Rabu, 22 Jul 2026 07:29 WIB

Pemprov Jatim Wujudkan Sistem Kesehatan Berbasis Enam Pilar Transformasi Kesehatan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-59 di kota Batu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menekankan pentingnya Enam Pilar Transformasi Kesehatan untuk mewujudkan sistem kesehatan yang lebih kuat dan berkualitas.

Enam Pilar Transformasi Kesehatan tersebut diantaranya yakni, Layanan Primer, Layanan Rujukan, Sistem Ketahanan Kesehatan, Pembiayaan Kesehatan, SDM Kesehatan, serta Teknologi Kesehatan.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, ke enam pilar transformasi kesehatan tersebut, telah menjadi bagian programatik yang ada di setiap institusi pemerintah daerah dan institusi pelayanan kesehatan. Sebagai penopang sistem kesehatan ini harus kita bangun bersama dengan serius dan terus menerus.

"Enam Pilar ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan kesehatan dengan lebih cepat. Yang mana, ini juga selaras dengan tema HKN ke-59 yakni 'Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju'," terangnya kepada selalu.id, Jumat (17/11/2023).

Secara khusus, Khofifah mengatakan, pilar ketiga transformasi kesehatan yakni transformasi sistem ketahanan kesehatan. Pilar ini memegang peran untuk mempertahankan sistem kesehatan yang baik di tengah ancaman kesehatan global.

Implementasi dari transformasi sistem ketahanan kesehatan ini antara lain mencakup produksi hingga distribusi sediaan farmasi dan alat kesehatan (alkes). Sehingga dapat diproduksi di dalam negeri atau memiliki prosentasenya Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang memenuhi syarat.

"Bagaimana kita menyiapkan Alkes dengan TKDN yang lebih besar persentasenya. Namun yang tidak kalah penting ketika misalnya ada alkes yang sudah mencapai 40% TKDN-nya, yang menggunakan alkes harus cukup percaya diri menggunakan alkes itu. Begitu pula untuk industri farmasi," katanya.

Hal ini, lanjut terang Khofifah, juga menjadi penguat untuk pilar kelima transformasi di bidang kesehatan yaitu SDM kesehatan. Dimana, SDM kesehatan ini tidak hanya nakes tapi juga para ahli yang expert dalam memproduksi alkes maupun sediaan  farmasinya. Termasuk kolaborasi dengan perguruan tinggi yang punya basic teknologi dan jaringan cukup kuat dalam dan luar negeri.

"Dibutuhkan komitmen kuat tidak hanya dari pemerintah, namun juga dari pelaku pelaku industri. Harapannya semua pihak dapat membantu mewujudkan transformasi kesehatan untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia," terangnya.

Pada kesempatan ini, Khofifah juga mengajak masyarakat untuk membiasakan pola hidup bersih dan  sehat mulai dari diri sendiri dan dari lingkungan terkecil. Baik lewat gaya hidup (lifestyle), Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

"Jadi langkah promotif dan preventif harus dikuatkan. Kalau tahun 90-an lebih banyak kuratif dan rehabilitatif, tapi mulai tahun 2000 an preventif dan promotif  digencarkan dinseluruh dunia. Jadi kelompok yang malas gerak (mager) harus berubah jadi senang gerak (seger)," katanya.

Selain itu, Pemprov Jatim juga menghadiahi berbagai penghargaan di bidang kesehatan. Penghargaan tersebut diberikan kepada para insan kesehatan berprestasi dan stakeholder yang berperan serta dalam mendukung pembangunan kesehatan di Jawa Timur.

Antara lain pembina industri rumah tangga pangan terbaik Tahun 2023 diraih Kota Batu dan Kab. Madiun. Kab/Kota ODF diraih Kab. Malang, Kab/Kota atas komitmen pengembangan pelayanan kesehatan remaja yang diraih Kota Batu.

Kemudian penghargaan bagi penggerak aktif implementasi Germas Tempat Wisata Tahun 2023 yang diraih Kota Batu, penghargaan bagi posyandu berprestasi tingkat Provinsi Jatim yang diraih Posyandu Adenium (Ds.Balongmojo, Kab. Mojokerto). Serta penghargaan bagi para tenaga kesehatan teladan tingkat Provinsi Jatim Tahun 2023.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.