Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

Meresahkan! 10 Remaja di Surabaya Kecanduan Ngelem, Salah Satunya Hamil

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Jan 2024 17:53 WIB
Anak-anak kecanduan lem
Anak-anak kecanduan lem

selalu.id - Pemkot Surabaya melalui Satpol PP mengamankan 10 remaja atas laporan warga Krembangan yang resah karena mereka telah kecanduan ngelem. Kepala Satpol PP Surabaya M Fikser mengatakan 10 remaja itu diantaranya 8 laki-laki dan 2 perempuan. Mereka pun sudah diamankan petugas pada Senin (8/1/2024) lalu.

“Mereka itu tinggal di semacam penampungan. Anak-anak itu meresahkan warga, lalu kita bawa. Kita periksa, ada yang kecanduan lem," kata M Fikser Rabu (10/1/2024).

Baca Juga: Modus Gantian Pijat, Pria di Mojokerto Ini Cabuli Anak Tiri

10 remaja, kata Fikser, 2 diantaranya berasal dari Surabaya. Sisanya mereka merupakan warga luar kota. Saat ditanya alasan ke Surabaya, merekan mengaku hanya ikut-ikutan untuk mencoba ngelem.

“Rata-rata dari luar kota, mereka kesini (Surabaya) ikut teman-temannya akhirnya tidak pulang, mereka dibawah umur 17 tahun,” ujar Fikser.

Usai diamankan dan didata oleh petugas Satpol PP, mereka langsung diajak beriwsata ke Liponsos Keputih yang merawat Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Kemudian mereka dikirim ke Dinsos Jatim untuk dipulangkan ke daerah masing-masing.

"Mereka dibawa dulu ke Liponsos lalu dikirim ke Provinsi untuk dipulangkan ke daerahnya. Kan mereka bukan warga Surabaya," ujarnya.

Baca Juga: DKS Resmi Laporkan Pemkot atas Dugaan Pencurian Aset Budaya ke Polrestabes Surabaya

Mirisnya, dari 10 remaja yang ngelem itu, salah satunya ada yang sedang hamil. Dia datang dengan pasangannya ke Surabaya dan keduanya masih di bawah umur.

"Salah satu anak ini ada yang hamil di luar nikah dengan pasangannya, umur sekitar 17 tahun. Luar Surabaya, pasangannya juga luar Surabaya. Ada anak dari Jepara sama dari Nganjuk, belum menikah," jelasnya.

Bahkan, lanjur Fikser salah satu perempuan berusia 15 tahun warga Surabaya ikut ngelem. Saat dipanggilkan keluarganya yakni orang tuanya ternyata juga tak kuasa dengan perilaku anaknya.

Baca Juga: Laka Maut di Depan SMP Dharma Wanita Gedangan Sidoarjo, Dua Anak Tewas di Lokasi

"Ada salah satu perempuan usia 15 tahun, setelah komunikasi dengan orang tuanya, kayaknya orang tuanya susah menerima (perilaku anaknya). Kita bawa ke Liponsos," ucapnya.

Fikser menambahkan pihaknya sempat menawarkan para remajau untuk melanjutkan sekolah. Sebab, Pemkot Surabaya ada program anak asuh dari Satpol PP.

"Tapi mereka ndak mau dan putus sekolah lama sekali, sehingga kita bawa ke Liponsos," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.