Kamis, 04 Jun 2026 22:29 WIB

PAN Jatim Sebut Rekomendasi Khofifah-Emil Bisa Berubah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Jun 2024 10:32 WIB
Foto: Pertemuan PAN dan PDIP
Foto: Pertemuan PAN dan PDIP

selalu.id - DPD PDIP Jawa Timur melakukan pertemuan dengan DPW PAN untuk membahas Pilkada 2024 di Rumah PAN Jatim, Surabaya, Selasa (4/6/2024) malam. Salah satunya soal pengusungan Pilihan Gubernur (Pilgub) Jatim.

Pengurus DPW PAN Jatim dan DPD PDIP Jatim menggelar pertemuan tertutup tersebut selama tiga jam lebih.

Terkait pengusungan Pilgub 2024 duet pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. Pihak, DPW PAN Jatim menyebut rekomendasi Khofifah-Emil Dardak masih belum final.

Padahal sebelumnya, DPP PAN dan Ketua Umumnya Zulkifli Hasan telah menyerahkan surat keputusan (SK) dukungan ke Khofifah-Emil di Kantor DPP PAN, Jakarta, Senin (3/6/2024) lalu.

Ketua DPW PAN Jatim Ahmad Rizki Sadiq mengatakan dukungan PAN kepada paket duet Khofifah-Emil belumlah final karena masih bersifat rekomendasi.

“Itu bentuk rekomendasi kan belum surat keputusan, ya (masih bisa berubah),” kata Sadiq.

Sadiq menjelaskan, keputusan partainya masih bisa berubah, sebab PAN diketahui akan melangsungkan rapat kerja nasional (rakernas) akhir Juni 2024 ini.

Sementara tahapan pendaftaran calon Pilkada Jatim 2024 baru akan dibuka Agustus nanti. “Yang jelas kan pendaftarannya masih bulan Agustus. PAN baru akan melaksanakan rakernas di akhir bulan Juni. Masih banyak yang memang kami bicarakan dan kami matangkan,” ujarnya.

Selain itu, DPP PAN memang sudah memberikan rekomendasi untuk duet Khofifah-Emil. Namun menurutnya, segala kemungkinan masih bisa terjadi.

“Kami tunggu aja dinamikanya seperti apa, dan mudah-mudahan nanti pada waktunya di Agustus betul-betul lihat itulah janur kuningnya melengkung ke mana,” tambah Sadiq.

Apalagi, lanjutnya, salah satu partai koalisi pengusung Khofifah, yakni Gerindra belum memberikan ‘tiket’ kepada Emil.

“Bu Khofifah sudah diundang ke DPP, Pak Emil juga sudah diundang ke DPP, Tetapi kemudian pembicaraan tingkat lanjutan seperti apa? Partai koalisi bertemu secara langsung semuanya kan belum, jadi saya kira itu banyak hal yang masih bisa dibicarakan. Gerindra saya kira belum menyerahkan rekomendasi (untuk Emil),” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Budi Sulistyono atau Kanang mengatakan, partainya masih sangat terbuka dengan pihak manapun yang ingin membangun koalisi di Pilkada Jatim. Khususnya dengan PAN.

Bahkan, akhir-akhir ini PDIP Jatim tengah intens melakukan komunikasi politik dengan PAN soal Pilgub Jatim dan Pilkada Kabupaten/Kota di Jatim.

Meski pihaknya tahu PAN telah menyerahkan rekomendasi atau SK dukungan ke Khofifah-Emil.

“Masih mungkin (berkoalisi dengan PAN di Pilkada Jatim) karena (pembicaraan) tadi ini kami pending. Ketika kami pending memungkinkan menjadi (memunculkan) rivalnya Khofifah. Itu semua mungkin, dinamika politik luar biasa,” kata Kanang.

Diketahui, duet Khofifah-Emil sudah mengantongi rekomendasi dari PAN, Golkar, Demokrat, Perindo dan PSI, untuk maju sebagai pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur di Pilkada atau Pilgub Jatim 2024. Sementara Gerinda baru memberikan rekomendasi baru hanya ke Khofifah.

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.