Jumat, 06 Nov 2026 04:45 WIB

Genjot Pengembangan Bisnis Internet di Jawa Timur, PLN Icon Plus Optimalkan Strategi Pemasaran Kolaboratif

PLN Iconnet
PLN Iconnet

selalu.id - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur dan PT PLN Icon Plus sebagai Subholding Beyond kWh dari PLN sepakat berkolaborasi dalam pengembangan bisnis internet di Provinsi Jawa Timur.

Kesepakatan pemasaran bersama produk layanan internet Iconnet dilakukan pada acara apel Kick Off pemasaran bersama yang dilaksanakan di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madiun, pada beberapa hari yang lalu.

Kesepakatan Bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen yang  dilakukan oleh General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo dan Direktur Bisnis Konektivitas PLN Icon Plus, Sigit Witjaksono.

"Melalui kolaborasi PLN Group, kita berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses layanan internet Iconnet kepada pelanggan PLN. Harapannya penambahan pelanggan internet Iconnet bisa jauh lebih cepat dan manfaat internet itu dapat dirasakan masyarakat. Tujuan kita tidak hanya bisnis saja, tetapi pengembangan teknologi agar dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi, kesehatan dan lainnya," ujar Agus kepada selalu.id, Kamis (21/12/2023).

Iconnet sendiri merupakan produk layanan internet broadband dari PLN Icon Plus. Cara berlangganan wifi Iconnet dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile. Sama seperti layanan fixed broadband internet lainnya, Iconnet menawarkan berbagai pilihan paket internet dengan berbagai macam harga dan kecepatan yang bisa dipilih pelanggan.

Dikatakannya, Iconnet menyediakan 4 layanan internet dengan pilihan bandwidth mulai dari 20 Mbps, 35 Mbps, 50 Mbps dan 100 Mbps. Harga wifi Iconnet bervariasi, mulai dari Rp 207.000 hingga Rp 697.000 per bulan, tergantung wilayah pemasangan.

Untuk menunjang layanan Iconnet di Jawa Timur, PLN Icon Plus telah membangun infrastruktur Iconnet dengan cakupan mencapai 81 Unit Layanan Pelanggan (ULP) dari total 113 ULP yang ada di Jawa Timur, serta menyiagakan 66 Service Point tersebar di ULP untuk operasional dan pemeliharaan jaringan internet.

Sementara itu, secara terpisah, Direktur Bisnis Konektivitas PLN Icon Plus, Sigit Witjaksono mengungkapkan, Take Up Ratio Iconnet secara nasional mencapai 38 persen. Artinya, sampai Oktober tahun ini, sudah ada lebih dari 1 juta pelanggan Iconnet. Ia berharap, capaian tersebut dapat naik signifikan.

Upaya yang dilakukan salah satunya dengan menggandeng PLN UID Jawa Timur dengan melibatkan petugas baca meter untuk turut serta memasarkan Iconnet ke masyarakat. "Melalui dukungan dari petugas baca meter PLN, diharapkan Iconnet lebih dikenal dan diminati seluruh masyarakat di Jawa Timur. Petugas bisa memperkenalkan produk Iconnet ke rumah-rumah warga sembari memeriksa atau melakukan pencatatan kWh meter," pungkasnya.

Baca Juga: Lagi Ramai Pemadaman Listrik, DPRD Jatim Minta Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gunung Bromo Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Waspada

Tinggi kolom abu erupsi sekitar 500 M di atas puncak atau sekitar 2.829 M di atas permukaan laut (Mdpl). Warga dan wisatawan diminta waspada.

HP Luncurkan Laptop AI PC Daya Tinggi, Berikut Harga dan Spesifikasinya

Perangkat ini menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan laptop yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga mendukung gaya hidup dan estetika visual modern.

Kemnaker Salurkan BSU Rp900 Ribu Mulai November 2026, Ini Syarat Lengkap Penerimanya

Kemnaker mengimbau seluruh pihak pemberi kerja untuk melaporkan data upah dan kepesertaan pekerja secara jujur dan akurat.

Polda Jatim Tetapkan MCL Tersangka Penipuan Arisan Meow Rp4 Miliar

Penetapan tersangka tersebut dilakukan usai penyidik menggelar perkara serta serangkaian pemeriksaan intensif.

DPRD Jatim Desak Aplikasi Majadigi Benar-benar Bermanfaat, Bisa Contoh Sapawarga dan JAKI

Selain itu, aplikasi harus dirancang sederhana dan mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga desa dan lansia.

Langkah Sigap Bupati Nganjuk Marhaen Tangani Data Kemiskinan Warganya yang Tak Sesuai

Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga zakat dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan.