Minggu, 06 Sep 2026 08:39 WIB

BFI Finance Dorong Pengusaha Percetakan untuk Memiliki Mesin Digital Printing Melalui Pembiayaan Inklusif

Abi Gayuh Sopana , Machinery Product Manager. Bambang Hartoyo, Area Manager BFI Finance Surabaya. Amelia Tjahjadi : Machinery Product Head.
Abi Gayuh Sopana , Machinery Product Manager. Bambang Hartoyo, Area Manager BFI Finance Surabaya. Amelia Tjahjadi : Machinery Product Head.

selalu.id - Teknologi percetakan digital telah merevolusi industri dengan kemampuannya untuk menghasilkan cetakan berkualitas tinggi dalam jumlah kecil hingga sedang. Mesin cetak digital kini telah dilengkapi dengan teknologi canggih, yang memungkinkan personalisasinya lebih baik, fleksibilitas produksi, dan waktu respon yang cepat. Kemajuan ini yang kemudian mengubah ekosistem dunia usaha percetakan.

Oleh karena itu, BFI Finance mendorong pelaku usaha percetakan agar dapat mengakses atau memiliki mesin-mesin cetak modern yang hari ini telah dilahirkan sehingga para pelaku usaha percetakan menjadi bagian dari kemajuan teknologi tersebut.

Baca Juga: BFI Finance Buka Ruang Edukasi Pembiayaan dan Otomotif lewat NGOPI 

"Revolusi teknologi dalam industri percetakan ini sudah terjadi. Seperti yang kita lihat dalam pameran ini, percetakan sudah masuk dalam objek tiga dimensi, atau yang biasa kita sebut percetakan 3D. Mesin cetak 3D dapat mencetak objek tiga dimensi dari berbagai material, mulai dari plastik hingga logam. Teknologi ini tidak hanya memberikan kecepatan dan efisiensi, tetapi juga pada kebutuhan manufacturing yang bersifat massal hingga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan individu. Ini adalah kemajuan yang harus direspon dan pelaku industri harus dapat mengaksesnya," ujar Bambang Hartoyo, Area Manager BFI Finance Surabaya.

Baca Juga: Rekomendasi Headset Olahraga Terbaik dan Murah dengan Harga Mulai Rp200 Ribuan

BFI Finance sebagai perusahaan pembiayaan ingin mendorong para pelaku usaha percetakan, dari percetakan offset dan fleksogram tradisional ke mesin percetakan offset dan fleksograf yang lebih canggih. Maka dari itu, BFI Finance hadir dalam Pameran Surabaya Printing Expo (SPE) 2023 yang diselengarakan di Grand City Surabaya, dari tanggal 20 hingga 23 Juli 2023.

Baca Juga: Hadir di Surabaya Printing Expo 2026, BFI Finance Beri Kemudahan Investasi dan Ekspansi Industri Percetakan

"Melalui pembiayaan secara inklusif bagi pelaku usaha percetakan, kami mendorong agar pemanfaatan inovasi teknologi ini dapat memberikan kesempatan dan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi ekosistem dunia percetakan di Indonesia. Dalam kesempatan pameran ini, BFI Finance memberikan kemudahan pembiayaan promo bunga 0�gi pelaku usaha yang memperbaharui teknologi mesin cetaknya, dengan catatan semua persyaratan sudah lengkap dan sesuai. Promo ini berlaku untuk pembelian unit di supplier yang sudah bekerjasama dengan BFI Finance dan promo bunga diperuntukan untuk tahun pertama pembiayaan dengan periode pengajuan 20 Juli hingga 20 Oktober 2023," tutup Amelia Tjahjadi, Machinery Product Head BFI Finance.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.