Jumat, 05 Jun 2026 09:30 WIB

Prihatin Bencana Erupsi Gunung Semeru, Fiersa Besari: Stay Save Kawan-kawan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Des 2021 15:00 WIB
Fiersa Besari. Sumber foto: Twitter
Fiersa Besari. Sumber foto: Twitter

Surabaya (selalu.id) - Musisi, penyair sekaligus penggiat olahraga mendaki gunung Fiersa Besari menunjukkan keprihatinanya atas bencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi kemarin, Sabtu (3/12/2021). Fiersa mengunggah video peristiwa erupsi di akun twitter miliknya.

"Bismillah. Stay save, kawan-kawan di Semeru dan sekitar," tulis Fiersa dalam unggahan videonya.

Baca Juga: Polres Lumajang Ringkus Spesialis Pencuri Baterai Tower Antarkota

Unggahan video viersa tersebut mendapat tanggapan dari warganet. Berbagai komentar dan pertanyaan terlontar kepada pelantun tembang 'Waktu yang salah" tersebut.

Baca Juga: Tragedi Tengah Malam: Tronton Rem Blong Hantam Sedan, 4 Korban Tewas Termasuk Balita

Tercatat postingan pencipta lagu yang digandrungi kaum hawa ini mendapat komentar 1.145 dari netizen. Video tersebut ditonton sebanyak 2,2 juta tayangan dan dibagikan sebanyak 26 ribu kali.

Baca Juga: Indahnya Air Terjun Kabut Pelangi Lumajang: Cuma Rp5 Ribu, Bisa Hilangin Penat

Penyanyi sekaligus penyair ini cukup dikenal dikalangan penggiat olahraga pendakian gunung. Pasalnya pria berusia 37 tahun ini gemar mendaki dan mencipta lagu tentang keindahan alam. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.