Selasa, 03 Feb 2026 18:54 WIB

Cegah Stunting, Pemkot Surabaya Dirikan Sekolah Orang Tua Hebat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Jun 2023 09:41 WIB
SOTH
SOTH

Selalu.id - Pemkot Surabaya mendirikan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) guna upaya melakukan pencegahan stunting pada anak.

SOTH itu dirikan juga untuk menuntaskan  terjadinya kasus stunting akibat kurang tepatnya pola asuh orang tua kepada anak-anak.

Bersama Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani mengatakan sebanya 5 SOTH Bina Keluarga Balita (BKB) percontohan di Surabaya.

Di antaranya ialah BKB Harapan Bangsa Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, BKB Pucang Kencana Kelurahan Pucang Sewu Kecamatan Gubeng, BKB Kuncup Teratai Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng,

Kemudian, BKB Puspa Hati Kelurahan Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo; dan BKB Dahlia Indah Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo Surabaya.

Rini menjelaskan pelaksanaan SOTH di Kota Surabaya, juga telah dilengkapi dengan kurikulum pendidikan, silabus, pemetaan instruktur, rencana kegiatan pembelajaran, perangkat monitoring, jurnal, absensi peserta, absensi pengelola, buku tamu, hingga mars SOTH. 

Ia menilai SOTH berfungsi untuk membangun komitmen dalam berkomunikasi antara orang tua dengan anak. Yakni, memberikan program intensif kepada orang tua balita yang sebagian besar adalah generasi milenial.

Menurutnya terjadinya stunting tidak hanya mengenai persoalan ekonomi,  penyakit bawaan, maupun kurangnya mengkonsumsi makanan bergizi.

Melainkan, 50 persen diantaranya, disebabkan oleh kurang tepatnya pola asuh pada anak. Oleh sebab itu, SOTH merupakan sekolah pengasuhan untuk meningkatkan kemampuan orang tua dalam mengasuh balita, khususnya agar lebih memahami kebutuhan psikologis anak.

“InsyaAllah akan kita bentuk SOTH lainnya di 153 kelurahan yang tersebar di 31 kecamatan di Surabaya. Jadi saat orang tua mengikuti SOTH, mereka belajar dan mendapat materi. Di sisi lain, anak-anak mereka bisa bermain untuk melatih gerak motoriknya, tentunya dengan pendampingan dari kami,” Senin (26/6/2023).

Lebih lanjut Rini menjelaskan, SOTH juga melakukan berbagai inovasi, balita diharapkan bisa merasa betah selama menunggu orang tua mereka belajar. Ia mencontohkan, ketika orang tua belajar, balita dapat bermain trampolin, jungkat-jungkit, ayunan, perosotan, hingga berenang. Setelah itu, balita mendapat makanan bergizi, seperti susu maupun makanan bergizi yang lainnya.

“Seluruh warga Surabaya bisa mengakses SOTH. Bahkan sekarang Balai RW sudah diperbaiki, sehingga kita bisa mensinergikan ini di masing-masing Balai RW,” jelasnya.

Para peserta SOTH, kata dia, terdiri dari orang tua yang memiliki anak balita. Para orang tua tersebut berkomitmen untuk mengikuti 13 pertemuan. Oleh sebab itu, ia berencana mensinergikan SOTH dengan beberapa program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif.

“Nanti juga ada wisudanya. Jadi diperlukan komitmen bahwa dalam 13 kali pertemuan tidak boleh absen,” ungkapnya.

Ke depannya, PKK Kota Surabaya akan membentuk SOTH di 153 kelurahan bagi ibu dari balita pra stunting dan balita stunting.  Materi yang diberikan berkaitan dengan penurunan anak stunting dan pencegahan pra sunting.

“Misalkan pola makan bagi anak pra stunting, sanitasi, air bersih, rumah sehat bagi anak pra stunting, pemberian protein hewani pada mpasi bagi anak pra stunting, hingga memantau tumbuh kembang balita pra stunting,” terangnya.

Di sisi lain, Rini tak menyangka bahwa para peserta SOTH di BKB Harapan Bangsa Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes Surabaya sangat atraktif. Selama empat kali pertemuan, ia menjelaskan bahwa para peserta mulai merubah pola asuh mereka kearah yang lebih baik.

Perubahan tersebut, menyesuaikan dengan perkembangan anak. Baik dari segi fisik maupun dari segi psikologi. Harapannya, dengan mengikuti SOTH, orang tua dapat menambah ilmu dan wawasan dalam mendidik anak, serta dapat melahirkan generasi berkualitas dan terampil agar siap menerima tantangan di era digital.

“Ternyata mereka sudah merasakan banyak perubahan, yang dulu sering memarahi anaknya, sekarang tidak. Ketika menghadapi anaknya yang satu, berbeda dengan anaknya yang lain. Jadi mereka sudah merasakan manfaat ketika mengikuti SOTH,” jelasnya.

Sementara itu, Indah Mustofa salah satu peserta SOTH di di BKB Harapan Bangsa Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes Surabaya, mengaku banyak menerima manfaat selama mengikuti program tersebut. Kini, ia bersama sang suami menjadi lebih memahami karakter anak.

“Alhamdulillah selama saya mengikuti SOTH pada empat pertemuan ini, banyak sekali manfaat yang saya dapatkan. Sebelum saya ikut SOTH ini, dulu saat anak tidak mendengarkan saya berbicara, saya memberikan hukuman fisik, entah mencubit atau memukul. Setelah mengetahui SOTH, saya mengerti metode atau cara berkomunikasi yang baik untuk anak,” kata Indah Mustofa

Senada dengan hal itu, Rizki Amalia, peserta SOTH lainnya di BKB Harapan Bangsa Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes Surabaya mengatakan, materi yang diberikan selama pelaksanaan SOTH dimulai dari masa hamil hingga melahirkan. Materi tersebut, membuatnya mengerti kebutuhan gizi bagi anak sejak dalam kandungan.

“Selama ikut SOTH, saya lebih tahu cara menjaga kesehatan saat hamil, cara menyusui, dan cara mendidik anak dengan baik. Dulu sebelum ikut SOTH, sering mengikuti keinginan anak, tapi sekarang saya lebih tahu metode membimbing dan mendidik anak,” pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Pemkot Surabaya Targetkan Nol Kasus Stunting di 2027, Begini Caranya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.