Sabtu, 06 Jun 2026 02:23 WIB

Polisi Sebut Bahan Peledak di Markas Brimob Surabaya Hendak Dimusnahkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Mar 2024 12:29 WIB
Foto: Ledakan di Markas Brimob Polda Jatim
Foto: Ledakan di Markas Brimob Polda Jatim

selalu.id - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugiharto menyebut ledakan bom yang terjadi di Jalan Gresik Surabaya itu berada di kantor Subden Jibom Datasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim, Senin (4/3/2024)

“Bahwa hari ini, tanggal 4 Maret, pukul 10.19 di Kantor Subden terjadi ledakan,” kata Imam, di Mapolda Jatim.

Irjen pol Imam memastikan bahwa bom yang meledak itu memiliki tingkat ledakan rendah atau low explosive. Ia meminta masyarakat tidak perlu panik.

“Untuk ledakan di Kawasan Gresikan Surabaya, jenis bomnya saya pastikan low explosive. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya belum memiliki gudang dengan standar yang ideal terkait penyimpanan bom, tetapi bom bisa dijinakkan dan diatasi.

Ledakan  tersebut berasal dari sisa-sisa temuan bahan peledak jaman perang yang bakal dimusnahkan oleh tim gegana.

“Jadi, sisa-sisa bahan peledak itu disimpan di sebelah kantor gegana tadi pagi meledak, tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Baca Juga: 971 Bintara SPN Polda Jatim Resmi Dilantik, Begini Pesan Khusus Kapolda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.