Rabu, 04 Feb 2026 11:43 WIB

Dorong Ekspor Produk Lokal UMKM, Wakasal Resmikan Koperasi Kana

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 26 Agu 2023 16:35 WIB
Peresmian Koperasi Kana
Peresmian Koperasi Kana

selalu.id - Gerakan penyaluran produk-produk dalam negeri yang diolah oleh UMKM untuk bisa tembus pasar internasional terus digencarkan. Hal ini pun menjadi salah satu upaya peningkatan sektoral ekonomi terintegrasi Indonesia.

Terkait hal itu pula, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Tni Ahmadi Heri Purwono membuka dan meresmikan kantor Koperasi Konsumen Kana milik PT Indo Gula Joyoboyo di Jalan Mayjen Sungkono 154 HH, Surabaya. Sabtu (26/8/2023).

Baca Juga: Promosikan Produk Lokal, Risma Blusukan di Banyuwangi

Peresmian tersebut dilakukan Wakasal Ahmadi Heri, didampingi Dewan Pengawas Koperasi Kana, Vendy Harlin Ismanto, didampingi CEO Koperasi Kana, Jhonatan Danang Wardhana, dan wakil pengurus koperasi, Sandhy Ilham Riastu.

Tujuan berdirinya koperasi tersebut adalah untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan pembangunan ekonomi sosial dan mengekspor produk lokal ke mancanegara atau go Internasional.

“Koperasi baru ini mudah-mudahan mendapat respons baik dari masyarakat dan punya kesempatan bersinergi bisa mengekspor produk-produk UMKM ke luar negeri,” kata Laksamana Madya TNI Heri yang sekaligus sebagai Dewan Penasihat di Koperasi Konsumen Kana.

Menurutnya, selain harapan tersebut. Pendirian koperasi ini juga sesuai dengan program pemerintah, yakni mengurangi produk-produk impor dan membantu hasil produksi lokal untuk go internasional.

“Brown sugar salah satunya, di Koperasi Kana sedang mengembangkan potensi itu. Masyarakat kecil atau UMKM kalau dibantu akan lebih meningkat lagi (ekonominya, red),” ujarnya.

Baca Juga: Membangun Ekosistem Kesejahteraan Petani Tebu Lewat Inovasi Air Mineral

Sementara itu, Ketua Koperasi Konsumen Kana Jonathan Danang Wardhana menjelaskan koperasinya tidak bersifat menaruh dan meminjamkan uang. Namun lebih bersifat atau bergerak di bidang ekspor, mengumpulkan produk yang dimiliki anggota untuk dipasarkan di luar negeri.

“Mungkin seperti sarang burung walet, ada pabrik gula di luar negeri yang permintaan gula merah tinggi. Itu yang kami eksporkan,” jelasnya.

Pihaknya berharap pasca pandemi dan melalui koperasi yang dikelolanya itu dapat membantu peningkatan perekonomian masyarakat dan mampu meberikan pelatihan peningkatan hasil produksi dari para anggota koperasi untuk bersaing di luar negeri.

“Prinsip dasar koperasi saling gotong-royong. Yang paling berat menjaga konsistensi barang, kualitasnya terutama, tetapi sejauh ini masih bisa mengantisipasi,” bebernya.

Dalam peluang ekspor yang ada, diantaranya tingginya permintaan produk lokal dari beberapa negara seperti Hongkong, Filipina dan Malaysia. Menurutnya, hal itu menjadi peluang sehingga dapat dimanfaatkan oleh para anggota koperasi untuk mengekspor produknya.

“Kami punya channel ekspor kuat di kedutaan luar negeri. Dan saat ini ada Tiga negara itu yang kami fokuskan. Permintaan saat ini yang jelas sarang walet di Cina, kemudian gula di Filipina dan Malaysia yang tinggi minuman Royal Brewhouse produk asli Indonesia,” imbuh dia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.

Operasional Dermaga Jamrud Selatan Surabaya Kembali Normal Pasca Insiden Kapal Pacific 88

"Saat ini seluruh kegiatan operasional berjalan lancar dan terus dipantau secara intensif," kata Branch Manager Terminal Jamrud, Nilam Mirah Muh Junaedhy.

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.