Jumat, 05 Jun 2026 21:42 WIB

Disaksikan Khofifah, Megawati dan Wali Kota Eri Kompak Puji Hasil Kerja Risma saat Peresmian Kebun Raya Mangrove

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Jul 2023 12:27 WIB
Megawati dalam peresmian Kebun Raya Mangrove bersama Wali Kota Eri dan Gubernur Khofifah
Megawati dalam peresmian Kebun Raya Mangrove bersama Wali Kota Eri dan Gubernur Khofifah

selalu.id - Kebun Mangrove Gunung Anyar Surabaya telah diresmikan sebagai Kebun Raya Mangrove oleh Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) Megawati Soekarnoputri, Rabu (26/7/2023).

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Peresmian ini dihadiri pula oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"Hari ini bisa menghadiri peresmian Kebun Raya Mangrove di kota Surabaya dan diresmikan langsung oleh ibu Megawati Soekarnoputri," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sambutannya.

Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa di balik keberhasilan kebun mangrove Gunung Anyar ada andil besar dari Tri Rismaharini sebagai mantan Wali Kota Surabaya periode sebelumnya yang mempertahankan tempat ini sebagai wisata konservasi mangrove, Gunung Anyar.

"Dulu Ibu Risma berdarah-berdarah mempertahankan tempat ini, sehingga tidak ada yang masuk merusak tempat ini hingga sekarang berkembang menjadi konservasi mangrove seperti ini," ungkap Eri.

Dihadapan Mantan Presiden Ke 5 Republik Indonesia, Eri pun meminta arahan Megawati agar Kebun Raya Mangrove ini agar tak hanya tempat edukasi dan pariwisata, tetap tempat gerak anak muda mencintai lingkungan.

"Mohon arahan dan bimbingan agar mangrove ini lebih baik. Disini ada 57 spesies. Kami akan bekerja sama dengan tempat lain untuk menambah spesies," jelasnya.

Lebih lanjut Eri mengungkapkan bahwa Kebun Raya Mangrove juga memperdayakan ekonomi masyarakat Surabaya, khususnya untuk warga miskin.

"Mangrove ini juga tempat bekerja warga Surabaya, wahana-wahana disini dikelola oleh masyarakat, sehingga ini juga menjadi bisa mengentas kemiskinan di Surabaya," jelasnya

Sementara, Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDI-Perjuangan mengungkapkan bahwa Kebun Raya Mangrove ini adalah bentuk tribut atas inisiasi mantan Wali Kota Surabaya sebelumnya, Tri Rismaharini.

"Ini inisiasi saya kepada bu Risma, dulu bertanya kepada saya di Kenjeran beliau bilang untuk menanam apa agar tidak gersang. Saya bilang cari pohon cemara udang," ungkap Megawati.

Mega menilai bahwa pohon cemara udang ini bisa sebagai tempat menahan apabila ada banjir rob atau tsunami.

"Pohon cemara udang ini cabang akarnya masuk masuk. Kalau tsunami bahaya, kan tinggi dan tekanannya dahsyat. Jadi pohon Ini bisa memecah akarnya sangat kuat, maka gak bisa roboh," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.