Jumat, 05 Jun 2026 23:52 WIB

Dorong Ekspor Produk Lokal UMKM, Wakasal Resmikan Koperasi Kana

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 26 Agu 2023 16:35 WIB
Peresmian Koperasi Kana
Peresmian Koperasi Kana

selalu.id - Gerakan penyaluran produk-produk dalam negeri yang diolah oleh UMKM untuk bisa tembus pasar internasional terus digencarkan. Hal ini pun menjadi salah satu upaya peningkatan sektoral ekonomi terintegrasi Indonesia.

Terkait hal itu pula, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Tni Ahmadi Heri Purwono membuka dan meresmikan kantor Koperasi Konsumen Kana milik PT Indo Gula Joyoboyo di Jalan Mayjen Sungkono 154 HH, Surabaya. Sabtu (26/8/2023).

Baca Juga: Promosikan Produk Lokal, Risma Blusukan di Banyuwangi

Peresmian tersebut dilakukan Wakasal Ahmadi Heri, didampingi Dewan Pengawas Koperasi Kana, Vendy Harlin Ismanto, didampingi CEO Koperasi Kana, Jhonatan Danang Wardhana, dan wakil pengurus koperasi, Sandhy Ilham Riastu.

Tujuan berdirinya koperasi tersebut adalah untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan pembangunan ekonomi sosial dan mengekspor produk lokal ke mancanegara atau go Internasional.

“Koperasi baru ini mudah-mudahan mendapat respons baik dari masyarakat dan punya kesempatan bersinergi bisa mengekspor produk-produk UMKM ke luar negeri,” kata Laksamana Madya TNI Heri yang sekaligus sebagai Dewan Penasihat di Koperasi Konsumen Kana.

Menurutnya, selain harapan tersebut. Pendirian koperasi ini juga sesuai dengan program pemerintah, yakni mengurangi produk-produk impor dan membantu hasil produksi lokal untuk go internasional.

“Brown sugar salah satunya, di Koperasi Kana sedang mengembangkan potensi itu. Masyarakat kecil atau UMKM kalau dibantu akan lebih meningkat lagi (ekonominya, red),” ujarnya.

Baca Juga: Membangun Ekosistem Kesejahteraan Petani Tebu Lewat Inovasi Air Mineral

Sementara itu, Ketua Koperasi Konsumen Kana Jonathan Danang Wardhana menjelaskan koperasinya tidak bersifat menaruh dan meminjamkan uang. Namun lebih bersifat atau bergerak di bidang ekspor, mengumpulkan produk yang dimiliki anggota untuk dipasarkan di luar negeri.

“Mungkin seperti sarang burung walet, ada pabrik gula di luar negeri yang permintaan gula merah tinggi. Itu yang kami eksporkan,” jelasnya.

Pihaknya berharap pasca pandemi dan melalui koperasi yang dikelolanya itu dapat membantu peningkatan perekonomian masyarakat dan mampu meberikan pelatihan peningkatan hasil produksi dari para anggota koperasi untuk bersaing di luar negeri.

“Prinsip dasar koperasi saling gotong-royong. Yang paling berat menjaga konsistensi barang, kualitasnya terutama, tetapi sejauh ini masih bisa mengantisipasi,” bebernya.

Dalam peluang ekspor yang ada, diantaranya tingginya permintaan produk lokal dari beberapa negara seperti Hongkong, Filipina dan Malaysia. Menurutnya, hal itu menjadi peluang sehingga dapat dimanfaatkan oleh para anggota koperasi untuk mengekspor produknya.

“Kami punya channel ekspor kuat di kedutaan luar negeri. Dan saat ini ada Tiga negara itu yang kami fokuskan. Permintaan saat ini yang jelas sarang walet di Cina, kemudian gula di Filipina dan Malaysia yang tinggi minuman Royal Brewhouse produk asli Indonesia,” imbuh dia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.