Rabu, 22 Jul 2026 20:07 WIB

Dorong Ekspor Produk Lokal UMKM, Wakasal Resmikan Koperasi Kana

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 26 Agu 2023 16:35 WIB
Peresmian Koperasi Kana
Peresmian Koperasi Kana

selalu.id - Gerakan penyaluran produk-produk dalam negeri yang diolah oleh UMKM untuk bisa tembus pasar internasional terus digencarkan. Hal ini pun menjadi salah satu upaya peningkatan sektoral ekonomi terintegrasi Indonesia.

Terkait hal itu pula, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Tni Ahmadi Heri Purwono membuka dan meresmikan kantor Koperasi Konsumen Kana milik PT Indo Gula Joyoboyo di Jalan Mayjen Sungkono 154 HH, Surabaya. Sabtu (26/8/2023).

Baca Juga: Promosikan Produk Lokal, Risma Blusukan di Banyuwangi

Peresmian tersebut dilakukan Wakasal Ahmadi Heri, didampingi Dewan Pengawas Koperasi Kana, Vendy Harlin Ismanto, didampingi CEO Koperasi Kana, Jhonatan Danang Wardhana, dan wakil pengurus koperasi, Sandhy Ilham Riastu.

Tujuan berdirinya koperasi tersebut adalah untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan pembangunan ekonomi sosial dan mengekspor produk lokal ke mancanegara atau go Internasional.

“Koperasi baru ini mudah-mudahan mendapat respons baik dari masyarakat dan punya kesempatan bersinergi bisa mengekspor produk-produk UMKM ke luar negeri,” kata Laksamana Madya TNI Heri yang sekaligus sebagai Dewan Penasihat di Koperasi Konsumen Kana.

Menurutnya, selain harapan tersebut. Pendirian koperasi ini juga sesuai dengan program pemerintah, yakni mengurangi produk-produk impor dan membantu hasil produksi lokal untuk go internasional.

“Brown sugar salah satunya, di Koperasi Kana sedang mengembangkan potensi itu. Masyarakat kecil atau UMKM kalau dibantu akan lebih meningkat lagi (ekonominya, red),” ujarnya.

Baca Juga: Membangun Ekosistem Kesejahteraan Petani Tebu Lewat Inovasi Air Mineral

Sementara itu, Ketua Koperasi Konsumen Kana Jonathan Danang Wardhana menjelaskan koperasinya tidak bersifat menaruh dan meminjamkan uang. Namun lebih bersifat atau bergerak di bidang ekspor, mengumpulkan produk yang dimiliki anggota untuk dipasarkan di luar negeri.

“Mungkin seperti sarang burung walet, ada pabrik gula di luar negeri yang permintaan gula merah tinggi. Itu yang kami eksporkan,” jelasnya.

Pihaknya berharap pasca pandemi dan melalui koperasi yang dikelolanya itu dapat membantu peningkatan perekonomian masyarakat dan mampu meberikan pelatihan peningkatan hasil produksi dari para anggota koperasi untuk bersaing di luar negeri.

“Prinsip dasar koperasi saling gotong-royong. Yang paling berat menjaga konsistensi barang, kualitasnya terutama, tetapi sejauh ini masih bisa mengantisipasi,” bebernya.

Dalam peluang ekspor yang ada, diantaranya tingginya permintaan produk lokal dari beberapa negara seperti Hongkong, Filipina dan Malaysia. Menurutnya, hal itu menjadi peluang sehingga dapat dimanfaatkan oleh para anggota koperasi untuk mengekspor produknya.

“Kami punya channel ekspor kuat di kedutaan luar negeri. Dan saat ini ada Tiga negara itu yang kami fokuskan. Permintaan saat ini yang jelas sarang walet di Cina, kemudian gula di Filipina dan Malaysia yang tinggi minuman Royal Brewhouse produk asli Indonesia,” imbuh dia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.