Minggu, 01 Feb 2026 18:55 WIB

Indonesia Terima Bantuan 324 Ribu Vaksin Janssen dari Belanda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Des 2021 17:02 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19
Ilustrasi Vaksin Covid-19

Surabaya (selalu.id) - Sebanyak 324 ribu vaksin Janssen bantuan dari Pemerintah Belanda tiba di Indonesia, Jumat (3/12/2021). Vaksin ini merupakan kedatangan tahap ke 146.

"Atas kedatangan ini, Pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Belanda," ujar Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi melalui siaran pers.

Baca Juga: Begini Langkah Pemkot Surabaya Cegah Covid di Penghujung Tahun 2023

Dijelaskan, bantuan tersebut merupakan lanjutan dari bantuan Belanda untuk Indonesia. Bantuan vaksin Janssen pertama dari Pemerintah Belanda datang pada Sabtu (11/9) sebanyak 500 ribu dosis. Pemerintah Indonesia telah menerima 657 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari Pemerintah Belanda. Pemerintah Belanda juga memberikan donasi vaksin Moderna sebanyak 819.600 dosis pada Sabtu (30/10) dan 680.400 dosis pada Rabu (10/10). Hibah ini merupakan wujud nyata hubungan baik dan erat antara Indonesia dengan Belanda, sekaligus bukti komitmen kedua negara untuk bahu-membahu dalam penanganan COVID-19 di dunia.

"Sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo, jika tidak ada kesetaraan akses vaksin, akan sangat sulit untuk memenuhi target vaksinasi yang dicanangkan WHO," ujarnya.

Ia memperkirakan akan ada hampir 80 negara yang tidak akan dapat mencapai 40 persen penduduk divaksinasi COVID-19 pada akhir 2021.

Di dalam negeri, kata dia, Indonesia terus menggencarkan program vaksinasi nasional hingga pelosok desa.

Baca Juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh Karyawan, SIER Gelar Vaksinasi Booster Kedua Covid-19

"Pemerintah pusat mendorong daerah-daerah terus melakukan percepatan dan perluasan vaksinasi bagi warganya. Dibantu juga dengan sejumlah instansi, seperti TNI dan Polri," ujarnya.

Selain jaminan ketersediaan stok vaksin, upaya percepatan juga dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait dengan berita-berita tidak benar alias hoaks yang banyak beredar.

Ia mengatakan di beberapa daerah hoaks ikut berperan memperlambat vaksinasi. Masyarakat dibuat takut dan khawatir terhadap efek vaksinasi yang dilebih-lebihkan dan dibesar-besarkan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Mulai Vaksin Booster Kedua, Lurah dan Camat Diminta Data Warga

"Sekali lagi pemerintah menegaskan bahwa seluruh vaksin COVID-19 yang digunakan ini aman dan berkhasiat, sudah mendapatkan izin BPOM," katanya.

Di sisi lain, kata Nadia, peningkatan kewaspadaan juga dilakukan seiring bermunculan kasus varian Omicron di berbagai negara.

"Peningkatan kewaspadaan termasuk dengan meningkatkan lagi disiplin pelaksanaan protokol kesehatan dan segera vaksinasi apapun jenis vaksinnya," ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.