Sabtu, 06 Jun 2026 09:52 WIB

Warga Surabaya Membuktikan Fenomena Hari Tanpa Bayangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Okt 2023 11:58 WIB
Fenomena Hari Tanpa Bayangan
Fenomena Hari Tanpa Bayangan

selalu.id - Wilayah Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya mengalami fenomena kulminasi Hari Tanpa Bayangan, Kamis (12/10/2023) tepat pukul 11.15 sesuai yang dijadwalkan oleh BMKG. Beberapa warga pun mencoba melakukan uji coba atas fenomena Hari Tanpa Bayangan tersebut.

Salah satu warga Tambaksari, Pita Sari (28) mengaku ingin mencoba fenomena tersebut. Ia penasaran dan ingin membuktikan fenomena terjadinya hari tanpa bayangan itu.

"Informasi BMKG bilang kalau Jawa Timur terjadi Hari Tanpa Bayangan. Nah, jadwal Surabaya kan hari ini, ini aku coba. Ternyata benar bayangannya tepat satu garis tegak lurus," kata Pita, kepada selalu.id.

Hal yang sama juga dicobain salah satu warga Gubeng, Esti Widiyana (26) juga ikut merasakan fenomena tersebut. Ia menyebut bahwa tanpa bayangan itu ternyata benar adanya.

"Biasanya kan bayangan kelihatan kalau berdiri tegak. Tapi ini bayangannya tegak lurus. Tadi Kalau pas nunduk bayangannya tidak miring seperti biasanya," ujarnya.

Sementara itu Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto mengatakan bahwa fenomena ini  ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama.

"Pada saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau titik zenit. Akibatnya bayangan benda tegak akan terlihat "menghilang", karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan," jelas Teguh.

Teguh menjelaskan terjadinya fenomena Hari Tanpa Bayangan di wilayah di Indonesia karena bidang ekuator Bumi atau bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi Bumi.

"Sehingga posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5o LU s.d. 23,5o LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian Matahari," pungkasnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.