Jumat, 05 Jun 2026 09:37 WIB

Genjot Pengembangan Bisnis Internet di Jawa Timur, PLN Icon Plus Optimalkan Strategi Pemasaran Kolaboratif

PLN Iconnet
PLN Iconnet

selalu.id - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur dan PT PLN Icon Plus sebagai Subholding Beyond kWh dari PLN sepakat berkolaborasi dalam pengembangan bisnis internet di Provinsi Jawa Timur.

Kesepakatan pemasaran bersama produk layanan internet Iconnet dilakukan pada acara apel Kick Off pemasaran bersama yang dilaksanakan di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madiun, pada beberapa hari yang lalu.

Kesepakatan Bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen yang  dilakukan oleh General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo dan Direktur Bisnis Konektivitas PLN Icon Plus, Sigit Witjaksono.

"Melalui kolaborasi PLN Group, kita berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses layanan internet Iconnet kepada pelanggan PLN. Harapannya penambahan pelanggan internet Iconnet bisa jauh lebih cepat dan manfaat internet itu dapat dirasakan masyarakat. Tujuan kita tidak hanya bisnis saja, tetapi pengembangan teknologi agar dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi, kesehatan dan lainnya," ujar Agus kepada selalu.id, Kamis (21/12/2023).

Iconnet sendiri merupakan produk layanan internet broadband dari PLN Icon Plus. Cara berlangganan wifi Iconnet dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile. Sama seperti layanan fixed broadband internet lainnya, Iconnet menawarkan berbagai pilihan paket internet dengan berbagai macam harga dan kecepatan yang bisa dipilih pelanggan.

Dikatakannya, Iconnet menyediakan 4 layanan internet dengan pilihan bandwidth mulai dari 20 Mbps, 35 Mbps, 50 Mbps dan 100 Mbps. Harga wifi Iconnet bervariasi, mulai dari Rp 207.000 hingga Rp 697.000 per bulan, tergantung wilayah pemasangan.

Untuk menunjang layanan Iconnet di Jawa Timur, PLN Icon Plus telah membangun infrastruktur Iconnet dengan cakupan mencapai 81 Unit Layanan Pelanggan (ULP) dari total 113 ULP yang ada di Jawa Timur, serta menyiagakan 66 Service Point tersebar di ULP untuk operasional dan pemeliharaan jaringan internet.

Sementara itu, secara terpisah, Direktur Bisnis Konektivitas PLN Icon Plus, Sigit Witjaksono mengungkapkan, Take Up Ratio Iconnet secara nasional mencapai 38 persen. Artinya, sampai Oktober tahun ini, sudah ada lebih dari 1 juta pelanggan Iconnet. Ia berharap, capaian tersebut dapat naik signifikan.

Upaya yang dilakukan salah satunya dengan menggandeng PLN UID Jawa Timur dengan melibatkan petugas baca meter untuk turut serta memasarkan Iconnet ke masyarakat. "Melalui dukungan dari petugas baca meter PLN, diharapkan Iconnet lebih dikenal dan diminati seluruh masyarakat di Jawa Timur. Petugas bisa memperkenalkan produk Iconnet ke rumah-rumah warga sembari memeriksa atau melakukan pencatatan kWh meter," pungkasnya.

Baca Juga: Listrik Padam hingga 4 Jam Lebih Terjadi di Kedung Tarukan Surabaya, Belum Ada Petugas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.