggota DPRD Jatim.

“Kalau buntu si tidak, karena komunikasi masih jalan tetapi dalam artian teman-teman dewan. Kalau untuk pilgub belum ada,” terangnya.

Padahal sebelumnya, Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah sempat melontarkan bahwa pihaknya sedang merayu Khofifah. Bahkan, beberapakali bertemu intens dengan mantan orang nomor satu di Jawa Timur itu.

Menanggapi itu pun, Kanang enggan banyak berkomentar. Ia menyuruh untuk bertanya ke pihak DPP PDI Perjuangan.

“Itu ke pak Said, atau ke ke DPP,” katanya.

Sisi lain, lanjut Kanang, bahwa partainya masih sangat terbuka dengan pihak manapun yang ingin membangun koalisi di Pilkada Jatim. Khususnya dengan PAN.

Bahkan, akhir-akhir ini PDIP Jatim tengah intens melakukan komunikasi politik dengan PAN soal Pilgub Jatim dan Pilkada Kabupaten/Kota di Jatim.

Meski pihaknya tahu PAN telah menyerahkan rekomendasi atau SK dukungan ke Khofifah-Emil.

“Masih mungkin (berkoalisi dengan PAN di Pilkada Jatim) karena (pembicaraan) tadi ini kami pending. Ketika kami pending memungkinkan menjadi (memunculkan) rivalnya Khofifah. Itu semua mungkin, dinamika politik luar biasa,” pungkasnya.

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.