Rabu, 22 Jul 2026 22:41 WIB

Warga Surabaya Membuktikan Fenomena Hari Tanpa Bayangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Okt 2023 11:58 WIB
Fenomena Hari Tanpa Bayangan
Fenomena Hari Tanpa Bayangan

selalu.id - Wilayah Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya mengalami fenomena kulminasi Hari Tanpa Bayangan, Kamis (12/10/2023) tepat pukul 11.15 sesuai yang dijadwalkan oleh BMKG. Beberapa warga pun mencoba melakukan uji coba atas fenomena Hari Tanpa Bayangan tersebut.

Salah satu warga Tambaksari, Pita Sari (28) mengaku ingin mencoba fenomena tersebut. Ia penasaran dan ingin membuktikan fenomena terjadinya hari tanpa bayangan itu.

"Informasi BMKG bilang kalau Jawa Timur terjadi Hari Tanpa Bayangan. Nah, jadwal Surabaya kan hari ini, ini aku coba. Ternyata benar bayangannya tepat satu garis tegak lurus," kata Pita, kepada selalu.id.

Hal yang sama juga dicobain salah satu warga Gubeng, Esti Widiyana (26) juga ikut merasakan fenomena tersebut. Ia menyebut bahwa tanpa bayangan itu ternyata benar adanya.

"Biasanya kan bayangan kelihatan kalau berdiri tegak. Tapi ini bayangannya tegak lurus. Tadi Kalau pas nunduk bayangannya tidak miring seperti biasanya," ujarnya.

Sementara itu Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto mengatakan bahwa fenomena ini  ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama.

"Pada saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau titik zenit. Akibatnya bayangan benda tegak akan terlihat "menghilang", karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan," jelas Teguh.

Teguh menjelaskan terjadinya fenomena Hari Tanpa Bayangan di wilayah di Indonesia karena bidang ekuator Bumi atau bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi Bumi.

"Sehingga posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5o LU s.d. 23,5o LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian Matahari," pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.