Selasa, 03 Feb 2026 20:12 WIB

Anak Dibakar Ayah Tiri, Pemkot Komitmen Tanggung Biaya Pengobatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Mei 2023 17:54 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Beberapa waktu lalu, satu keluarga di Lontar, Sambikerep Surabaya Pemkot Surabaya menjadi korban dugaan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) yang dilakukan oleh ayah tiri, hingga hari ini masih menjalani perawatan intensif.

Untuk membantu korban, Pemkot pun berkomitmen untuk menanggung biaya perawatan dan pengobatan, sang anak.

Kasus KDRT berawal S (53) yang membakar N (36) istri sirinya. Tak hanya itu, S juga membakar dua anak tirinya masing-masing DR (22) dan AB (8) di rumah korban, Jumat (14/4/2023) lalu.

Akibatnya, keempat korban yang mengalami luka bakar itu yakni tersangka suami S, istrinya NN , serta 2 orang anaknya yakni DR dan AB (8). Mirisnya, NN yang telah dirawat selama tiga hari dinyatakan meninggal dunia.

Pengobatan ditanggung Pemkot itu disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi usai menggelar pertemuan bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce di Balai Kota Surabaya, Rabu (17/5/2023).

"Saya matur nuwun (terima kasih) sama Pak Kapolrestabes terkait penangangan sigap warga yang dibakar suami sirinya di Sambikerep. Itu alhamdulillah dengan penanganan Pak Kapolrestabes Surabaya yang cepat, maka prosesnya juga sudah berjalan," kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Eri mengungkapkan, sebelumnya dirinya  bersama Kapolrestabes Surabaya telah mendiskusikan terkait kasus tersebut. Termasuk pula berkaitan dengan biaya perawatan dan pengobatan luka bakar korban di RSUD dr Soetomo Surabaya.

"Alhamdulillah terkait biaya yang disampaikan, biayanya ditanggung sendiri itu tidak. Karena sebenarnya biaya itu dibiayai RSUD dr Soetomo dan pemerintah kota," ungkapnya.

Tak hanya itu, Eri juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan RSUD dr Soetomo Surabaya.

"Sehingga kami yang di pemerintah kota juga memberikan yang terbaik bagi warga Kota Surabaya," katanya.

Ia mengungkapkan, selama ini Pemkot Surabaya terus memonitor berjalannya kasus tersebut. Pasalnya, seperti kasus yang terjadi di Sambikerep ini biaya perawatan korban tidak bisa dicover menggunakan BPJS Kesehatan.

"Karena memang tidak bisa seperti itu ditanggung BPJS. Tapi kita sudah berbicara dengan RSUD dr Soetomo dan kita sudah sampaikan kepada keluarga (korban) agar tidak usah bingung, karena (biaya) sudah ditanggung pemerintah. Jadi itu yang kita lakukan bersama Pak Kapolrestabes Surabaya," jelasnya.

Lebih lanjut Eri menyampaikan terima kasih kepada Kapolrestabes Surabaya karena terus menjaga kondusifitas di Kota Pahlawan. Termasuk pula dalam penyelesaian kasus-kasus seperti di Sambikerep.

"Alhamdulillah sampai saat ini Pak Kapolres terus menjaga situasi yang kondusif di Kota Surabaya dan juga proses-proses pemeriksaan yang cepat akhirnya semua bisa kita lewati," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global.