Senin, 07 Sep 2026 06:32 WIB

Disaksikan Khofifah, Megawati dan Wali Kota Eri Kompak Puji Hasil Kerja Risma saat Peresmian Kebun Raya Mangrove

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Jul 2023 12:27 WIB
Megawati dalam peresmian Kebun Raya Mangrove bersama Wali Kota Eri dan Gubernur Khofifah
Megawati dalam peresmian Kebun Raya Mangrove bersama Wali Kota Eri dan Gubernur Khofifah

selalu.id - Kebun Mangrove Gunung Anyar Surabaya telah diresmikan sebagai Kebun Raya Mangrove oleh Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) Megawati Soekarnoputri, Rabu (26/7/2023).

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Peresmian ini dihadiri pula oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"Hari ini bisa menghadiri peresmian Kebun Raya Mangrove di kota Surabaya dan diresmikan langsung oleh ibu Megawati Soekarnoputri," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sambutannya.

Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa di balik keberhasilan kebun mangrove Gunung Anyar ada andil besar dari Tri Rismaharini sebagai mantan Wali Kota Surabaya periode sebelumnya yang mempertahankan tempat ini sebagai wisata konservasi mangrove, Gunung Anyar.

"Dulu Ibu Risma berdarah-berdarah mempertahankan tempat ini, sehingga tidak ada yang masuk merusak tempat ini hingga sekarang berkembang menjadi konservasi mangrove seperti ini," ungkap Eri.

Dihadapan Mantan Presiden Ke 5 Republik Indonesia, Eri pun meminta arahan Megawati agar Kebun Raya Mangrove ini agar tak hanya tempat edukasi dan pariwisata, tetap tempat gerak anak muda mencintai lingkungan.

"Mohon arahan dan bimbingan agar mangrove ini lebih baik. Disini ada 57 spesies. Kami akan bekerja sama dengan tempat lain untuk menambah spesies," jelasnya.

Lebih lanjut Eri mengungkapkan bahwa Kebun Raya Mangrove juga memperdayakan ekonomi masyarakat Surabaya, khususnya untuk warga miskin.

"Mangrove ini juga tempat bekerja warga Surabaya, wahana-wahana disini dikelola oleh masyarakat, sehingga ini juga menjadi bisa mengentas kemiskinan di Surabaya," jelasnya

Sementara, Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDI-Perjuangan mengungkapkan bahwa Kebun Raya Mangrove ini adalah bentuk tribut atas inisiasi mantan Wali Kota Surabaya sebelumnya, Tri Rismaharini.

"Ini inisiasi saya kepada bu Risma, dulu bertanya kepada saya di Kenjeran beliau bilang untuk menanam apa agar tidak gersang. Saya bilang cari pohon cemara udang," ungkap Megawati.

Mega menilai bahwa pohon cemara udang ini bisa sebagai tempat menahan apabila ada banjir rob atau tsunami.

"Pohon cemara udang ini cabang akarnya masuk masuk. Kalau tsunami bahaya, kan tinggi dan tekanannya dahsyat. Jadi pohon Ini bisa memecah akarnya sangat kuat, maka gak bisa roboh," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.