Kamis, 04 Jun 2026 14:27 WIB

Pendukung Caleg PDIP Surabaya Rela Kehujanan saat Kampanye, Pengamat: Luar Biasa

  • Penulis : Redaksi
  • | Jumat, 08 Des 2023 18:23 WIB
Massa Caleg Aprizaldi yang rela kehujanan
Massa Caleg Aprizaldi yang rela kehujanan

selalu.id - Fenomena pendukung calon legislatif yang tak membubarkan diri diterjang hujan deras saat kampanye diapresiasi oleh pengamat politik asal Universitas Trunojoyo, Surokhim Abdussalam. Menurutnya peristiwa ini luar biasa dan jarang terjadi pada kampanye legislatif.

Kepada selalu.id, Surokhim menyebut bahwa militansi pendukung pada calon legislatif tersebut sulit untuk diraih tanpa ada persamaan visi dan misi yang dapat diterima oleh masyarakat atau pendukung. Atau dalam istilah bahasa kekinian satu frekuensi.

"Menurut saya kondisi itu bisa terjadi karena gabungan beberapa faktor serta mendapat sentuhan yang membuat ikatan satu frekuensi diatara caleg dan pendukung," ujar Surokhim, Jumat (8/12/2023).

Fenomena ini, lanjut Surokhim, menjadi momen yang luar biasa, terlebih terjadi di daerah perkotaan dimana disebutkan persaingan antar caleg baik satu partai maupun antar partai sangat dekat.

"Sangat luar biasa, ini terjadi di daerah perkotaan," imbuhnya.

Surokhim menjelaskan, beberapa faktor yang memungkinkan fenomena itu terjadi diantaranya sentuhan yang mengena dari caleg kepada pendukungnya, caleg dapat memahami komunikasi serta permasalahan di wilayah tersebut dan berhasil merebut hati masyarakat serta menggandeng tokoh-tokoh yang sudah dipercaya oleh masyarakat sekitar.

Saat disebutkan informasi bahwa masyarakat di wilayah tersebut mengaku sempat dikecewakan oleh caleg lainnya, Surokhim menyebut bisa saja fenomena ini adalah semangat harapan baru dari masyarakat. Diketahui Caleg nomor urut 5 Aprizaldi adalah pendatang baru yang ditempatkan oleh PDIP Surabaya di Dapil 4.

"Bisa juga ini momentum ekspresi masyarakat memilih orang baru dengan semangat dan harapan baru. menarik," jelasnya.

Saat dikonfirmasi, apakah fenomena ini akan menguntungkan partai yang menaungi Caleg tersebut, tanpa jeda Surokhim menyebut jelas dan sangat menguntungkan.

"Jelas menguntungkan, karena punya pemilih yang fanatik dan sudah tentu berafiliasi ke partai caleg tersebut. Bisa menambah ekspansi ke partainya," pungkas Surokhim.

Disebutkan fenomena ini terjadi saat Caleg no 5 PDIP Surabaya Aprizaldi menggelar kampanye di wilayah daerah pilihan (Dapil) 4, tepatnya di Putat Jaya Surabaya pada 6 Desember 2023 lalu. Saat itu Aprizaldi menggelar agenda kampanye di RW 7 Kupang Gunung Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan.

Aacara kampanye segera digelar sesaat setelah kedatangan Caleg. Namun tak lama berselang, hujan turun sangat derasnya. Jika pada kampanye-kampanye outdoor (luar ruangan) tanpa penutup atap yang biasa digelar, terlebih calon legislatif, ketika hujan turun, massa akan berlarian dan memilih berteduh, namun tidak pada kampanye Aprizaldi ini, massa terlihat sudah menyiapkan payung dan langsung membuka payungnya satu persatu tanpa pindah tempat. Mereka hanya berdiri di tempat yang sama sembari tetap mennyimak pidato kampanye dari caleg tersebut.

"Terima kasih, terima kasih, dukungan yang luar biasa kepada saya. Bapak dan ibu rela berhujan-hujan untuk mengikuti kampanye ini. Saya tidak akan melupakan ini," sebut Aprizaldi mengapresiasi sikap militan warga pendukungnya tersebut.

"Monggo, mari merapat, kita berhujan-hujan bersama, karena hujan adalah berkah, hujan adalah rezeki. Dan semoga ini akan menjadi berkah buat kita semua," lanjut Aprizaldi yang disambut teriakan koor warga "Amin, semoga Pak Aprizaldi bisa menang dan memperhatikan kami," teriak warga.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.