Jumat, 23 Okt 2026 04:21 WIB

Polisi Sebut Bahan Peledak di Markas Brimob Surabaya Hendak Dimusnahkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Mar 2024 12:29 WIB
Foto: Ledakan di Markas Brimob Polda Jatim
Foto: Ledakan di Markas Brimob Polda Jatim

selalu.id - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugiharto menyebut ledakan bom yang terjadi di Jalan Gresik Surabaya itu berada di kantor Subden Jibom Datasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim, Senin (4/3/2024)

“Bahwa hari ini, tanggal 4 Maret, pukul 10.19 di Kantor Subden terjadi ledakan,” kata Imam, di Mapolda Jatim.

Irjen pol Imam memastikan bahwa bom yang meledak itu memiliki tingkat ledakan rendah atau low explosive. Ia meminta masyarakat tidak perlu panik.

“Untuk ledakan di Kawasan Gresikan Surabaya, jenis bomnya saya pastikan low explosive. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya belum memiliki gudang dengan standar yang ideal terkait penyimpanan bom, tetapi bom bisa dijinakkan dan diatasi.

Ledakan  tersebut berasal dari sisa-sisa temuan bahan peledak jaman perang yang bakal dimusnahkan oleh tim gegana.

“Jadi, sisa-sisa bahan peledak itu disimpan di sebelah kantor gegana tadi pagi meledak, tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Baca Juga: Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanjunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk