Jumat, 05 Jun 2026 21:42 WIB

BFI Finance Dorong Pengusaha Percetakan untuk Memiliki Mesin Digital Printing Melalui Pembiayaan Inklusif

Abi Gayuh Sopana , Machinery Product Manager. Bambang Hartoyo, Area Manager BFI Finance Surabaya. Amelia Tjahjadi : Machinery Product Head.
Abi Gayuh Sopana , Machinery Product Manager. Bambang Hartoyo, Area Manager BFI Finance Surabaya. Amelia Tjahjadi : Machinery Product Head.

selalu.id - Teknologi percetakan digital telah merevolusi industri dengan kemampuannya untuk menghasilkan cetakan berkualitas tinggi dalam jumlah kecil hingga sedang. Mesin cetak digital kini telah dilengkapi dengan teknologi canggih, yang memungkinkan personalisasinya lebih baik, fleksibilitas produksi, dan waktu respon yang cepat. Kemajuan ini yang kemudian mengubah ekosistem dunia usaha percetakan.

Oleh karena itu, BFI Finance mendorong pelaku usaha percetakan agar dapat mengakses atau memiliki mesin-mesin cetak modern yang hari ini telah dilahirkan sehingga para pelaku usaha percetakan menjadi bagian dari kemajuan teknologi tersebut.

Baca Juga: Kunjungi UII Yogyakarta, DSI YPTA Surabaya Intip Rahasia Transformasi Digital

"Revolusi teknologi dalam industri percetakan ini sudah terjadi. Seperti yang kita lihat dalam pameran ini, percetakan sudah masuk dalam objek tiga dimensi, atau yang biasa kita sebut percetakan 3D. Mesin cetak 3D dapat mencetak objek tiga dimensi dari berbagai material, mulai dari plastik hingga logam. Teknologi ini tidak hanya memberikan kecepatan dan efisiensi, tetapi juga pada kebutuhan manufacturing yang bersifat massal hingga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan individu. Ini adalah kemajuan yang harus direspon dan pelaku industri harus dapat mengaksesnya," ujar Bambang Hartoyo, Area Manager BFI Finance Surabaya.

Baca Juga: Bawa Nama BFI, Oknum DC Nyaris Rampas Paksa Mobil Mewah Cash di Surabaya

BFI Finance sebagai perusahaan pembiayaan ingin mendorong para pelaku usaha percetakan, dari percetakan offset dan fleksogram tradisional ke mesin percetakan offset dan fleksograf yang lebih canggih. Maka dari itu, BFI Finance hadir dalam Pameran Surabaya Printing Expo (SPE) 2023 yang diselengarakan di Grand City Surabaya, dari tanggal 20 hingga 23 Juli 2023.

Baca Juga: Pengamat Soroti Videotron Ruang Paripurna DPRD Surabaya: Digitalisasi Layanan Publik Lebih Utama

"Melalui pembiayaan secara inklusif bagi pelaku usaha percetakan, kami mendorong agar pemanfaatan inovasi teknologi ini dapat memberikan kesempatan dan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi ekosistem dunia percetakan di Indonesia. Dalam kesempatan pameran ini, BFI Finance memberikan kemudahan pembiayaan promo bunga 0�gi pelaku usaha yang memperbaharui teknologi mesin cetaknya, dengan catatan semua persyaratan sudah lengkap dan sesuai. Promo ini berlaku untuk pembelian unit di supplier yang sudah bekerjasama dengan BFI Finance dan promo bunga diperuntukan untuk tahun pertama pembiayaan dengan periode pengajuan 20 Juli hingga 20 Oktober 2023," tutup Amelia Tjahjadi, Machinery Product Head BFI Finance.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.