Kamis, 04 Jun 2026 09:43 WIB

DPRD Surabaya Usulkan Pendidikan Bahaya Narkoba Pada Siswa SMP dan SMA

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 16 Jul 2023 14:15 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah

selalu.id - DPRD Surabaya mengusulkan perlu adanya materi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan dimulai pada Senin (17/7/2023) besok.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah menilai bahwa materi tentang bahaya narkoba ini sangat penting, khususnya bagi siswa yang menginjak SMP) maupun menengah atas (SMA).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sebab, menurutnya, masa usia sekolah menengah ini adalah masa dimana seorang anak memiliki rasa ingin tahu sangat besar, termasuk rasa ingin tahu soal narkoba.

"Pihak sekolah bisa menggandeng atau bekerja sama dengan Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Surabaya, atau BNN (Badan Narkotika Nasional) Kota Surabaya, untuk pemberian materinya," kata Khusnul, kepada selalu.id, Minggu (16/7/2023).

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Khusnul juga menilai bahwa momen MPLS ini adalah waktu yang sangat tepat untuk menerangkan jenis-jenis narkoba, bentuknya, efeknya, bahayanya hingga undang-undang yang mengatur dan ancaman hukumannya.

"Siswa-siswa yang mulai beranjak dewasa ini perlu tahu soal narkoba, bahayanya dan lain sebagainya. Kita harus selamatkan generasi muda kita dari narkoba, yang sudah merangsek masuk menyasar anak-anak sekolah," ungkap anggota Fraksi PDI Perjuangan.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Dengan adanya sosialisasi P4GN, kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini, diharapkan para siswa memiliki wawasan dan pengetahuan tentang narkoba, dan bagaimana cara pencegahannya. Baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya, termasuk lingkungan pertemannya.

“Saya kira materi tentang P4GN ini harus mendapat perhatian dari sekolah. Jadi saat MPLS jangan hanya soal materi pengenalan soal sekolah saja, namun juga materi-materi lain yang memberikan wawasan luas bagi siswa untuk menatap masa depannya. Salah satunya soal bahaya narkoba,” pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.