Sabtu, 06 Jun 2026 04:45 WIB

Tragedi Tengah Malam: Tronton Rem Blong Hantam Sedan, 4 Korban Tewas Termasuk Balita

  • Penulis : Inung
  • | Minggu, 19 Apr 2026 12:47 WIB
Kondisi truk trailer setelah lakalantas di Kabupaten Probolinggo (foto:Inung/Selalu.id)
Kondisi truk trailer setelah lakalantas di Kabupaten Probolinggo (foto:Inung/Selalu.id)

selalu.id - Truk trailer atau tronton terlibat lakalantas yang terjadi di Jalan Raya Lumajang, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Sabtu malam (18/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB jelang tengah malam. Peristiwa nahas ini diduga akibat sebuah truk trailer yang mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan dan empat korban tewas.

‎Insiden bermula saat truk trailer bernomor polisi B 2965 UEJ yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto (46), warga Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, melaju dari arah selatan ke utara. Saat melintasi jalan menurun beberapa meter sebelum lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga kehilangan fungsi pengereman sehingga melaju tanpa kendali.

‎Pada saat bersamaan, sejumlah kendaraan tengah berhenti karena menunggu kereta api melintas. Truk trailer tersebut kemudian menabrak kendaraan-kendaraan itu secara beruntun.

‎“Jadi sejak di turunan, rem sudah blong, dan saya sudah berusaha memperlambat laju truk dengan mengoper ke gigi rendah,” ujar Cecep Adi Sucipto, sopir truk trailer.

‎Akibat kejadian tersebut, empat penumpang mobil sedan Toyota Vios Limo bernomor polisi AG 1644 EG meninggal dunia. Para korban diketahui bernama Sutrisno (60), T. Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), dan Giovana Malik Ibrahim (3). Seluruhnya merupakan warga Dusun Pundensari, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

‎Selain korban meninggal, seorang sopir pick-up pengangkut sayur, Muhammad Iswanto (33), warga Desa Kaliwiningi, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, mengalami luka-luka.

‎Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena korban terjepit badan kendaraan. Petugas membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengeluarkan seluruh korban dari lokasi kejadian. Setelah berhasil dievakuasi, korban luka maupun meninggal dunia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

‎“Saat rem blong, saya banting kanan terlebih dahulu dengan menabrak pick up, sebelum akhirnya menabrak sedan,” imbuh Cecep.

‎Usai proses evakuasi, Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Seluruh kendaraan yang terlibat kemudian dievakuasi guna mencegah kemacetan di jalur tersebut.

‎Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut kecelakaan melibatkan satu truk trailer dan lima kendaraan lainnya.

‎“Untuk sementara terdapat lima korban, baik luka maupun meninggal dunia. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.

Baca Juga: Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.