Jumat, 19 Jun 2026 21:46 WIB

Anggota DPR RI Mufti Anam Dorong Pertamina Terus Kembangkan Energi Bersih

Mufti Anam saat menghadiri forum bertajuk “Peran Pertamina Geothermal Energy dalam Proses Transisi Energi Bersih dan Berkelanjutan”
Mufti Anam saat menghadiri forum bertajuk “Peran Pertamina Geothermal Energy dalam Proses Transisi Energi Bersih dan Berkelanjutan”

selalu.id - Pengembangan teknologi untuk menghasilkan energi bersih berkelanjutan terus digalakkan di Indonesia. Pasalnya langkah ini penting untuk mewujudkan keberlanjutan ketahanan energi nasional.

Untuk itu, anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN, Mufti Anam, mendorong dan mendukung PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) untuk terus mengembangkan energi bersih dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Mufti Anam saat menghadiri forum bertajuk “Peran Pertamina Geothermal Energy dalam Proses Transisi Energi Bersih dan Berkelanjutan” yang digelar di Pasuruan, Jumat (15/9/2023).

“Salah satu energi bersih dan berkelanjuran adalah panas bumi yang kami dorong agar terus dikembangkan potensinya oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO),” ujar Mufti yang juga mantan ketua umum HIPMI Jawa Timur tersebut.

PGEO sendiri merupakan bagian dari kelompok usaha PT Pertamina (Persero) yang berfokus pada pengembangan, eksplorasi, dan produksi energi panas bumi di Tanah Air.

“Saya kira ke depan PGEO bisa semakin memainkan peran strategis dalam mendukung diversifikasi sumber energi dan keberlanjutan di negara ini. Potensi panas bumi Indonesia perlu terus didorong optimalisasinya guna menyediakan energi bersih dan ramah lingkungan,” papar Mufti Anam yang merupakan politisi PDI Perjuangan.


Berdasarkan catatan media, sebagai pelaku utama dalam industri energi panas bumi di Indonesia, PGEO memiliki portofolio proyek yang luas dan beragam. Dengan teknologi canggih dan tim ahli yang berpengalaman, mereka mengelola rantai nilai produksi energi panas bumi mulai dari eksplorasi hingga distribusi. Memiliki kapasitas terpasang secara own operation sebanyak 672 MW, dan 1205 MW dari Joint Operation Contract (JOC) yang berasal dari 15 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang terbagi ke dalam 6 (enam) area operasi.

Mufti juga mengapresiasi kiprah PGEO yang turut berperan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Dengan menggantikan sumber energi konvensional, energi panas bumi yang dihasilkan oleh perusahaan ini memiliki dampak positif dalam mengatasi perubahan iklim global,” jelas Mufti.

Saat ini, area operasi PGEO terdiri atas 13 wilayah kerja, antara lain, di  Kamojang, Karaha, Lahendong, GunungSibualu-Buali, GunungSibayak-Sinabung, Sungai Penuh, Hululais, Lumut Balai dan Margabayur, Way Panas, Pangalengan, Cibereum-Parabakti, Tabanan, dan Seulawah.

“Kami juga mendorong dan mengapresiasi PGEO untuk terus berinvestasi dalam teknologi canggih dan inovasi guna meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas, misalnya dengan mengoptimalkan proses ekstraksi panas bumi, penggunaan sumber daya, dan pengurangan limbah. Inisiatif ini membantu memajukan teknologi energi panas bumi dan mendorong kemajuan industri energi ramah lingkungan nasional,” pungkas Mufti.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menilik Magisnya Tradisi Grebeg Suro di Sidoarjo

Grebeg Suro diawali dengan ziarah ke makam para pendiri Kabupaten Sidoarjo sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa membangun daerah.

Detik-detik Menegangkan Evakuasi Balita 3 Tahun Terkunci dalam Mobil di Mojokerto

Proses evakuasi berjalan sekitar satu jam. Balita itu kemudian berhasil dikeluarkan dari mobil setelah memanggil tukang kunci dan Damkar BPBD serta relawan.

DPRD Jatim Desak Pemprov Segera Isi Kekosongan Jabatan Kepala Dinas

Kondisi tersebut dinilai tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi mengganggu efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Jelang Tahun Ajaran Baru, Produksi Sepatu Safety di Mojokerto Banjir Pesanan

Pahrur Rozi mengatakan sejak dua bulan terakhir, jumlah sepatu safety yang diproduksi meningkat seratus persen jika dibandingkan hari biasa.

Khofifah Sebut KCL Singhasari Buka Dua Prodi Baru pada 2027, Berikut Cara Daftarnya

Khofifah berharap kerjasama ini dapat terus terjalin dan menghasilkan riset serta lulusan yang memberi dampak positif signifikan untuk masyarakat.

Jangan Bandel Buka Usaha di Permukiman Bila Tak Mau Ditutup Pemkot Surabaya

Pemkot Surabaya menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap usaha yang melanggar aturan tata ruang dan perizinan.