Rabu, 22 Jul 2026 09:15 WIB

Pamit Akhiri Masa Jabatan, Begini Reaksi Masyarakat ke Gubernur Khofifah

Gubernur Khofifah saat pamitan di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Malang
Gubernur Khofifah saat pamitan di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Malang

selalu.id - "Bu Khofifah siapa yang punya, Bu Khofifah siapa yang punya.. Yang punya kita semua.. I Love You, Bu Khofifah.. Lanjutkan!..".

Yel-yel tersebut digemakan dengan semangat oleh ribuan santri puteri  saat menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Malang, Sabtu (9/12/2023) kemarin.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Di hadapan para pengasuh, pengurus dan santri pondok pesantren tersebut, Khofifah berpamitan mengakhiri masa jabatan setelah lima tahun menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur. 

Ia menyampaikan bahwa tugasnya sebagai Gubernur Jatim bersama Wagub Emil Dardak akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mendatang. Tak hanya pamitan, dirinya juga sekaligus memohon doa restu untuk maju kembali pada Pilgub 2024.

"Mohon doa restu panjenengan semua, InsyaAllah saya akan maju lagi pada pemilihan Gubernur Jatim nanti. Mohon doa dukungan Insya Allah saya akan maju lagi pilgub periode dua nantinya," tambahnya.

Khofifah kemudian menyebutkan bahwa selama menjalankan amanah sebagai Gubernur Jatim, telah banyak penghargaan yang telah diterima. Bahkan totalnya mencapai 717 penghargaan. Namun ia menegaskan bahwa tujuan utama dalam menjalankan program selama ini bukanlah untuk mendapatkan penghargaan. Penghargaan merupakan bonus. Tujuan pembangunan adalah untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Baca Juga: DPRD Jatim Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikut Catatan Penting untuk Pemprov

"Saya selalu menganggap capaian kerja kami yang mendapat penghargaan itu sebagai bonus. Total hingga sampai empat hari yang lalu, tercatat ada 717 penghargaan bagi Pemprov Jatim baik dari dalam dan luar negeri," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ia juga mengatakan bahwa seluruh capaian serta kerja keras tersebut bukan hanya melalui kerja keras saja, melainkan juga harus diiringi dengan  do'a dan sedekah.

"Jadi seluruh capaian kita ini bukan sulap. Melainkan seluruh kerja keras kami iringi dengan do'a,  yatim dan sholawat. Karena ada dzat yang Maha Kuasa dan Maha Menentukan Kesuksesan," tuturnya.

Menyambut hangat pamitan Gubernur Jatim ini, para Kyai, Bu Nyai hingga santri pun memberikan doa agar Khofifah bisa kembali mendapatkan amanah memimpin Jatim di periode selanjutnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat

Dukungan tak hanya diwujudkan dalam sebuah yel-yel saja. Pasalnya, spanduk-spanduk juga dipasang di ponpes untuk mendukung Gubernur Khofifah melanjutkan masa jabatan 2024-2029.

Hal tersebut juga diamini oleh Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II Al Murtadlo Malang KH.Fathul Bari. Ia menyampaikan dukungannya saat Khofifah berikhtiar untuk maju pada periode keduanya.

"Saya ucapkan terima kasih para pejabat dan semua tamu yang hadir. Saya juga menyampaikan kepada Ibu Gubernur ada salam dari Syekh Profesor Doktor Fadil Al Jailani, beliau mendoakan mudah-mudahan pada putaran berikutnya beliau menjadi gubernur lagi dan melanjutkan kepemimpinannya," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.