Jumat, 05 Jun 2026 04:53 WIB

Gara-gara ini Wali Kota Eri Protes Kantor Pos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Mei 2023 10:17 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi protes kepada pihak Kantor Pos di Surabaya yang membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga malam hari.

Meski BLT merupakan kewenangan dari pemerintah pusat yang bekerjasama dengan Kantor Pos yang mengatur waktu penyaluran bantuan.

Eri mengatakan penyaluran BLT pada malam hari dapat menyebabkan banyak resiko untuk keselamatan warga Surabaya.

"Kasihan warga saya kalau penyalurannya malam hari. Banyak resiko juga kalau penyalurannya itu pada saat malam hari. Karena penyaluran BLT malam hari dapat membahayakan keselamatan warga Surabaya, kan banyak yang sepuh (tua)" kata Eri, Selasa (9/5/2023).

Oleh karena itu, Eri berharap pembagian BLT di Surabaya tidak lagi dilakukan pada sore hingga malam hari. Namun, diganti mulai pagi hari hingga siang.

Bahkan, ia meminta sehari sebelumnya warga itu diberikan undangan, lalu keesokan harinya mulai pagi hingga siang dilakukan penyaluran di Kantor Pos.

“Saya harap tidak ada lagi yang menyalurkan BLT di malam hari. Sebaiknya itu dilakukan pada saat jam kerja, mulai pagi sampai siang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial  Surabaya Anna Fajriyatin menjelaskan, penyaluran BLT yang dilakukan kali ini adalah penyaluran program dana bantuan sosial program sembako yang masuk pada triwulan 1 atau periode Januari-Maret 2023.

Kata dia, penyalurannya itu diatur langsung oleh Kantor Pos, sehingga dalam penyalurannya itu bukan menjadi kewenangan Pemkot Surabaya.

“Nah, yang sangat disayangkan penyalurannya itu ternyata dilakukan pada malam hari, makanya atas arahan Pak Wali Kota, Pemkot mengirimkan surat keberatan kepada Kantor Pos demi keselamatan warga Surabaya,” ujarnya.

Dalam surat tersebut, Pemkot juga meminta Kantor Pos melakukan penyaluran BLT itu pada saat pagi hari sampai siang hari.

Bahkan, dalam surat tersebut Pemkot juga meminta kantor pos untuk mengirimkan undangan pengambilan BLT itu sehari sebelum pengambilan, supaya warga juga bisa siap dan mengatur waktunya.

“Semoga surat keberatan ini bisa didengar dan dipahami oleh pihak Kantor Pos, sehingga ke depan tidak ada lagi BLT yang diserahkan pada malam hari,” pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Penyaluran BLT Permakanan Harus Tepat Sasaran

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.