Prioritaskan Keselamatan Penumpang, KAI Daop 8 Lakukan Pengecekan Lintas Stasiun
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 23 Nov 2023 11:56 WIB
selalu.id - KAI Daop 8 Surabaya melakukan peninjauan lintas operasional stasiun menjelang musim hujan dan momen liburan natal dan tahun baru (Nataru) 2024.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan peninjauan ini adalah upaya untuk menjaga keselamatan penumpang dan kelancaran perjalanan kereta api dalam momen liburan Nataru 2023/2024.
Luqman menyampaikan bahwa Daop 8 Surabaya sudah melakukan peninjauan lintas operasional di stasiun Surabaya Pasarturi hingga stasiun Tobo.
"Peninjauan itu untuk mitigasi potensi risiko gangguan perjalanan KA akibat bencana alam, penempatan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), pemeriksaan fasilitas pelanggan, mitigasi Daerah Perhatian Khusus, hingga kemampuan SDM dalam mengamankan dan menjaga perjalanan KA," kata Luqman melalui keterangan rilisnya, Kamis (23/11/2023).
Lebih lanjut lanjut Luqman menyampaikan KAI Daop 8 Surabaya melakukan pemeriksaan di 17 stasiun wilayah utara dengan panjang lintas 132,9 km.
"KAI Daop 8 Surabaya terus berusaha semaksimal mungkin dalam mewujudkan perjalanan KA yang selamat, aman, dan nyaman bagi para pelanggan KA," ucapnya.
Pada kegiatan cek lintas operasional ini, KAI Daop 8 Surabaya ingin memastikan 1 titik yang termasuk dalam daerah pantauan khusus yang berpotensi mengganggu operasional KA, yakni di km 142+000 - 144+900, antara Stasiun Sumberrejo - Stasiun Bowerno, dengan potensi tanah labil yang diakibatkan pergerakan tanah akibat arus air saat turun hujan.
Sebagai antisipasinya, KAI Daop 8 Surabaya telah menempatkan AMUS yang terdiri dari Karung, Bantalan Kayu & Beton, Pasir, Balas, Rel Cadangan, Penambat, Plat Sambung, Perancah, Lampu & Genset, Terpal, Alat Potong, dan peralatan pendukung lainnya.
"Untuk daerah perhatian khusus, kami akan menyiagakan 2 petugas /shift sesuai lokasi," terangnya.
Dieketahui, KAI Daop 8 Surabaya mencatat jumlah perlintasan di wilayah lintas utara sebanyak 148 perlintasan sebidang. Terdiri dari 67 perlintasan yang dijaga (KAI & Dishub), 39 perlintasan dijaga swadaya, dan 42 perlintasan tak terjaga.
Jumlah ini meliputi 19 perlintasan sebidang di Kabupaten Gresik, 58 perlintasan sebidang di Kabupaten Lamongan, 58 perlintasan sebidang di Kabupaten Bojonegoro, dan 13 perlintasan di jalur KA lintas Surabaya - Gresik.
Terkait permasalahan perlintasan ini, lanutt Luqman, KAI Daop 8 Surabaya secara rutin melakukan kegiatan sosialisasi langsung di perlintasan sebidang, serta mengajak instansi terkait seperti Dishub hingga kewilayahan setempat.
"Manajemen KAI Daop 8 Surabaya juga memastikannya dengan cek masing-masing fasilitas di tiap stasiun, seperti halnya ruang tunggu, kebersihan toilet, boarding pelanggan, dan lainnya," tuturnya.
Sementara dari kesiapan SDM, manajemen memastikan kemampuan para petugas telah menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) baik dari sisi teknis maupun non teknis.
"Termasuk didalamnya kelengkapan sertifikasi petugas yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA)," pungkasnya.
Baca Juga: Kabar Gembira, Tiket Kereta Api untuk Mudik Lebaran 2026 Kini Sudah Bisa Dipesan
Editor : Ading