Selasa, 03 Feb 2026 18:10 WIB

Wali Kota Eri Ajak Investor SIER Bersinergi Entaskan Kemiskinan di Surabaya

  • Penulis : Ading
  • | Jumat, 28 Jul 2023 09:48 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberi pengarahan di acara Navigating The Human Resources Landscape: Exploring Future Trends In Industry, di Wisma SIER Surabaya, Kamis (27/7/2023)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberi pengarahan di acara Navigating The Human Resources Landscape: Exploring Future Trends In Industry, di Wisma SIER Surabaya, Kamis (27/7/2023)

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya terus dorong pertumbuhan investasi yang berkesinambungan dengan pemberdayaan warga Surabaya sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Kota Pahlawan.

Perihal itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak seluruh tenant yang ada di PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) untuk saling bersinergi untuk merekrut tenaga kerja yang warga penduduk Surabaya. Teknisnya dengan menggandeng Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya, untuk mencari tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai yang dicari tenant.

"Saya terkadang merasa sedih, saat membuka atau memberikan izin investasi baru seluas-luasnya, tapi yang bekerja bukan orang Surabaya. Seharusnya karena investasinya di Surabaya, harusnya yang bekerja mayoritas juga orang Surabaya," ujar Wali Kota Eri, saat memberikan pengarahan dalam acara Navigating The Human Resources Landscape: Exploring Future Trends In Industry, di Hall Basrani Rizal, Wisma SIER Surabaya, Kamis (27/7/2023) yang menghadirkan pembicara dari Forkom tenant SIER, Daya Lima DDI, dan Meratus.

Wali Kota Eri mengatakan di depan perwakilan tenant dan investor kawasan industri SIER, selama ini memang tidak ada kerjasama antara Pemkot Surabaya dan perusahaan dalam mencari tenaga kerja. Untuk itu, ia menawarkan konsep link and match pencarian tenaga kerja yang melibatkan Pemkot Surabaya dalam hal ini melalui Disnaker.

"Jika perusahaan di SIER membutuhkan tenaga kerja, bisa menghubungi disnaker. Selanjutnya disnaker akan mencari dan memberikan pelatihan sesuai yang dibutuhkan perusahaan. Dengan begitu, jika warga Surabaya yang sudah diberikan pekerjaan itu tidak bekerja dengan baik, bisa ikut memberikan peringatan keras juga, tidak hanya perusahaan saja," ungkapnya.

Wali Kota Eri kemudian memberikan apresiasi salah satu perusahaan di kawasan SIER yang lebih 80 persen karyawannya adalah orang Surabaya yakni PT Sampoerna. Bahkan perusahaan tersebut juga sangat gencar memberikan corporate social responsibility (CSR) untuk warga Kota Pahlawan.

“Seperti Sampoerna itu, bagus komunikasinya. Saya dorong pengelola kawasan industri SIER untuk aktif sosialisasi dan mengumpulkan data, berapa jumlah orang Surabaya dan luar Surabaya yang bekerja di tenant-tenant SIER. Dengan begitu, saya bisa tahu berapa orang Surabaya yang bekerja di kawasan industri SIER. Biar juga pemerintah bisa adaptasi dan melakukan pelatihan, tenaga kerja bagaimana sih yang dibutuhkan di industri-industri ini. Kalau perlu kesesuaian kurikulum khususnya pendidikan vokasi agar yang diinginkan dunia usaha dan industri sesuai dengan kualifikasi pendidikan,” ungkapnya.

Permintaan itu harus disampaikannya, kata Wali Kota Eri, karena ujungnya dia ingin mengurangi jumlah orang miskin di Surabaya. "Saya berharap ada sinergitas antara Pemkot Surabaya dengan investor. Sebab tujuan utamanya dibukanya investasi adalah untuk mengurangi kemiskinan. Caranya dengan mengambil tenaga kerja dari penduduk sekitar perusahaan itu berdiri," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT SIER Didik Prasetiyono mengatakan, SIER siap melakukan sinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya, Sidoarjo dan Kabupaten Pasuruan dimana tempat kawasan industri yang dikelola SIER berada.

“Tantangannya tentunya adalah pemenuhan kualifikasi pekerja, tentunya bila ada yang berdomisili dekat industri akan sangat membantu. Menjadi tanggung jawab bersama untuk peningkatan kualitas pendidikan, dan pelatihan keterampilan tenaga kerja tersedia. Keinginan kita tentunya sama dengan yang Pak Wali Kota sampaikan, industrialisasi bisa mengurangi kesenjangan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”  pungkas Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga ini. (Adg)

Baca Juga: Kado Istimewa di Peringatan Bulan K3 Nasional 2026, SIER Raih Sertifikat SMK3 dari Kemnaker RI

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.