Rabu, 22 Jul 2026 08:35 WIB

PDIP Jatim Klaim Tak Pernah Rayu Khofifah Maju Pilgub 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Jun 2024 15:14 WIB
Foto: Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Budi Sulistyono alias Kanang
Foto: Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Budi Sulistyono alias Kanang

selalu.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengaku tidak pernah merayu bakal calon Gubernur (Bacawagub) Khofifah Indar Parawansa terkait keturut sertaannya di Pilgub 2024.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Budi Sulistyono alias Kanang, saat DPD PDIP Jatim melakukan pertemuan dengan DPW PAN untuk membahas Pilkada 2024 di Rumah PAN Jatim, Surabaya, Selasa (4/6/2024) malam

Kanang mengaku PDIP saat ini masih belum menentukan pilihan siapa bakal diusung sebagai calon gubernur. Justru DPD PDIP lebih fokus untuk calon kepala daerah.

“Kami tidak pernah merayu khofifah, untuk apa dirayu? Jadi apa? Konsentrasi kami justru ada di Pilkada daerah,” ungkatpnya.

Selain itu, Kanang menyampaikan DPD PDIP Jatim belum ada berkomunikasi dengan mantan Gubernur Jatim 2019-2024 itu. Justru yang lebih berkomunikasi ke para anggota DPRD Jatim.

“Kalau buntu si tidak, karena komunikasi masih jalan tetapi dalam artian teman-teman dewan. Kalau untuk pilgub belum ada,” terangnya.

Padahal sebelumnya, Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah sempat melontarkan bahwa pihaknya sedang merayu Khofifah. Bahkan, beberapakali bertemu intens dengan mantan orang nomor satu di Jawa Timur itu.

Menanggapi itu pun, Kanang enggan banyak berkomentar. Ia menyuruh untuk bertanya ke pihak DPP PDI Perjuangan.

“Itu ke pak Said, atau ke ke DPP,” katanya.

Sisi lain, lanjut Kanang, bahwa partainya masih sangat terbuka dengan pihak manapun yang ingin membangun koalisi di Pilkada Jatim. Khususnya dengan PAN.

Bahkan, akhir-akhir ini PDIP Jatim tengah intens melakukan komunikasi politik dengan PAN soal Pilgub Jatim dan Pilkada Kabupaten/Kota di Jatim.

Meski pihaknya tahu PAN telah menyerahkan rekomendasi atau SK dukungan ke Khofifah-Emil.

“Masih mungkin (berkoalisi dengan PAN di Pilkada Jatim) karena (pembicaraan) tadi ini kami pending. Ketika kami pending memungkinkan menjadi (memunculkan) rivalnya Khofifah. Itu semua mungkin, dinamika politik luar biasa,” pungkasnya.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Ajak Warga Maknai Tahun Baru Islam dengan Hijrah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.