Jumat, 05 Jun 2026 16:09 WIB

Pengamat SCG Sebut Megawati Cermat Umumkan Ganjar Capres saat Libur Lebaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Apr 2023 16:35 WIB
Pengamat politik SCG
Pengamat politik SCG

selalu.id - Political Srategist lembaga riset politik Surabaya Consulting Group (SCG), Aprizaldi, memuji kecermatan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Aprizaldi menyebut ada tiga aspek yang menjadikan pengumuman Ganjar capres sebagai momentum yang luar biasa.

Pertama, lanjut Aprizaldi, saat ini musim mudik Lebaran. Kementerian Perhubungan memprediksi selama masa libur Lebaran, pergerakan masyarakat mencapai 123,8 juta orang.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Jutaan orang penuh kegembiraan kembali ke kampung halaman. Pengumuman Mas Ganjar capres akan menjadi pembicaraan positif penuh antusias di kampung-kampung, di desa-desa, di warung-warung kuliner legendaris, di destinasi wisata, dalam suasana silaturahim penuh keakraban dan kegembiraan," ujar Aprizaldi kepada media, Jumat (21/4/2023).

Dari sisi komunikasi politik, lanjut Aprizaldi, Megawati menunjukkan kematangannya dalam membaca fenomena masyarakat.

"Ini seperti membawa Ganjar Pranowo dalam perbincangan masif selama musim mudik. Artinya, pemudik menjadi semacam jurkam. Luar biasa strategi Bu Mega," ujar Aldi, sapaan akrab aktivis 1998 asal Surabaya tersebut.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Aspek kedua, papar Aldi, adalah “element of surprise”. Dalam momentum politik, diperlukan elemen kejutan. Pengumuman Ganjar sebagai capres memiliki daya kejut yang luar biasa, termasuk mengejutkan partai lain.

"Mengapa mengejutkan? Karena pas momen mudik Lebaran. Ini memenuhi syarat ‘element of surprise’ dalam sebuah momentum politik," ujar Aldi.

Aldi menambahkan, aspek ketiga tentu saja kecermatan Megawati dalam membaca kehendak rakyat. Ganjar menjadi simbol harapan rakyat. Menurut Aldi, Ganjar juga menjadi bagian dari imajinasi rakyat tentang pemimpin pro wong cilik sebagaimana Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Ganjar memiliki kesamaan prinsip kerakyatan dengan Presiden Jokowi. Ini yang menjadi penjelas elektabilitas Ganjar relatif terus berada di posisi teratas. Artinya kehendak rakyat luas adalah Ganjar, dan ini dibaca Ibu Megawati secara tepat. Apalagi pengumuman hari ini juga dihadiri Presiden Joko Widodo," ujar Aldi.

"Dan dengan demikian, pengumuman hari ini sebagai pesan kuat pentingnya keberlanjutan pembangunan. Dengan tingkat kepuasan rakyat ke Presiden Jokowi di atas 75 persen, pesannya adalah keinginan menjaga keberlanjutan pembangunan. Kehadiran Pak Jokowi menemani pengumuman Mas Ganjar capres menegaskan hal tersebut," pungkas Aldi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.