Jumat, 05 Jun 2026 23:39 WIB

Puskesmas di Surabaya Buka 24 Jam, Komisi D DPRD Minta Pemkot Tambah Nakes

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Nov 2023 20:35 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah

selalu.id - Komisi D DPRD Surabaya memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) karena telah mengeluarkan kebijakan membuka pelayanan 24 jam di puskesmas.

Komisi D menganggap kebijakan ini menjadi bukti jika Pemkot Surabaya sangat serius memberikan layanan kesehatan yang maksimal pada masyarakat.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, menyampaikan dengan diterapkan 24 jam pelayanan puskesmas ini membuat kinerja tambahan nakes (tenaga kesehatan) bertambah. Untuk itu, Khusnul meminta adanya tambahan nakes di masing-masing puskesmas.

“Kalau puskesmas beroprasi 24 jam, itu artinya ada tambahan jam kerja. Sehingga penambahan nakes menjadi hal penting yang harus diperhatikan Pemkot Surabaya. Jangan sampai tidak menambah tenaga, kasihan para nakesnya nanti karena ada penambahan jam kerja,” kata Khusnul, Selasa (7/11/2023).

Sebelumnya perlu diketahui, terhitung sejak 1 November 2023, layanan puskesmas di Kota Pahlawan dibuka 24 jam. Khusnul menilai kebijakan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pemeriksaan dan pengobatan umum serta kegawatdaruratan yang sewaktu-waktu terjadi.

Layanan puskesmas 24 jam ini pun, lanjutnya, dapat diakses semua pasien, baik pasien umum maupun BPJS. Dengan jadwal setiap hari Senin-Jumat.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

“Kalau tidak ditambah tenaganya, kami khawatir akan berdampak pada kesehatan dokter dan perawat yang bertugas setiap hari melayani masyarakat. Kesejahteraan nakes juga perlu dipikirkan,” ungkap Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya.

Oleh karena itu, Khusnul mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya untuk segera menyiapkan nakes baru untuk ditempatkan di puskesmas.

Dengan demikian, pelayanan 63 puskesmas dapat berjalan optimal serta tidak membebani kinerja para nakes.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Lebih lanjut Khusnul juga meminta Dinkes Surabaya untuk menyiapkan sarana dan prasarana kegawatdaruratan yang lebih lengkap.

“Karena puskesmas ini sudah beroperasi 24 jam, jadi sarana dan prasarananya juga harus dilengkapi. Kan percuma, kalau layanan buka 24 jam, tapi sarana dan prasarana yang mendukung tidak lengkap,” tegasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.