Jumat, 25 Sep 2026 11:02 WIB

Cium Bendera Merah-Putih, Eri Cahyadi: Surabaya Membangun untuk Wong Cilik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Sep 2020 18:43 WIB
Eri Cahyadi dan Armudji saatencium bendera Merah Putih
Eri Cahyadi dan Armudji saatencium bendera Merah Putih

Surabaya (selalu.id) - Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji, mencium Bendera Merah Putih usai memberikan sambutan perdana, setelah menerima amanah dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sebagai Cawali dan Cawawali dari PDI Perjuangan, di Taman Harmoni, Keputih, Kota Surabaya, Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Saat mencium Bendera Merah Putih itu, Eri Cahyadi terlihat khidmat Sambil memejamkan mata, Eri yang menyatakan mundur dari Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu, memegang erat Bendera Merah Putih sembari menciumnya. Hal serupa juga dilakukan Armuji yang berada di sebelah kirinya.

"Bismillahirrohmanirrohim, kita bersama-sama membuat Surabaya terus menjadi rumah besar yang ramah untuk seluruh warganya, meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan program-program pro wong cilik," ujar Eri Cahyadi, saat memberikan sambutan perdana, sebelum mencium Bendera Merah Putih.

Menurut Eri Cahyadi, dimasa pandemi Covid-19 ini, Pemkot Surabaya tidak pernah diam dan terus berjuang hingga akhirnya kondisi seperti sekarang ini yang mulai berangsur-angsur membaik. Untuk itu, dalam kepemimpinannya nanti, akan melakukan penanggulangan kesehatan terkait pandemi COvid-19 dan pemulihan ekonomi.

"Jangan sampai di masa pandemi ini yang namanya program dan kegiatan yang pro rakyat berhenti. Program memberi makanan tiap hari kepada puluhan ribu warga yang selama ini telah berjalan tidak akan berhenti. Program yang memberi kesempatan kerja kepada arek-arek Suroboyo terus kita gembira," ujarnya.

"Surabaya tidak boleh mundur. Surabaya harus terus berbenah, terus maju. Surabaya membangun untuk wong cilik," ungkap birokrat kaya pengalaman itu.

Dalam kesempatan tersebut, Eri Cahyadi juga mengatakan, jika saat menerima amanah dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, sangat kaget dan tidak menyangka jika memberikan kepercayaan tersebut padanya.

"Ini adalah sebuah kehormatan bagi kami. Sehingga kami harus membalas kepercayaan ini dengan bekerja lebih baik lagi nantinya. Bekerja dengan hati nurani seperti yang telah dilakukan pemimpin sebelumnya sejak era Wali Kota Pak Bambang DH dan Bu Risma," ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, program-program yang telah dilakukan Pemkot Surabaya merupakan perjuangan untuk wong cilik. Seperti bantuan permakanan, posyandu atau kader lingkungan. 

"Semua yang dilakukan itu merupakan sumbangsih untuk seluruh warga Surabaya," terangnya.

Eri Cahyadi mengatakan, dalam pembangunan Surabaya tidak hanya dari satu atau dua orang saja. Tapi dengan gotong royong. Untuk itu, dirinya memohon doa dan restu kepada semua masyarakat Surabaya. 

"Kami minta doa dan restunya dari semua kelompok masyarakat, tokoh agama, senior-senior di PDI Perjuangan, kelompok perempuan, kader lingkungan, kader posyandu, insan pendidikan  dan seluruh elemen rakyat Surabaya," pungkasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.