Minggu, 06 Sep 2026 16:34 WIB

Pengamat SCG Sebut Megawati Cermat Umumkan Ganjar Capres saat Libur Lebaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Apr 2023 16:35 WIB
Pengamat politik SCG
Pengamat politik SCG

selalu.id - Political Srategist lembaga riset politik Surabaya Consulting Group (SCG), Aprizaldi, memuji kecermatan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Aprizaldi menyebut ada tiga aspek yang menjadikan pengumuman Ganjar capres sebagai momentum yang luar biasa.

Pertama, lanjut Aprizaldi, saat ini musim mudik Lebaran. Kementerian Perhubungan memprediksi selama masa libur Lebaran, pergerakan masyarakat mencapai 123,8 juta orang.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Jutaan orang penuh kegembiraan kembali ke kampung halaman. Pengumuman Mas Ganjar capres akan menjadi pembicaraan positif penuh antusias di kampung-kampung, di desa-desa, di warung-warung kuliner legendaris, di destinasi wisata, dalam suasana silaturahim penuh keakraban dan kegembiraan," ujar Aprizaldi kepada media, Jumat (21/4/2023).

Dari sisi komunikasi politik, lanjut Aprizaldi, Megawati menunjukkan kematangannya dalam membaca fenomena masyarakat.

"Ini seperti membawa Ganjar Pranowo dalam perbincangan masif selama musim mudik. Artinya, pemudik menjadi semacam jurkam. Luar biasa strategi Bu Mega," ujar Aldi, sapaan akrab aktivis 1998 asal Surabaya tersebut.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Aspek kedua, papar Aldi, adalah “element of surprise”. Dalam momentum politik, diperlukan elemen kejutan. Pengumuman Ganjar sebagai capres memiliki daya kejut yang luar biasa, termasuk mengejutkan partai lain.

"Mengapa mengejutkan? Karena pas momen mudik Lebaran. Ini memenuhi syarat ‘element of surprise’ dalam sebuah momentum politik," ujar Aldi.

Aldi menambahkan, aspek ketiga tentu saja kecermatan Megawati dalam membaca kehendak rakyat. Ganjar menjadi simbol harapan rakyat. Menurut Aldi, Ganjar juga menjadi bagian dari imajinasi rakyat tentang pemimpin pro wong cilik sebagaimana Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Ganjar memiliki kesamaan prinsip kerakyatan dengan Presiden Jokowi. Ini yang menjadi penjelas elektabilitas Ganjar relatif terus berada di posisi teratas. Artinya kehendak rakyat luas adalah Ganjar, dan ini dibaca Ibu Megawati secara tepat. Apalagi pengumuman hari ini juga dihadiri Presiden Joko Widodo," ujar Aldi.

"Dan dengan demikian, pengumuman hari ini sebagai pesan kuat pentingnya keberlanjutan pembangunan. Dengan tingkat kepuasan rakyat ke Presiden Jokowi di atas 75 persen, pesannya adalah keinginan menjaga keberlanjutan pembangunan. Kehadiran Pak Jokowi menemani pengumuman Mas Ganjar capres menegaskan hal tersebut," pungkas Aldi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.