Kamis, 04 Jun 2026 05:52 WIB

Cegah Chaos, Polisi Siagakan 3.600 Personel Amankan Demo Buruh di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Nov 2021 15:51 WIB
Massa buruh bergerak menuju Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Massa buruh bergerak menuju Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Surabaya ( selalu.id ) - Demo kali kedua massa buruh Jawa Timur yang akan digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (30/11/2021) akan dijaga ketat oleh petugas keamanan. Sedikitnya 3.600 personel Polisi siap menjaga aksi demo tersebut.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, meski menyiapkan pasukan yang lebih banyak dari aksi kemarin, namun akan dilakukan secara humanis.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Saya berpesan kepada seluruh anggota pengamanan untuk bertindak secara profesional serta tindakan dan kemanusiaan," kata Yusep.

Selain dari kepolisian, pengamanan kali ini juga petugas dari TNI (KOREM 084 Bhaskara Jaya dan Marinir TNI AL) serta Satpol PP dan Linmas

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

"Kami meminta semua anggota pengamanan mengawal kegiatan ini dengan penuh rasa jawab, agar penyampaian rekan kerja ini bisa berjalan dengan tertib dan baik," tambahnya.

Yusep mengaku telah menyiapkan strategi pengamanan untuk mengantisipasi kejadian di luar dugaan massa aksi demo.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

"Nantinya, jika terjadi sesuatu yang membutuhkan tindakan lebih, petugas lapangan atau Polrestabes Surabaya menunggu perintah Kapolda Jatim," jelasnya.

Aksi demo kali kedua ini, Buruh membawa massa sekitar 50 ribu orang dari berbagai elemen di Jawa Timur dengan agenda pengesahan UMP yang diminta.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.