Kamis, 04 Jun 2026 20:21 WIB

Rawat Bibi dengan Kondisi Rumah Tak Layak, Pria ini Dapat Sentuhan dari Kemensos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Feb 2023 16:37 WIB
Kondisi rumah Tati dan Edi
Kondisi rumah Tati dan Edi

selalu.id - Edi (35) pria asal Banten Penerima bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) RI berupa paket usaha mengaku senang dengan respon cepat kementerian dibawah naungan Mensos Risma terhadap dirinya dan keluarganya.

Pria ini masuk dalam daftar penerima bantuan lantaran kondisi rumah yang tidak layak serta harus merawat bibinya yang sakit.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

"Gak bisa berkata-kata. Senenang dapat bantuan. Terus sekarang rumah sudah bersih, tapi bibi saya sudah gak ada (meninggal), kata Edi.

Edi mendapat bantuan paket usaha pulsa serta bantuan perabot rumah yang layak.

Sebelum dinyatakan meninggal pada 7 Februari 2023 lalu, Tati (53), warga Kampung Cibahbul, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten mengalami sakit parah. Tati harus terbaring di tempat tidur selama 4 tahun.

Selama itu pula, Tati dirawat oleh keponakannya Edi bersama anaknya, Rizki (11). Mereka bertiga hidup di rumah milik orangtua Tati yang kondisinya tidak layak. Edi membesarkan anaknya seorang diri, setelah bercerai dengan istrinya.

Meskipun memiliki kartu Bantuan Penerima Jaminan Sosial (BPJS,) Kesehatan, Edi tidak mampu membawa Tati berobat karena tidak memiliki ongkos.

Selama merawat Tati, Edi terpaksa berhenti bekerja dan kemudian berjualan HP bekas secara online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kadang, ia diminta tetangga membabat rumput dan kemudian mendapatkan upah.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Kisah Tati kemudian masuk dalam media monitoring Kemensos dan Menteri Sosial Tri Rismaharini langsung meminta Sentra Galih Pakuan Bogor untuk langsung merespon kasus Tati. Pada Rabu (8/2), Tim Kemensos tiba di rumah Tati dan langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan aparat setempat.

"Kondisi tempat tinggal Tati dan Edi sangat memperihatinkan. Meskipun tinggal di rumah permanen, namun genteng dan tembok rusak. Lantai terbuat dari sebagian tanah sebagian semen, sementara kondisi dapur dan MCK juga tidak layak. Kondisi rumah diperparah dengan minimnya perawatan," kata Kepala Sentra Galih Pakuan, Siti Sari Rumayanti.

Melihat kondisi tersebut, Sari mengatakan pihaknya langsung mengajak masyarakat dan aparat setempat bahu membahu membersihkan rumah.

"Kemensos memfasilitasi penyediaan karpet plastik untuk lantai, beserta kasur, lemari, dan perabotan rumah lainnya," katanya.

Selain membersihkan rumah, Kemensos juga menyerahkan bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) berupa paket sembako, pemenuhan nutrisi dan perlengkapan kebersihan diri. Sementara untuk Rizki yang masih duduk di Kelas 4 SD, diberikan bantuan perlengkapan sekolah. Kemensos juga memberikan bantuan usaha untuk sumber penghasilan bagi Edi.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

"Kami juga berikan bantuan usaha berupa kios pulsa. Ada HP, etalase, dan paket pulsa. Karena Pak Edi memang minta nya itu," kata Sari.

Tati maupun Edi, belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah karena belum terdata dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Sari mengatakan pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar Edi bisa terdata di DTKS agar dapat menerima bantuan program perlindungan sosial seperti Bantuan Sembako dan Rumah Sejahtera Terpadu.

Selanjutnya, Kemensos akan menjajaki reunifikasi dan reintegrasi keluarga almarhumah Tati dengan menghubungi anak-anaknya meskipun Tati sudah tiada. Tati sebetulnya masih memiliki dua orang anak yang tinggal di Batam.(SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.