Senin, 02 Feb 2026 20:47 WIB

DPR RI Jadi Tuan Rumah 'The 10th World Water Forum' 19-20 Mei 2024 Mendatang

Foto: Fadli Zon
Foto: Fadli Zon

selalu.id - DPR RI akan menjadi tuan rumah kegiatan ‘The 10th World Water Forum’ yang akan dilaksanakan di Bali pada tanggal 19-22 Mei 2024 mendatang dengan tema Watercracy: for Democracy.

Seperti diketahui, persoalan mengenai air ini penting untuk dibahas bersama karena air merupakan hak asasi manusia dan DPR RI sebagai Parlemen Indonesia menjadi wakil rakyat untuk menampung aspirasi dari masyarakat untuk membuat sejumlah regulasi atau aturan.

"Jadi kita sangat menganggap bahwa forum ini sangat penting bagi Indonesia dan bahkan bagi dunia. Karena kita akan menghadapi krisis air ke depan. Kita tidak ingin air sebagai sumber kehidupan itu nanti menjadi mahal, menjadi sangat susah untuk didapatkan," ungkap Ketua ada Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon, Jumat (19/4/2024).

Karena, lanjut Fadli Zon menjelaskan, banyak juga mata air yang sekarang ini semakin hilang di Indonesia, dan ini akan sangat mempengaruhi kehidupan-kehidupan yang lain di bidang pangan.

"Ya lihat saja misalnya El Nino kemarin ya, bagaimana pengaruhnya terhadap pangan, bisa harga pangan naik, pemicu inflasi dan lain-lain," ujarnya.

DPR RI sebagaimana fungsinya yakni legislasi, pengawasan dan anggaran memiliki peran penting untuk turut membantu mengatasi permasalahan ketahanan air dan pelestarian air dengan terlibat dalam pembuatan dan pelaksanaan daripada kerangka hukum.

Sehingga forum ini diharapkan dapat membahas mengenai pembaruan regulasi yang penting untuk dapat menjawab persoalan air kedepan. Jadi, keterlibatan parlemen itu sangat penting, karena pemerintah ini yang menjalankan sebagai eksekutor ya harus dalam satu kerangka regulasi yang tentu dibuat oleh parlemen di dalam negara-negara demokrasi.

"Saya kira ini juga bisa menjadi satu platform yang penting untuk 'awareness masyarakat ya terhadap air. Jangan 'take it for granted', dan jangan seolah-olah kita ini (terkena) air banjir, tapi itu (seolah-olah dimaknai) temporary gitu ya. Kita harus melihat bahwa semakin sulit nanti kita akan mendapatkan air, semakin mahal air ini ke depan. Padahal kita bisa memelihara air bersih dengan murah dan juga ini akan menyangkut kehidupan yang lain," pungkas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Baca Juga: MKD Aktifkan Kembali Adies Kadir, Akademisi FH Untag Sebut Hanya Slip of the Tongue

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.